<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735</id><updated>2011-08-01T16:30:34.532-07:00</updated><category term='Pernyataan'/><category term='analisa'/><category term='menggugat demokrasi'/><category term='penelitian'/><category term='Wawancara'/><category term='majalah'/><category term='Nasihat'/><category term='ebook'/><title type='text'>Dokumentasi Warta Islam</title><subtitle type='html'>Arsip Pernyataan, Wawancara, dan Makalah Ummat Islam</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7400693800300329543</id><published>2010-06-23T03:46:00.000-07:00</published><updated>2010-06-23T03:46:13.966-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Sheikh Anwar Awlaki: ika mereka memukul kita, kita akan pukul mereka</title><content type='html'>Sheikh Anwar Al Awlaki adalah sedikit ulama yang berani mengatakan al Haq, tidak hanya dihadapan para penguasa di negerinya, bahkan kepada negeri kafir Amerika. Saat ini beliau menjadi target pemerintah pimpinan perang salib Amerika dan juga pemerintahan boneka Yaman untuk dihabiskan. Mujahidin dari Al Malahim Media mewawancarai beliau, kemudian dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris oleh Dar&amp;nbsp; Al Murabiteen Publications. Forum Al Tawbah menerjemahkan kembali ke dalam bahasa Indonesia. Berikut wawancara eksklusif yang sangat berharga ini!&lt;span id="more-1206"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim. Segala puji bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga selalu dilimpahkan kepada Rasulullah saw. Al Malahim berbahagia dapat bertemu dengan Anda dalam kesempatan wawancara langka bersama Sheikh Anwar Al Awlaki, yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk wawancara ini.&lt;br /&gt;Selamat berjumpa Sheikh&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Senang juga berjumpa dengan Anda. Dan saya mengucapkan terima kasih karena Anda telah bersedia menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk sampai di tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah Khair wahai Sheikh kami. Kami akan mulai dengan blow up berbagai media barat dan amerika baru-baru ini yang menuduh Anda telah terlibat dalam 14 kasus (terorisme) di Amerika, Kanada, dan Inggris. Bagaimana sesungguhnya yang terjadi di balik klaim yang disebarkan berbagai media tersebut, serta apa motivasi dan alasan dari serangan tuduhan ini?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alasan dari serangan mereka ini sederhana: karena saya MUSLIM dan saya menyeru segenap manusia untuk menerima Islam. Tuduhan mereka adalah propaganda/menghasut (tahridl), Nidal Hasan dan kemudian Omar Farooq, dan berbagai kasus yang Anda sebutkan tadi, isu utamanya adalah menghasut atau memproganda.&lt;br /&gt;Propaganda untuk apa? Propaganda untuk Jihad, propaganda untuk Islam sebagaimana yang ditetapkan oleh Allah Yang Maha Perkasa di dalam QuranNya dan Sunnah nabiNya. Dan bagi mereka ini adalah kejahatan.&lt;br /&gt;Amerika hari ini, tidak menginginkan (model) Islam yang berusaha membela segala kepentingan ummahnya, mereka tidak ingin (model) Islam yang menyeru untuk Jihad, untuk menerapkan Syariah, untuk menyeru Al Walaa wal Baraa. Mereka tidak menginginkan pintu-pintu Islam ini terbuka dan para penyerunya yang ikhlash menyeru manusia untuk berbondong-bondong datang memasuki pintu-pintu itu. Apa yang mereka inginkan adalah (model) Islam yang liberal, demokratik, sekular, penuh damai dan toleransi, serta bercita rasa ‘amerika’. Inilah model Islam yang mereka populerkan (sebagai Islam yang benar dan tepat), sebagaimana juga dipropagandakan oleh berbagai media intelijen mereka, seperti contohnya – laporan analisis RAND.&lt;br /&gt;Jadi saat ini, kita memiliki Fiqh tentang kejayaan dan Izzah, sebagaimana kita juga mendapati adanya Fiqh tentang kehinaan dan sikap takluk/tunduk.&lt;br /&gt;Salah seorang pejabat senior CIA berkata, jika ada seorang Mullah Umar yang bangkit berdiri menentang kami, maka kami akan tampilkan ‘Mullah Bradley’. Dengan kata lain ia hendak menegaskan, jika kalian memiliki segenap ulama shodiq yang tegas menyuarakan Al Haq, maka kami juga akan menampilkan tandingannya, yaitu ulama palsu. Jika di sisi kalian ada Mullah Umar, maka kami juga akan menampilkan Mullah Bradley.&lt;br /&gt;Inilah yang saya maksud. Hari ini kita memiliki Fiqh tentang (jalan) kejayaan, beberapa dai dan penyeru berdakwah di atas jalan ini, dan beberapa yang lain bekerja aktif dengan terjun langsung di medan-medan perjuangan Islam demi meretas jalan ini. Contohnya, kalian para pejuang dan pekerja Al Qaidah (Al Malahim adalah media perwakilan resmi Tanzhim Al Qaidah Jazirah Arab. Pent), seruan dan perjuangan kalian mewakili seruan dan perjuangan demi kejayaan. Sebagai contoh, Dr Ayman Az Zawahiri ketika berkata kepada Obama, apa yang Beliau tegaskan? “Wahai Mr Obama, bisa jadi Allah mentaqdirkan akhir nasib Amerika berada di bawah telapak kaki Mujahidin, imperium kalian berada dalam genggaman Mujahidin, sehingga kita semua dapat hidup damai, dan seluruh dunia dapat merasakan kedamaian yang sebenarnya setelah kejahatan kalian kami lenyapkan”. Ini adalah representasi dari dakwah dan seruan untuk kejayaan, ini adalah representasi pandangan yang jernih dan suara yang tegas tentang bagaimana Muslim itu memandang Amerika…: – kami menunggu dan seluruh dunia menunggu, untuk dapat beristirahat dalam damai dari seluruh kejahatan kalian, karena kedzaliman serta penindasan kalian atas seluruh dunia.&lt;br /&gt;Di sisi lain, kita menemukan kenyataan (tentang Fiqh kehinaan), ketika Obama mengunjungi Dunia Islam (salah satu contoh nyatanya adalah kunjungan Obama ke Al Azhar Mesir. Sebentar lagi ke Indonesia. Pent), dan ketika ia mampir sebentar di Riyadl menuju Kairo, salah seorang ulama/dai menyambutnya dengan berkata, “Sungguh sebuah kesempatan yang penuh berkah, Wahai Abu Husein”…&lt;br /&gt;Kesempatan penuh berkah? Mereka berkata bahwa saat atau momen Obama mengunjungi negeri Islam adalah kesempatan penuh berkah? Mengunjungi Semenanjung Arabia? Bahwa mampirnya sejenak Obama adalah keberkahan bagi Semenanjung Arabia? Mereka berkata bahwa adalah kesempatan berharga dan momem penuh berkah, dapat menyambut dan menyalami Obama, kaisar balatentara salib hari ini, komandan tertinggi armada yang memerangi Islam dengan bengis, firaun abad ini! Inilah representasi dari Fiqh kehinaan dan tradisi kekalahan.&lt;br /&gt;Obama, yang teguh konsisten untuk melindungi Israel, Obama – yang telah memerintahkan eskalasi pemboman rakyat tak berdosa di Afghanistan dan Pakistan dengan pesawat pembom tanpa awak, lalu ia mengunjungi Yaman, Obama – yang telah berjanji untuk menghancurkan terorisme di Somalia dan Yaman, Obama – yang telah memimpin Amerika dan mengarahkannya untuk memasuki perang babak baru…. Lalu kita menyambutnya dengan berkata “Sungguh sebuah kesempatan yang penuh berkah, Wahai Abu Husein”… Kesempatan penuh berkah? Keberkahan apa yang dibawa Obama?&lt;br /&gt;Hanya beberapa kilometer dari makam Nabi shalallahu alaihi wasalam, dari Madinah, dari Mekkah, dari keseluruhan Bumi Semenanjung Arabia, yang mana Nabi (shalawat dan salam untuknya) berwasiyat kepada kita, “Usir dan bersihkan seluruh tanah Semenanjung Arabia dari kaum musyrikin dan kafirin” lalu sekarang kita menyambut Obama dengan cara ini “Sungguh sebuah kesempatan yang penuh berkah, Wahai Abu Husein”??&lt;br /&gt;Berbagai penyambutan (mungkin lebih tepat ‘penyembahan’. Pent) tersebut sangat berkesan di hati Amerika, sehingga kita dapat menyaksikan di berbagai channel televisi satelit penyanjungan dan pujian atas ucapan orang-orang dari model fiqh seperti ini.&lt;br /&gt;Sementara untuk orang-orang seperti Dr Ayman, karena Beliau merepresentasikan Fiqh Kejayaan dan Izzah seperti yang telah kita bicarakan di atas, bahwa orang semacam Beliau menyeru dan menuntut kemuliaan dan keadilan, apa yang mereka lakukan terhadapnya?&lt;br /&gt;Mereka mencoba berurusan dengannya lewat dua cara – mereka akan berusaha membunuhnya atau membunuh karakternya.&lt;br /&gt;Mereka membunuh orangnya, dengan operasi pembunuhan, assassination&lt;br /&gt;Atau jika mereka belum mampu membunuh orangnya, maka mereka akan membunuh karakter/kepribadian orangnya lewat propaganda masiv media. Inilah ‘jalan’ Amerika hari ini. Maka hendaknya kita harus hati-hati dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jadi kasus sebenarnya adalah usaha untuk merusak citra dan kampanye hitam kepada segenap dai dan penyeru Islam yang berani menegaskan Al Haq dan menyeru agar keadilan ditegakkan. Tetapi Amerika menuduh Anda memiliki hubungan dengan amaliyat yang dilakukan Al Akh Nidal Hasan (fakkallahu asrahu) yang Beliau lakukan di pangkalan militer Fort Hood di Amerika?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya benar. Nidal Hasan adalah salah seorang murid saya dan sungguh saya merasa sangat terhormat, saya merasa sangat bangga dan mulia karena orang-orang seperti Nidal Hasan adalah di antara murid-murid saya. Apa yang Beliau lakukan adalah sebuah amaliyat yang heroik, operasi jihadi yang menakjubkan. Kami memohon kepada Allah agar melimpahkan keshabaran atasnya dan perlindungan untuknya, serta mempercepat pembebasan atas dirinya. Dan saya tegaskan, saya mendukung apa yang ia lakukan dan saya menyeru setiap orang yang mengaku dirinya Muslim, dan saat ini bekerja di dinas militer Amerika untuk mencontoh dan menteladani apa yang telah dilakukan Nidal Hasan, apakah mereka berjihad dengan tangannya, atau dengan lisannya. Dan teladan yang dipersembahkan Nidal Hasan adalah teladan yang lebih baik. Kami berdoa kepada Allah agar ini menjadi pembuka jalan bagi segenap Muslim yang lain untuk menapak jalan yang telah diretasnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sheikh kami, Anda mendukung berbagai amaliyat seperti ini, tapi beberapa organisasi keislaman di Amerika mengutuk operasi ini dan menggambarkannya sebagai terorisme serta memprovokasi kekerasan, juga bukanlah bagian dari Islam. Contohnya mereka berkata, “Kami mengutuk keras tindakan pengecut ini, dan berdoa kepada mereka yang melakukannya agar dihukum dengan keras sesuai aturan yang berlaku… dan dari meningkatnya berbagai kejahatan seperti aksi yang mentargetkan tentara voluntir yang mempertahankan negeri kita, maka Muslim Amerika berdiri berdampingan dengan seluruh komponen warga negara lainnya untuk berdoa kepada para korban serta menunjukkan simpati dan belasungkawa terhadap para keluarga dan orang-orang yang terluka”&lt;br /&gt;Bagaimana respon Anda terhadap pernyataan organisasi keislaman itu, dan apa alas an dari sikap mereka yang demikian?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata rendah, kotor, dan sikap kalah ini, adalah kata-kata mereka hari ini. Tapi mari kita coba kembali sejenak melihat rekam jejak beberapa organisasi islam tersebut ke periode yang lalu. Beberapa organisasi ini, pernah pada suatu saat, mendukung Jihad di Afghanistan, mendukung Jihad di Bosnia, Jihad di Chechnya, Jihad di Palestina. Dan saya (pada saat tersebut) ada di sana – di Amerika, pada masa-masa itu. Kami menyeru manusia segala hal tentang Islam, Jihad fi Sabilillah, menyeru untuk menegakkan kembali khilafah, Walaa wal Baraa, menerapkan Syariah, dll, dan kami berdakwah secara terbuka. Kemerdekaan berekspresi yang jadi kebijakan dalam negeri Amerika menjadi payung bagi kami dan memungkinkan kami melakukannya, dan kami dapat berbicara secara bebas bahkan melebihi negeri-negeri di Dunia Islam. Tapi (pemerintah) Amerika secara perlahan mulai mempersempit ruang gerak. Memang ini adalah sunnah dari dakwah, seperti juga dialami oleh Rasulullah saw ketika memulai dakwah di Makkah. Pada mulanya, Quraisy mengabaikan Beliau, hingga mereka menyadari adanya bahaya dari dakwah Nabi. Itulah mengapa mereka berkata “Ketika ia mulai menyeru secara terbuka agar orang-orang berhimpun bersamanya…”. Seperti itu juga Amerika, ketika ia mulai merasakan adanya potensi bahaya yang mengancam dari keberadaan warga negara Muslim di sana, maka mereka mulai menerapkan pembatasan, dan secara bertahap meningkatkan pembatasan, hingga mencapai puncaknya setelah 11 September. Setelah itu, kampanye baru dimulai untuk melakukan pembatasan dan penjegalan kepada Ummat Islam hingga kita merasakan betapa sulitnya menjadi Muslim yang konsisten dan tinggal di Amerika, apalagi jika selain berusaha konsisten dengan nilai Islam, kita juga aktif berdakwah. Kita akan menghadapi berbagai tuduhan, penangkapan, dan berbagai intimidasi, sehingga bagi mereka yang jujur dan teguh hanya ada dua pilihan di depan mata: Hijrah atau menghadapi penjara.&lt;br /&gt;Organisasi yang Anda sebutkan itu sesungguhnya tengah berbicara dari balik bayangan kondisi terjepit yang mereka hadapi, kondisi yang diset sedemikian rupa, mencekik leher Anda sehingga Anda dipaksa selalu dalam posisi bersalah dan Anda selalu berusaha membela diri Anda. Mirip dengan kondisi Muslim di Andalusia setelah jatuhnya Granada, selalu berusaha menunjukkan ketundukan, keberpihakan, ketaatan, dalam rangka bertahan hidup. (Jadi inilah Fiqh ketundukan dan kehinaan itu), karena itulah mengapa, berbagai ucapan mereka tidak usah terlalu dirisaukan.&lt;br /&gt;Walhamdulillah, bagaimana bisa kita keberatan terhadap amaliyat seperti yang dilakukan Al Akh Nidal Hasan?! Beliau membunuh tentara Amerika yang tengah dipersiapkan untuk berangkat ke Afghanistan dan Iraq, siapa yang keberatan terhadap hal ini? Isu ini adalah konsensus yang telah disetujui oleh setiap keturunan Adam, bahkan ini adalah tabiat fitrah alam semesta. Jika Anda mendesak seekor kucing jinak ke pojok ruangan, mengancam dan mengintimidasinya, maka ia pasti akan meneriakkan ‘auman’, menunjukkan taringnya, dan memukulkan cakarnya demi membela diri. Lalu kini kita mau berkata bahwa Muslim tidak punya hak untuk membela diri, untuk membela saudaranya?&lt;br /&gt;Nidal Hasan berasal dari Palestina, dan ia melakukan aksinya demi membela Ummahnya. Mengapa kalau hal ini dilakukan di dunia binatang kita menerimanya? Lalu apa pendapat Anda jika diskusi tentang isu ini dibingkai dengan istilah-istilah Syar’i? Apakah Anda akan berkata bahwa (menurut syariat) tidak diijinkan bagi seorang Muslim untuk membela saudaranya? Apakah Anda akan berkata bahwa tidak diijinkan bagi Muslim untuk membela Nidal Hasan? Apakah Anda akan berkata, tidak dibenarkan membunuh tentara Amerika yang akan diberangkatkan untuk membunuh saudaramu sesama Muslim? Sungguh perkataan ini tidak masuk akal. Apa yang telah dilakukan Al Akh Nidal Hasan adalah tindakan heroik dan amal yang menakjubkan. Dan seperti yang telah saya tegaskan, kami berdoa kepada Allah agar Allah melimpahkannya keteguhan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka berkata bahwa tindakan seperti ini akan merusak citra Islam di mata barat dan Amerika?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Inilah di antara alasan mereka. Mereka berkata bahwa berbagai operasi seperti ini akan merusak citra Muslim dan menyulitkan kehidupan Muslim di barat atau di Amerika. Baiklah. Mari kita sampaikan pada mereka beberapa pertanyaan berikut ini:&lt;br /&gt;Apakah menyelamatkan citra Muslim di Amerika lebih penting daripada ribuan, bahkan faktanya jutaan nyawa Muslim lainnya yang menghadapi bom dan misil Amerika?&lt;br /&gt;Dan mari kita sampaikan pada mereka, imej dan citra Muslim yang seperti apa yang hendak kalian lindungi dan kalian jaga?&lt;br /&gt;Jika citra Islam yang hendak dijaga itu adalah gambaran Islam yang penuh rahmat, lapang dada, pemaaf dan pengampun ketika ia mampu untuk membalas (maksudnya Islam yang terhormat, kuat, dan dengan kekuatannya ia mengampuni dan mengasihi. Pent), dan bahwa kita menyeru Islam yang penuh kebaikan, maka itu benar dan baik, khususnya jika kita tengah berdakwah kepada kalangan non Muslim yang kita harapkan mau menerima Islam.&lt;br /&gt;Tetapi hari ini kita menghadapi musuh kafir yang bengis dan memerangi kita tanpa belas kasihan. Maka citra Islam yang hendak kita sampaikan pada mereka adalah “Wahai Amerika, jika kalian memerangi kami maka kami akan perangi kalian. Jika kalian membunuh kami, maka kami akan membunuh kalian”. Ini semestinya citra Islam yang kita tampilkan.&lt;br /&gt;Tentara Amerika ini, yang tengah bersiap menuju Afghanistan dan Iraq, maka kami akan membunuh mereka di Afghanistan dan Iraq jika kami mampu, dan kami akan bunuh mereka di Fort Hood jika kami mampu, bi idznillah! (sebagaimana ditulis dalam Wahyu dari Sang Maha Kuat bahwa dengan cara ini Allah menahan keganasan satu kaum – yaitu kaum kafir, dengan membangkitkan satu kaum – yaitu Mujahidin) Dengan berjihad dan tahridl (menyeru ummat untuk berjihad) maka kita dapat menahan keganasan orang-orang kafir, bukan dengan Fiqh ketundukan atau sikap takluk.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Khususnya ketika dalam keadaan seperti saat ini, manakala Amerika tengah menjajah Bumi Islam…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Hari ini kita tengah menghadapi penjajahan yang dipimpin Amerika atas Afghanistan dan Iraq, dan bumi-bumi Islam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah menurut Anda Yaman termasuk negeri Islam yang dijajah Amerika?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak. Yaman tidak dijajah Amerika. Tetapi keadaannya lebih buruk lagi. Jika kita bicara tentang penjajahan –dalam pengertian yang umum, penjajahan diimplementasikan dalam bentuk penguasaan penjajah secara langsung atas bumi dan tanah air kita, misalnya Amerika dikatakan menjajah (langsung) Yaman jika mereka menguasai daratan kita, dengan tank, kendaraan lapis baja, tentara, dan militernya. Ini adalah penjajahan/pendudukan. Mereka mengontrol dan menguasai daratan kita. Apa yang terjadi di Yaman lebih buruk lagi. Yang terjadi di Yaman adalah, pemerintah Yaman berkata kepada Amerika “Kalian boleh menguasai udara, dan lautan, dan kami mendukung kalian di daratan. Kami sediakan untuk kalian mata-mata yang menjelajah di bumi, untuk mengintai Muslim dan rakyat Yaman, sementara kalian dapat memata-matai rakyat Yaman lewat satelit dan pesawat mata-mata di udara. Lakukanlah kegiatan mata-mata dari udara, intailah rakyat Yaman, intailah kehidupan pribadi mereka, intailah seluruh pelosok negeri Yaman, kami tidak akan menghalangi kalian. Serta siapkanlah meriam-meriam pembom dari armada laut dan kapal induk kalian, siapkanlah rudal jelajah dan pesawat pembom yang siap melumat rakyat Muslim Yaman seperti yang kalian lakukan di Abyan dan Shabwah, dan kami akan mendukung kalian dari darat, dan kami akan menguasai daratan demi kalian”.&lt;br /&gt;Amerika hari ini tidak mampu untuk maju lebih jauh menambah atau memperluas kampanye perangnya setelah Iraq dan Afghanistan. Jika Amerika (secara langsung) memasuki Yaman dan memulai kampanye perang baru, maka tentara mereka akan ditumpas di mana saja berada, di pegunungan, di dataran rendahnya, di lembahnya, di lahan pertaniannya, atau di gurun pasirnya. Sementara keuangan dan perbendaharaan negara Amerika tidak mampu membiayai kampanye perang baru terhadap negeri lain (selain Iraq dan Afghanistan) seperti Yaman, yang akan menjadi lahan kuburan bagi para penjajah. Ekonomi Amerika tengah limbung saat ini, maka rejim pemerintah Yaman menyelamatkan dan menyangga salah satu pilar kaki Amerika yang tengah terhuyung itu. Mereka berkata “Kami akan mendukung penuh kalian, dan yang harus kalian lakukan cukuplah menguasai udara dan perairan”. Kemudian yang terjadi saat ini adalah Amerika menginginkan, sebagai contoh, seseorang harus dibunuh atau dilenyapkan.&lt;br /&gt;Contoh yang nyata, Sheikh Abdullah Al Mihdar. Pemerintah Amerika mengkontak militer Yaman dan berkata bahwa mereka tidak menginginkan orang ini (Sheikh Abdullah Al Mihdar, rahimahullah). Ketika Amerika berkata hal itu, apakah ia perlu untuk memberikan bukti dan alasan kepada pemerintah Yaman? Tidak. Cukup mereka berkata bahwa mereka tidak menginginkan orang ini.&lt;br /&gt;Sheikh Abdullah Al Mihdar adalah seorang tokoh kaumnya, seorang yang terdepan dalam berbagai masalah sosial, seseorang yang akrab dan dikenal masyarakatnya. Selama ini pemerintah Yaman belum pernah menuduh Sheikh Al Mihdar dengan satupun tuduhan, pun juga Sheikh Al Mihdar belum pernah berurusan dengan pengadilan, atau berbagai masalah. Tidak ada satu pasal tuduhan apapun terhadap Sheikh Abdullah Al Mihdar, ketika kesatuan intelijen, pasukan antiteror, dan tentara khusus datang mengepung rumah Beliau dan membunuh seluruh orang yang ada di dalam rumah tersebut. Tidak ada satu pasalpun, kecuali satu hal, bahwa Amerika menginginkan dan memerintahkan agar Sheikh ini dilenyapkan. Setelah itu pemerintah Yaman mengirimkan kepada Amerika ‘surat tagihan’, sebagai ‘ongkos jasa’ setelah order dipenuhi, dan ini adalah ‘surat tagihan’ berlumur darah Sheikh Abdullah Al Mihdar. Beginilah pemerintah Yaman. (Hal ini bukanlah sesuatu yang baru) Hal yang sama mereka lakukan setelah peristiwa pembantaian rakyat tak berdosa, wanita, anak-anak, dan orang tua di Abyan. Amerika membunuh anak kecil, wanita, dan rakyat tak berdosa dengan pemboman, lalu geng penjahat ini – mereka ini bukanlah pemerintah atau wali negeri, mereka adalah mafia penjahat, para makelar darah yang makan roti dan mendapat uang dari tuan baratnya, dengan menggadaikan nyawa rakyatnya sendiri. Dan semakin banyak korban yang jatuh, mereka mendapat uang semakin banyak. Sekarang ini mereka dijanjikan lebih banyak lagi uang, miliaran dolar untuk setiap darah yang ditumpahkan di Yaman.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, para Ulama Yaman telah mengeluarkan fatwa tentang kewajiban memerangi Amerika jika mereka (berani) memasuki Yaman. Apakah Anda mendukung fatwa tersebut?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tak diragukan, peran para ulama adalah member petunjuk dan bimbingan. Bimbingan dan petunjuk tersebut harus sejalan dengan realitas nyata yang tengah dihadapi. Apa yang dihadapi saat ini adalah hal yang sangat penting dan begitu mendesak yang menjadi inti pembicaraan para Ulama – yaitu seruan untuk memerangi Amerika – seruan ini tentu saja harus didukung. Tetapi kita harus menjelaskan beberapa isu:&lt;br /&gt;Peperangan hari ini antar Ummat Islam dan Amerika bukanlah peperangan (semata) demi memperebutkan minyak, atau air, atau tanah, atau lautan. Pun juga bukan (semata) perang memperebutkan Palestina, atau Iraq, atau Afghanistan. Ya bahwa berbagai alasan yang disebutkan tadi juga termasuk di dalamnya. Tetapi akar utama dari perang yang berkobar ini adalah perang terhadap Tauhid. Amerika berambisi untuk menumpas habis Islam, (model) Islam sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad saw, lalu mereka menginginkan untuk dapat menampilkan duplikat Islam imitasi sebagaimana yang telah saya sebutkan di atas. Ini adalah perang terhadap Tauhid. Itulah mengapa perang yang tengah berkobar ini jangan dilihat dan diartikan lewat sudut pandang yang sempit. Hakikat perang ini sungguh serius dan besar, karena itu seharusnya para Ulama dapat memainkan perannya lebih besar juga.&lt;br /&gt;Fatwa ini membutuhkan penjelasan dan penerapan implementatif:&lt;br /&gt;Fatwa ini perlu penjelasan karena ada beberapa poin yang tidak dielaborasi dalam diktum fatwa tersebut, dan ada beberapa poin penting yang malah dilewatkan. Sebagai contoh saya sebutkan: fatwa tersebut tidak menjelaskan sikap dan posisi yang harus diambil terhadap pemerintah Yaman, padahal ini adalah isu yang sangat penting. Para ulama itu berkata “hukum bagi para pembela adalah hukum yang langsung – sama dengan pihak yang dibela”. Sementara pemerintah Yaman bukan hanya membela Amerika, mereka adalah bagian dari Amerika. Pemerintah Yaman bersama dan saling bahu membahu dengan Amerika dalam kampanye salib ini. Ketika pesawat-pesawat Amerika membom Abyan dan Shabwah, dengan pemboman terus-menerus tanpa henti, pada saat yang sama tentara Yaman melancarkan penyerbuan terhadap rumah-rumah Saudara kita di Arhab. Maka mereka bukanlah pendukung, mereka adalah bagian yang sama, sekutu dan mitra. Sementara fatwa ini tidak berbicara dan menerangkan bagaimana sikap yang harus diambil terhadap para agen pengkhianat ini, apa sikap yang harus diambil terhadap pemerintah khianat ini. Segenap agen-agen pemerintah yang bekerja bersama Amerika, bagaimana dan apa sikap kita terhadapnya?&lt;br /&gt;Fatwa ini juga membutuhkan penerapan implementatif. Kita katakan pada rakyat “kalian harus berjihad memerangi Amerika”. Oke. Maka rakyat kini membutuhkan penegasan dari penerapan aplikatif dari seruan Anda ini wahai Ulama. Maka katakanlah kepada rakyat Yaman, jika kalian melihat ada pesawat Amerika di udara, maka tembak jatuh. Kabilah-kabilah di Yaman memiliki persenjataan yang mampu menembak jatuh pesawat udara ini. (Mereka punya Dashka, shilka, dan 23. Nama senjata anti pesawat) senjata-senjata ini dimiliki oleh kabilah-kabilah di Yaman dan dapat digunakan untuk menembak jatuh pesawat. Para ulama itu seharusnya berkata dalam fatwanya, “Tembak jatuh pesawat-pesawat Amerika! Mengapa kalian biarkan pesawat-pesawat ini terbang di atas rumah kalian? Jika kalian melihat kapal laut Amerika di perairan pantai, tembak dan tenggelamkan! Jika kalian melihat ada pejabat Amerika atau perwira Amerika di San’a atau Aden, bunuh mereka!” Ini seharusnya ditegaskan dalam fatwa mereka.&lt;br /&gt;Satu lagi peran ulama yang harus mereka penuhi dalam masa sekarang ini, yaitu mereka harus membebaskan diri dan tidak boleh mau diperalat oleh pemerintah. Rejim pemerintah ini telah sesat dan peran mereka berakhir. Kini seharusnya para Ulama maju untuk membimbing rakyat dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemboman Abyan dan Shabwah, Mujahid Omar Farooq melaksanakan misi untuk meledakkan pesawat udara American Delta yang tengah terbang dari Amsterdam menuju Detroit Amerika. Operasi ini adalah respon balasan terhadap pemboman kejam yang dilakukan Amerika di Yaman. Apa hubungan Anda dengan Omar Farooq?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Operasi ini adalah bagian dari beberapa target Mujahidin. Ia diplotkan sebagai serangan balasan dan amaliyat irhab terhadap Amerika. Dan operasi ini telah mengungkap bahwa intelijen serta instrumen keamanan Amerika sebenarnya tidak terlalu sulit ditembus. Di airport mereka menghabiskan lebih dari 40 juta dolar untuk membangun keamanan, tetapi ternyata Mujahid Omar Farooq dapat melewati serangkaian mekanisme pengamanan itu.&lt;br /&gt;Intelijen mengakui bahwa sebenarnya mereka telah lama mengawasi gerak-gerik Omar Farooq dan membuntutinya, tetapi ternyata tetap Beliau mampu mencapai jantung Amerika di Detroit. Meskipun operasi ini tidak memakan korban, operasi ini terhitung sukses.&lt;br /&gt;Tentang Al Akh Omar Farooq, ia juga salah seorang murid saya. Dan saya (sebagai guru dan mentor) juga sangat bangga memiliki murid seperti Omar Farooq. Saya mendukung sepenuhnya amaliyah jihadnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anda mendukung operasi seperti ini, meski target yang ditetapkan – sebagaimana dikatakan berbagai media- adalah rakyat sipil tidak berdosa. Bagaimana tanggapan Anda?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kasus tentang (terma/istilah) rakyat sipil, konteks tersebut selalu digunakan saat ini. Tetapi lebih suka konteks yang digunakan oleh para Ulama kami, sebagaimana yang mereka katakan dengan istilah fighter (penempur, orang yang terlibat dalam perang) dan non fighter (non penempur, orang yang tidak terlibat dalam perang).&lt;br /&gt;Fighter adalah mereka yang terlibat dalam perang, bisa jadi mereka yang memanggul senjata, bahkan jika wanita sekalipun. Non fighter adalah mereka yang tidak terlibat dalam perang.&lt;br /&gt;Sementara jika kita melihat publik/rakyat Amerika, maka secara kolektif, mereka semua berpartisipasi (dalam perang), karena merekalah yang memilih pemerintahan tersebut, dan mereka juga mendanai kebijakan perang tersebut. Dalam kesempatan pemilu terbaru, dan beberapa pemilu sebelumnya, ada alternatif pilihan bagi rakyat Amerika untuk memilih kandidat presiden yang tidak menginginkan perang, tetapi ternyata publik Amerika tidak memilih mereka. Bahkan mereka tidak mendapat suara paling minimal sekalipun.&lt;br /&gt;Kemudian, sebelum kita lanjutkan pembicaraan dengan hal lain, mari kita melihat permasalahan dari sudut pandang Syariah, dan ini adalah sudut pandang yang absah untuk menentukan apakah sesuatu itu boleh atau tidak.&lt;br /&gt;Jika Pahlawan Mujahid Omar Farooq mampu untuk mentargetkan ratusan anggota militer maka itu sangat baik. Tetapi kita tengah berbicara tentang kondisi perang sesungguhnya, kondisi realistis. Rasulullah saw, jika Beliau mampu untuk menyerang pada pagi atau siang hari, maka Beliau akan lakukan. Tetapi kadang ada kondisi ketika Beliau harus mengirim ekspedisi perang di malam hari, sehingga detasemen-detasemen itu (karena keadaan malam yang gelap) dalam kecamuk perang membunuh wanita dan anak-anak. Para Shahabat lalu bertanya pada Nabi saw tentang masalah ini, maka Nabi saw bersabda “Mereka bagian dari musuh”, yang artinya, dalam keadaan tersebut, hukum yang berlaku atas wanita dan anak-anak sama dengan hukum yang berlaku atas orang dewasa. Maka Rasulullah saw mengijinkan/memaklumi jatuhnya korban tersebut.&lt;br /&gt;Kita juga dapat mengambil pelajaran dari Sirah. Ketika Nabi mengepung Bani Tsaqif yang berlindung di balik benteng Taif, Nabi mengerahkan menjanik (meriam pelontar) untuk menggempur Taif. Maka senjata meriam lontar ini tidak membedakan apakah itu lelaki dewasa, wanita, atau anak-anak. Inilah realitas perang.&lt;br /&gt;Amerika (dengan teknologinya) sebetulnya memiliki berbagai senjata canggih yang mampu membedakan target sasaran, bahkan menentukan sasaran secara tepat dan spesifik. Jika mereka mau, maka mereka sangat mampu untuk membidik sasaran dengan presisi. Tetapi apa yang terjadi? Mereka mentargetkan acara pernikahan, mereka membom upacara jenazah, mereka membidik keluarga, dan mereka membantai banyak wanita dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang mereka lakukan ketika mereka membantai suku Bedouin di Bakazam…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Di Bakazam, mereka menumpas tanpa pandang bulu orang-orang Bedouin, wanita, anak-anak, petani. Sebuah bukti nyata bahwa Amerika memang sengaja membunuh rakyat tak berdosa.&lt;br /&gt;Dan jangan lupa berbagai kejahatan yang lain: 50 tahun pemusnahan satu bangsa – bangsa Muslim Palestina – yang dilakukan dengan dukungan penuh Amerika, baik senjata maupun maupun materi lainnya. 20 tahun sanksi dan kemudian dilanjutkan dengan penjajahan atas Iraq. Kini mereka melebarkan sayap penjajahannya ke Afghanistan.&lt;br /&gt;Setelah seluruh kenyataan ini, mengapa kita masih ditanya tentang mentargetkan beberapa orang Amerika, yang mungkin terbunuh dalam pesawat itu? Daftar kita dengan daftar Amerika sangat jauh. Daftar mereka memuat tidak kurang dari jutaan wanita dan anak-anak, abaikan dulu muslim laki-laki dewasa. Daftar Amerika atas kita, dan kita batasi hanya wanita dan anak-anak, telah mencapai tidak kurang dari angka jutaan. Lalu bagaimana membandingkan dengan sepadan atas (kemungkinan) korban di pesawat itu? Perbandingannya seperti setitik air dengan luasnya lautan. Kita berurusan dengan mereka dengan cara yang sepadan dan adil. Jika mereka memukul kita, kita akan pukul mereka.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Yaman mengklaim bahwa pemboman yang terjadi dalam kampanye perang anti teror baru-baru ini sepenuhnya dilakukan oleh otoritas Yaman, dan Amerika tidak ikut campur kecuali dalam hal intelijen semata (sebagaiman klaim mereka)?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak, itu tidak benar. Pemboman yang terjadi di Abyan, yaitu di Bakazam, mereka berasal dari kabilah saya. Pemboman di Rafd, di Shabwah, juga kabilah saya. Kami sangat mengenal masyarakat tersebut, dan kami mengkontak mereka serta menghubungi segera setelah terjadinya serangan. Banyak saksi mata menyaksikan rudal-rudal jelajah Amerika (terbang membelah langit). Juga setelah pemboman, ada beberapa eksplosif yang tidak meledak, kemudian dikumpulkan, dan di metal selubungnya tertera jelas bahwa pecahan misil itu buatan Amerika. Klaim tersebut dusta. Adalah pesawat-pesawat Amerika, juga meriam-meriam dari kapal perang dan kapal induk Amerika, yang meluluhlantakkan Abyan dan Shabwah.&lt;br /&gt;Dan kalaupun kata-kata pemerintah Yaman itu benar, maka alasan mereka tersebut sangat keji, lebih keji dan licik… karena mereka mengakui bahwa mereka bekerjasama dengan Amerika dalam bidang intelijen. Sebagaimana dengan pengakuan ini terkuaklah bahwa pemerintah keji ini memang telah lama mengijinkan Amerika untuk memata-matai rakyat Yaman di seluruh pelosok negeri, lalu Amerika mendapatkan informasi yang dibutuhkan, lalu berdasarkan informasi tersebut Amerika memerintahkan pemerintah Yaman untuk menyerang, dan mereka mematuhinya!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Amerika berkata bahwa setelah amaliyat Nidal Hasan, mereka membatasi ruang gerak Anda, dan menutup situs pribadi Anda di internet, dan juga mengejar Anda. Apa ini benar?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya. Mereka menutup website saya setelah amaliyat Nidal Hasan. Saya menulis sebuah artikel yang mendukung amaliyat tersebut, karena itu mereka menutup website itu. Setelah itu saya membaca artikel di Washington Post, bahwa mereka mengawasi koneksi saya (internet ataupun telepon, dll). Maka saya didesak untuk menutup seluruh kontak (dalam rangka melindungi kontak-kontak tersebut), dan saya pergi menjauhi area tersebut. Lalu setelah itu pemboman Amerika terjadi.&lt;br /&gt;Tetapi isu tentang saya dikejar-kejar adalah tidak benar. Saya leluasa berpindah di tengah-tengah kabilah dan keluarga saya, juga di tengah daerah Yaman lainnya. Hal ini dimungkinkan karena rakyat Yaman sangat benci Amerika, dan rakyat Yaman adalah pendukung Al Haq, dan orang yang mencintai Al Haq sangat pemurah menolong yang lemah. Maka saya berpindah di tengah-tengah daerah (kabilah) Awaliq dan di sana ada dukungan luas dari segenap rakyat Yaman, apakah itu di Abeedah atau Dahm atau Wailah atau Hasyid atau Bayqal atau Khawlan. Juga di Hadramaut, di Abyan, atau Shabwah, hingga Aden, juga Sana’a. Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan begitu banyak orang yang baik dan pemurah, meski mereka menyadari besarnya resiko yang dihadapi jika memberi perlindungan kepada muhajir yang tengah diincar Amerika. Meskipun begitu mereka tetap menerima dengan tangan terbuka, dan hati yang lapang, dan mereka memberikan pelayanan apa saja yang dibutuhkan dengan mempersembahkan yang terbaik. Sungguh merupakan karunia dari Allah atas kami dan atas sikap mencintai kebenaran yang kokoh bersemai di hati rakyat negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami berdoa agar Allah sentiasa melindungi Anda dan melimpahkan ke atas Anda keberkahan dan pahala yang banyak, juga agar Allah mematahkan setiap makar musuh terhadap Anda.&lt;br /&gt;Kami kembali ke topik pemerintah Yaman…&lt;br /&gt;Pemerintah Yaman mengklaim telah membunuh Anda pada serangan udara di daerah Rafd, distrik Saeeb, di Shabwa, dan pada saat itu (dikatakan) bahwa Anda sedang mengadakan pertemuan dengan segenap pimpinan Al Qaidah.&lt;br /&gt;Benarkah klaim tersebut? Dan bagaimana Anda mensikapi komentar yang membingungkan ini?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada tanda yang membedakan/mencirikan satu individu atau satu kelompok orang. Contoh, seseorang memiliki kecerdasan yang menonjol, maka ia dikenal dengan tanda ini (yaitu dia orang yang cerdas). Atau satu bangsa sangat menonjol keberaniannya, maka mereka dikenal dengan sifat ini. Suatu pemerintahan dikenal berlaku opresif, maka ini menjadi tanda yang mencirikan pemerintahan itu.&lt;br /&gt;Tanda yang menonjol pada pemerintah Yaman adalah dusta, pemerintahan ini suka berdusta, berdusta kepada rakyatnya, berdusta pada negeri tetangganya, berdusta di dalam negerinya maupun di luar negerinya. Itulah mengapa ketika mereka berkata bahwa mereka telah membunuh fulan atau fulan atau fulan, dan pada akhirnya (lagi-lagi) terbukti nyata bahwa mereka berdusta, maka rakyat tidak lagi percaya pada pemerintahnya. Tak ada seorangpun yang percaya lagi pada pemerintahan ini. Itulah mengapa klaim mereka (juga) kali ini adalah salah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sheikh kami, pemerintah Yaman (pernah) memenjarakan Anda di sebuah penjara tahanan politik di Sana’a. Berapa lama itu terjadi, dan bagaimana kondisi yang Anda alami?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah dipenjara selama satu setengah tahun, dan itu karena tuduhan yang bersifat lokal. Tetapi ketika Amerika mengetahui bahwa saya dipenjara, mereka meminta untuk menginvestigasi saya. Ternyata investigasi itu ditunda. Pemerintah Yaman saat itu berkata bahwa urusan ini telah di luar kendali mereka dan mereka tidak dapat berkomentar apa-apa. Maka saya tetap dipenjara hingga kabilah-kabilah menekan pemerintah, lalu saya dibebaskan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ali al Aansi, direktur dinas keamanan nasional berkata dalam sebuah pertemuan (wawancara) dengan Wall Street Journal, bahwa ada kabilah yang menjadi perantara/penghubung yang mengusahakan agar Anda dapat diserahkan ke pihak Amerika. Bagaimana kenyataan sebenarnya tentang (isu) perantara ini? Dan apakah Anda akan menyerahkan diri kepada Amerika, karena khususnya Anda memiliki kewarganegaraan Amerika?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tawaran negosiasi sebelumnya dari pemerintah Yaman. Dan sudah tentu saya menolaknya dengan tegas, karena saya tidak dituduh secara langsung. Atas dasar apa tuduhan tersebut? Karena saya menyerukan kebenaran? Bahwa saya menyeru untuk Jihad fi Sabilillah? Sebab saya menyeru untuk mempertahankan Ummah?&lt;br /&gt;Pihak yang layak dituduh itu adalah pemerintah Yaman sendiri, atas kejahatan pengkhianatan dan penggadaian (rakyatnya sendiri), eksploitasi uang dan kekayaan rakyat Muslim, menebar fitnah di muka bumi. Sementara atas diri saya, tidak ada satupun tuduhan dialamatkan. Itulah sebabnya tawaran negosiasi tersebut tak diragukan adalah tidak dapat diterima, dan kebenaran memang tidak boleh dinegosiasikan.&lt;br /&gt;Terkait Amerika, juga sama. Saya tidak akan menyerahkan diri. Jika mereka menginginkan saya, maka biarlah mereka mencari dan memburu saya. Allah sebaik-baik Pelindung. Dan jika Allah berkenan melindungi saya, maka meski Amerika menghabiskan seluruh kekayaan di bumi ini, mereka tidak akan dapat menangkap saya. Dan jika Allah Azza wa Jalla menghendaki kematian saya di tangan mereka atau di tangan boneka suruhan mereka, maka itu bagian dari cita-cita saya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ali al Aansi merincikan, jika mediasi tidak berjalan, seperti yang ia katakan, maka mereka akan terpaksa menggunakan kekerasan terhadap Anda. Dan hal senada juga dikatakan oleh Yahiya Muhammad Abdullah Salah, bahwa kabilah-kabilah di Yaman (dapat) dibayar/dibeli. Mereka bekerja dan setia kepada siapa yang membayar paling tinggi. Dan mereka seharusnya tidak usah melindungi orang yang terlibat dengan terorisme – demikian yang ia katakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, tidak ada satu front yang terdepan berdiri menghadapi Amerika, kecuali Mujahidin. Front-front yang lain hanyalah pelengkap saja.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, Amerika ‘berselisih’ dengan China karena persoalan ekonomi. Perselisihan Amerika dengan Russia adalah perebutan pengaruh atas satu kawasan. Tetapi tidak ada satu front pun yang berdiri menantang Amerika untuk mematahkan ambisinya menguasai dunia, kecuali kelompok-kelompok Mujahidin. Sementara tempat kelahiran/persemaian Jihad hari ini kebanyakan adalah kabilah-kabilah. Di Afghanistan, di Iraq, di Shomalia, mereka semua kebanyakan berasal dari kabilah-kabilah. Bahkan di Pakistan yang memiliki wilayah kabilah dan wilayah non kabilah, kita dapati bibit Jihad itu berasal dari wilayah kabilah. Hal yang sama juga terjadi di Yaman.&lt;br /&gt;Amerika ingin menebarkan perpecahan dan fitnah di kalangan kabilah. Dan ini adalah proyek penting bagi Amerika, untuk menebarkan fitnah dan mengadu domba antar kabilah. Mereka tidak menginginkan berbagai kualitas kebaikan kokoh di dalam kabilah tersebut, seperti keberanian, melayani dan murah hati, berkorban dan sikap santun, kesemuanya adalah sifat-sifat yang terpuji dalam Islam. Amerika tidak menginginkannya. Apa yang diinginkan Amerika adalah sikap korup, kezaliman, dan moral yang rendah. Maka mereka berusaha untuk menghancurkan wilayah kabilah. Kami menemukan fakta, salah satunya, bagaimana mereka sengaja menyebarkan kebusukan, obat bius, dan berbagai prilaku rendah lainnya kepada segenap pemuda kabilah.&lt;br /&gt;Dan di antara pembusukan yang mereka tebarkan di tengah-tengah pemuda kabilah adalah melakukan militerisasi atas mereka, karena ketika para pemuda ini bergabung dengan dinas militer, maka loyalitas mereka adalah kepada Amerika. Para pemuda itu mungkin tidak menyadari, atau memang tidak berusaha untuk menyadari, padahal kenyataannya berbagai perintah yang harus mereka patuhi itu berasal dari Amerika. Tentu jalannya tidak langsung. Perintah biasanya diberikan (oleh Amerika) kepada pejabat keamanan Yaman. Lalu otoritas keamanan Yaman ini memerintahkan salah seorang serdadunya untuk pergi dan melakukan penyerbuan terhadap rumah-rumah milik Mujahidin, membunuh kalangan terbaik dari masyarakat negeri ini, menumpas orang-orang yang telah meninggalkan segalanya, kehidupan dan harta miliknya di Jalan Allah, demi membela ummah.&lt;br /&gt;Apa sesungguhnya yang diinginkan Mujahidin? Apakah mereka berhijrah untuk mencari dunia? Padahal sesungguhnya mereka pergi meninggalkan dunia. Kenyataannya banyak di antara mereka, dunia tunduk di bawah kakinya, tapi semua itu mereka tinggalkan karena mereka ingin menunaikan kewajiban Jihad di Afghanistan, di Iraq, Palestina, Yaman, mereka berjihad melawan Amerika. Kini Mujahidin diburu, pemerintah Yaman memburu mereka, dan tentara/ serdadulah yang melaksanakan tugas tersebut. Wahai para tentara, ketahuilah, perintah kalian laksanakan itu berasal dari Amerika. Sungguh ini di antara bentuk penyia-nyiaan potensi segenap putera-putera kabilah.&lt;br /&gt;Jadi ini memang proyek Amerika. Maka hendaknya rakyat menyadarinya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang Anda jelaskan di atas mengenai rencana Amerika terhadap kabilah-kabilah, merupakan hasil usulan dari Patreaus dan rencananya untuk berhadapan dengan Ummat Islam, dengan Mujahidin, dengan segenap kabilah, serta dengan negeri muslim?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Patreaus datang untuk menangani realitas spesifik yang berkembang di dunia Islam. Tentara Amerika menghadapi pengalaman pahit di Iraq dan Afghanistan, maka Patreaus tampil dengan mengajukan rencana baru berdasarkan pengalaman Amerika. Di antara arahan Patreaus adalah ‘meniru’ beberapa aksi Mujahidin. Misalnya, mereka meledakkan bom di jalan yang membunuh muslim, kemudian mereka menyebarkan berita bahwa yang melakukan itu adalah Mujahidin. Atau mereka membunuh seseorang tokoh tertentu, lalu mereka berkata Mujahidinlah yang membunuh tokoh tersebut. Mereka menseting pembentukan Dewan Kebangkitan dan milisi kebangkitan, sehingga rakyat saling bertempur satu dengan yang lain, dan Amerika tinggal duduk menonton. Hal ini sebagaimana yang kita saksikan di Iraq. Mereka memanfaatkan putera-putera kabilah untuk melawan Mujahidin. Taktik ini mirip dengan kebijakan Inggris dahulu, yaitu taktik “Divide and rule” (taktik pecah belah). Ini yang mereka coba untuk digunakan di dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amerika menuduh Anda memiliki koneksi dengan Mujahidin di Shomalia, khususnya Harakah Syabab Mujahidin. Baru-baru ini Anda menulis satu artikel di website Anda yang berisi dukungan dan pujian bagi kemenangan mereka. Bagaimana kenyataan sesungguhnya mengenai hubungan Anda dengan Harakah Syabab Mujahidin? Dan bagaimana Anda memandang dinamika Jihad serta Mujahidin di Shomalia?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya menulis sebuah surat yang berisi dukungan dan pujian kepada Harakah Syabab Mujahidin di Shomalia, kemudian mereka membalas surat tersebut. Dan Amerika mengatakan hal ini.&lt;br /&gt;Mengenai pengalaman Jihad di Shomalia, maka menurut opini saya, dan Allah maha tahu, adalah pengalaman yang berharga, sehingga setiap gerakan Islam, para ulama, serta berbagai jamaah Islam seharusnya mengirim duta ke Shomalia untuk dapat belajar dan mengambil bekal pengalaman dari segenap Mujahidin (Shomalia) ini, untuk diterapkan pada medan perjuangan mereka.&lt;br /&gt;Gerakan-gerakan Islam tengah berusaha mencari solusi bagi Ummah, begitu juga para ulama mencari solusi bagi Ummah. Apa yang ditampilkan oleh segenap gerakan Islam tersebut, menurut mereka adalah solusi, sebagaimana apa yang telah ditampilkan para ulama mereka anggap adalah solusi. Kini kita menyaksikan dan menemukan model solusi itu di Shomalia. Kelompok Mujahidin ini, dengan kemampuan bersahaja, berhasil mendirikan (cikal bakal) daulah, yang di atasnya nanti mereka akan dapat menerapkan Syariat Allah Azza wa Jalla. Kini, mereka mempersembahkan solusi kepada rakyat. Kita saksikan rakyat yang berada di wilayah yang dikuasai Mujahidin hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan yang semakin baik. Ekonomi dan keuangan meningkat, karena keamanan serta kedamaian dapat dijaga, perdagangan dan pertanian berkembang. Ini adalah pengalaman yang menjadi perintis bagi kita, pengalaman yang seharusnya bisa kita ambil. Mujahidin di sana berhadapan dengan realitas nyata, dan mereka mampu (dengan ijin Allah) mempersembahkan solusi nyata terhadap realitas tersebut yang diambil sepenuhnya dari Syariah Islam. Itulah mengapa saya memandang pengalaman tersebut sangat langka dan menakjubkan, dan Ummah harus dapat mengambil manfaat darinya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sheikh yang terhormat, ada kekhawatiran yang selalu diulang-ulang di Amerika dan Eropa tentang semakin meningkatnya simpati kepada Mujahidin, bahkan banyak tumbuh kalangan muda Islam yang berkebangsaan asli Amerika atau Eropa, dan mereka bertekad untuk melancarkan operasi melawan Amerika, dan banyak di antara mereka melakukan perjalanan (ke luar negeri) untuk bergabung dengan organisasi-organisasi yang disebut barat sebagai teroris. Menurut Anda, apa alasan dan motivasi generasi muda melakukan hal tersebut?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ambil contoh Nidal Hasan. Nidal Hasan, pada mulanya adalah seorang Muslim Amerika, muslim sebagaimana diinginkan Amerika. Nidal Hasan shalat dan shoum, serta membayar zakat. Tetapi pada saat bersamaan, ia bekerja sebagai tentara Amerika yang melayani kepentingan Amerika, dan loyalitasnya untuk Amerika. Kemudian Nidal Hasan berubah, khususnya setelah ia menyaksikan kekejaman Amerika terhadap Mujahid fi sabilillah. Nidal Hasan berubah dari seorang tentara Amerika, menjadi seorang Mujahid yang membunuh segenap tentara yang dahulu pernah menjadi rekannya. Jika kejahatan dan kekejian Amerika terus berlanjut, kita akan saksikan bangkitnya lebih banyak lagi Nidal Hasan.&lt;br /&gt;Kita juga menyaksikan keberadaan Mujahidin dari negeri-negeri barat di Afghanistan dan Iraq. Fenomena ini akan semakin mencuat bersamaan dengan semakin kerasnya kekejaman Amerika dan barat terhadap dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah membalas pahala kepada Anda ya Sheikh. Dan di akhir pertemuan kita, kiranya Anda mau menyampaikan pesan kepada Ummah Islam umumnya dan rakyat Semenanjung Arabia khususnya?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kepada Muslim umumnya, dan penduduk Semenanjung khususnya…&lt;br /&gt;Kita harus mengambil bagian dalam Jihad ini melawan Amerika. Amerika hari ini adalah pemimpin kampanye salib global melawan dunia Islam. Amerika hari ini adalah firaun hari kemarin. Maka kita harus terjun dalam Jihad. Sungguh kita menyaksikan semburat harapan memancar cemerlang, dari tangan Mujahidin di Afghanistan, Iraq, Shomalia. Mereka mampu membuat militer Amerika bertekuk lutut lewat Jihad mereka, dan ekonomi Amerika limbung. Jika sekelompok kecil Mujahidin dengan perlengkapan seadanya mampu mengalahkan Amerika, bagaimana jika seluruh ummah bangkit mengerahkan dirinya? Amerika tidak mampu menghadapi ummah ini. Sesungguhnya Amerika lebih lemah lagi. Makar Amerika sesungguhnya lemah, lebih lemah dari rumah laba-laba. Amerika tidak mampu menghadapi ummah ini. Maka mari kita bergabung bersama saudara kita Mujahidin. Bantu dan tolong mereka dengan lisan, kata-kata, tangan, uang, dan diri kita jika kita sanggup. Karena Jihad hari ini fardlu ain hukumnya. Karena Amerika menginginkan untuk dapat melenyapkan Islam dan ummatnya, tetapi Allah Azza wa Jalla melindungi DinNya, dan mengalahkan musuhNya, bersama Mujahidin. Kami memohon kepada Allah agar jangan dihalangi untuk dapat mengambil bagian.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Koresponden: &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Amin ya Allah.&lt;br /&gt;Di akhir pertemuan, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Sheik Anwar Al Awlaki yang telah menjawab permohonan kami untuk wawancara ini. Dan kami berdoa kepada Allah agar sentiasa melindungi Anda dan memberkahi umur Anda. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sheikh Anwar Al Awlaki:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jazakumullahu khairan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7400693800300329543?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7400693800300329543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/06/sheikh-anwar-awlaki-ika-mereka-memukul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7400693800300329543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7400693800300329543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/06/sheikh-anwar-awlaki-ika-mereka-memukul.html' title='&lt;center&gt;Sheikh Anwar Awlaki: ika mereka memukul kita, kita akan pukul mereka&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7896996839209335730</id><published>2010-06-07T01:28:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T05:28:19.395-07:00</updated><title type='text'>Pendiri Facebook Anggota Illuminati?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.k3blog.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/TAzlnQooCGQAADqKXGo1/jaket-zuckerberg-berlogo-illuminati.jpg?et=digYx2M5owReZZnAMTzZvA&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews - &lt;/strong&gt;Pernahkah Anda penasaran, mengapa pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg begitu senang memakai hoodie (jaket bertudung-red)?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pekan lalu, saat diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari &lt;em&gt;All Things Digital&lt;/em&gt;, di konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California, Zuckerberg menyingkap 'rahasia' jaketnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya itu. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Ternyata jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan," kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs &lt;em&gt;SFWeekly&lt;/em&gt;. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkan dia pada simbol illuminati. Sementara &lt;em&gt;Gawker.com&lt;/em&gt; menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan &lt;a href="http://sorot.vivanews.com/news/read/154050-_penyihir__muda_dari_keluarga_yahudi"&gt;keluarga Yahudi-Amerika&lt;/a&gt;, Edward dan Karen Zuckerberg.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, menurut sumber &lt;a href="http://blogs.sfweekly.com/thesnitch/2010/06/bizarre_facebook_insignia_reve.php?page=1"&gt;SF Weekly&lt;/a&gt;, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img id="90674" style="border: 1px solid black;" title="Logo di dalam jaket Mark Zuckerberg" src="http://media.vivanews.com/images/2010/06/07/90674_logo_di_dalam_jaket_mark_zuckerberg.jpg" alt="Logo di dalam jaket Mark Zuckerberg" width="500" height="375"&gt;&lt;/p&gt; &lt;br&gt;Logo tersebut hanya digambarkan sebagai pernyataan misi tak resmi Facebook, karena tulisan di gambar itu senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh Zuckerberg. "&lt;em&gt;Facebook, Making the World Open dan Connected&lt;/em&gt;."&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7896996839209335730?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7896996839209335730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/06/pendiri-facebook-anggota-illuminati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7896996839209335730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7896996839209335730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/06/pendiri-facebook-anggota-illuminati.html' title='Pendiri Facebook Anggota Illuminati?'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-8414479290801032546</id><published>2010-05-14T05:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T05:54:12.303-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasihat'/><title type='text'>Wawancara dan Pesan Syaikh Sirajuddin Haqqani kepada Jihadis Media</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1H39Nln9I/AAAAAAAACLg/5wlz3z3p56Y/s1600/Media-IslamChannel_r190x.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1H39Nln9I/AAAAAAAACLg/5wlz3z3p56Y/s320/Media-IslamChannel_r190x.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah kutipan wawancara Al-Balagh Media dengan Syaikh Sirajuddin Haqqani --semoga Allah menjaga beliau-- tentang media Jihad. Syaikh Sirajuddin Haqqani merupakan putra Syaikh Jalaluddin Haqqani. Saat ini diberi amanah oleh Imarah Islam Afghanistan untuk memerintah wilayah tenggara Afghanistan (Paktia, Khost, Paktika). Berikut kutipan wawancara dengan beliau, semoga bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[...] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Balagh Media (ABM) : Dapatkah kami meminta gambaran dari Panglima Sirajuddin Haqqani tentang masa depan media Jihad? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Sirajuddin Haqqani (SH) : Mereka akan terus mendistribusikan rilisan-rilisan yang penting, dan mereka akan mencari cara untuk memperkuat dan meningkatkan kewaspadaan, dan menjangkau pikiran para pemuda dan umat Islam umumnya, dan menunjukkan kepada masyarakat kenyataan tentang musuh mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABM : Syekh kami, kami ingin meminta Anda untuk langsung memberikan pesan ke media Jihad, selain itu, sejauh mana dampak dari media Jihad? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SH : Para Jihadis Internet perlu untuk meningkatkan tingkat (kemampuan) mereka, mengorganisir diri lebih kuat, bekerjasama, meningkatkan penelitian mereka, dan mempublikasikan materi mereka. Mereka juga harus up to date, dan mereka harus cepat dalam menyebarkan berita dari dunia Jihad Islam, dan mempublikasikan pesan dari para komandan Jihad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya adalah agar karya mereka menjadi sesuatu yang sangat eksklusif, mereka perlu membuat instansi media (non-jihad) lainnya meminta kepada mereka, bukan kita yang meminta (berita) dari mereka. Mujahidin perlu membantu mereka, dan gerakan Jihad perlu meningkatkan distribusi bahan Jihad (laporan, wawancara dll..), dan yang paling penting adalah rilis video resmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, masyarakat Muslim umum harus membantu mereka secara finansial, teknis dan dengan segala cara lain. Jihad jaringan internet adalah sesuatu yang kita perlu banggakan, dan kita hormati. Kenyataannya adalah bahwa mereka telah melakukan suatu pekerjaan yang hebat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABM : Apakah jaringan Jihad media melayani tujuan mereka, atau mereka harus lebih aktif? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SH : Ya mereka melayani tujuan mereka, tetapi mereka perlu meningkatkan keterampilan mereka di segala bidang, dan mereka harus lebih aktif di setiap front. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABM : Berpa besar peran jaringan media Jihad dalam mendukung Mujahidin, dan menunjukkan kebenaran tentang perang, sengitnya pertempuran yang terjadi di tanah Khurasan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SH :  Ia memainkan peran yang besar dan jaringan media Jihad telah ada di lapangan, tapi kita perlu lebih banyak cakupan dan perhatian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABM : Apa peran forum-forum Jihad, dan terutama forum Islam al-Faloja, dalam mengungkap fakta-fakta tentang situasi di tanah Khurasan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SH : Peranan jaringan media Jihad yang besar dan jelas, dan kami berterima kasih kepada mereka, dan terutama forum Islam al-Faloja, dan sebelum itu al-Hesbah dan al-Ekhlas, dan mimbar jihad , dan ini adalah kesempatan besar untuk mengucapkan terima kasih kepada semua Muslim yang bertanggung jawab atas Media Jihad. Dan aku memohon kepada Allah untuk menerima amal mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABM : Apakah ada saran yang ingin Anda berikan kepada jaringan media Jihad secara umum? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SH : Saran saya kepada saudaraku (Jurnalis dan wartawan Jihad) dan jaringan media Jihad secara umum, dan Mujahidin, adalah untuk menyelidiki kebenaran kata-kata dan tindakan, dan untuk tidak membesar-besarkan berita. Dan mereka harus menjatuhkan moral musuh, dan memperingatkan orang-orang tentang berita dari sumber-sumber musuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meminta Allah untuk membimbing mereka, dan memberkati mereka dengan surga tertinggi di langit. Aku meminta Allah untuk melindungi mereka dan membantu mereka, dan sebenarnya mereka telah menawarkan layanan besar dalam mengekspos kebohongan palsu dari Tentara Salib. [adm/arrahmah]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-8414479290801032546?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/8414479290801032546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/wawancara-dan-pesan-syaikh-sirajuddin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8414479290801032546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8414479290801032546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/wawancara-dan-pesan-syaikh-sirajuddin.html' title='&lt;center&gt;Wawancara dan Pesan Syaikh Sirajuddin Haqqani kepada Jihadis Media&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1H39Nln9I/AAAAAAAACLg/5wlz3z3p56Y/s72-c/Media-IslamChannel_r190x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-6314048547132385560</id><published>2010-05-14T05:51:00.000-07:00</published><updated>2010-05-14T05:51:57.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasihat'/><title type='text'>Mujahid Media Itu Harus Eksis &amp; Media Islam Harus Menjadi Yang Terdepan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1HQFVmpaI/AAAAAAAACLY/7rhEYtv4Ed4/s1600/gimf_logo_r190x.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1HQFVmpaI/AAAAAAAACLY/7rhEYtv4Ed4/s320/gimf_logo_r190x.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tulisan akhuna Muhammad Jibriel Abdul Rahman sebagai &lt;em&gt;tahridh&lt;/em&gt; penyemangat untuk Mujahid Media dan Jurnalis-jurnalis Islam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepada:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mujahid Media dan Jurnalis-jurnalis Islam yang ku Cintai Karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Mujahid Media Itu Harus Eksis &amp;amp; Media Islam Harus Menjadi Yang Terdepan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/div&gt;Segala puji bagi Allah SWT atas segala karunia-Nya berupa kenikmatan Iman, Taqwa dan Keistiqomahan buat para Mujahid-mujahid yang berjuang di jalan-Nya. Shalawat dan salam buat junjungan besar kita, komandan Mujahid, Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat-sahabatnya. &lt;em&gt;Amma ba'du.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dengan izin Allah, Ana bisa menulis kembali untuk ikhwah dan akhwat sekalian. Walaupun tidak seberapa, namun Insya Allah bisa menjadi &lt;em&gt;Tahridh&lt;/em&gt; (penyemangat) dan bermanfaat buat kalian dalam menjadi sosok Mujahid media.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ikhwani Wa Akhwati fillah...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Memang perjuangan ini amatlah berat, penuh hal-hal yang membuat kaum Muslimin sesak ketika melihat penindasan-penindasan kaum Munafik, Kafir dan sebagainya terhadap ummat ini. Penindasan yang mereka lakukan bukan saja secara fisik melalui invasi militer dan kekuatan-kekuatan yang lain, namun juga didukung oleh media-media sekuler antek-antek yahudi dalam penindasan bentuk lain. Dengan sarana propaganda jijik lagi keji, melalui media TV, Internet, surat kabar dan sebagainya.&lt;br /&gt;Ironisnya, &lt;em&gt;Ikhwani fillah&lt;/em&gt;, perang media propaganda mereka ini didukung oleh media-media yang katanya "Islami", tapi keberpihakan terhadap kaum Muslimin begitu minim bahkan tidak adil sama sekali dengan alasan &lt;em&gt;netralitas&lt;/em&gt; semu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Subhanallah&lt;/em&gt;, bagi Umat Islam terutama Mujahid Media Islam, netralitas kita adalah keberpihakan kita terhadap kaum Muslimin dan perjuangan-perjuangan Islam yang membela kaum Muslimin, yang mereka sanggup membela Agama Allah ini dengan harta dan jiwa. Menabrak pakem yang telah dibuat oleh kaum sekuler dan kafir ini adalah sebuah kemuliaan buat Islam dan Izzatul Islam.&lt;br /&gt;Coba kalian renungkan dengan baik saudara-saudaraku... Semua aturan-aturan media internasional itu adalah bikinan kaum zionis, dari aturan jurnalistik, kenetralan dan hal-hal humanis serta keberpihakan media kepada negara-negara penjajah. Semua itu adalah bentuk penjajahan jiwa buat jurnalis-jurnalis Islam di dunia.&lt;br /&gt;Mereka yang membuat sumber-sumber berita, dan kita yang mengutip untuk kita &lt;em&gt;publish&lt;/em&gt;, lihat AP, Reuters, AFP, CNN, BBC dan lain-lain, sebuah contoh kiblat yang kebanyakan kita berkiblat dalam segala hal, mulai pengambilan, penyaduran, bahkan gaya atau &lt;em&gt;lifestyle&lt;/em&gt; yang mereka buat.&lt;br /&gt;Terus terang, selama lima tahun ana berkecimpung dalam dunia media ini, walaupun secara khusus ana bukan jurnalis yang hebat, bahkan masuk sekolah jurnalis saja tidak pernah, namun dengan izin Allah, dengan dibantu orang-orang yang ikhlas, ana bisa menabrak pakem yang dibuat kaum sekuler ini. Semua ini &lt;em&gt;ikhwah&lt;/em&gt;, bisa terjadi bukan karena kita menguasai ilmu jurnalistik tapi harus lebih dari itu.&lt;br /&gt;Untuk menjadi jurnalis Islam yang hebat itu sangat mudah. &lt;strong&gt;Semua itu harus bermula dari jiwa yang bersih, hati yang bersih, yang hanya meletakkan Allah Swt di atas segala-galanya, dan hanya bertauhid kepada-Nya, serta menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri tauladan hidup dan Al-Qur'an-Hadis sebagai pegangan hidup.&lt;/strong&gt; Demi Allah, kalian akan hebat bilamana itu semua kalian laksanakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengapa harus memerlukan jiwa yang bersih?&lt;/strong&gt; Karena dengan jiwa yang bersih, Allah SWT akan memberikan kita sebuah mata hati yang bisa melihat antara yang &lt;em&gt;haq&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;bathil&lt;/em&gt;, kebenaran dan kesesatan, yang bisa membedakan mana yang Islam dan mana yang Kafir serta Munafik.&lt;br /&gt;Tanpa hati yang bersih, maka kebatilan selalu terdepan, sedangkan kebenaran tersingkir hanya demi memuaskan musuh-musuh Allah Swt. Maka konsep &lt;em&gt;cek and ricek&lt;/em&gt; atau dengan kata lain &lt;em&gt;tabayyun&lt;/em&gt; ini sangatlah penting. Wajib bagi jurnalis-jurnalis Islam ber&lt;em&gt;tabayyun&lt;/em&gt; dalam setiap hal, dan bisa memberikan yang terbaik buat Islam dan kaum muslimin, walaupun orang kafir membenci dan memboikot. Jangan hanya gara-gara orang tidak ingin beriklan di media kita, kita sanggup mengorbankan kebenaran ke arah sesuatu yang samar-samar atau bohong.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang kedua, meletakkan Allah di atas segalanya.&lt;/strong&gt; Dan poin ini sangatlah penting, di sinilah banyak di antara kita, dari jurnalis muslim kadang sering ragu dalam hal kebenaran. Bahkan takut menyampaikan kebenaran itu, karena masih merasa manusia lebih besar dari Allah, takut kepada bos, pemerintah, penegak hukum &lt;em&gt;thaghut&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Apabila kebenaran itu disampaikan, maka mungkin akan diintimidasi bahkan ditangkap. Saudaraku, ingatlah jika manusia ini berkumpul untuk memberikan ke&lt;em&gt;mudhorotan&lt;/em&gt; (mencelakakan) kepada kamu, mereka tidak akan bisa kecuali dengan izin Allah. Allahu akbar!! Allah Maha Besar, tidak ada yang lebih besar dari-Nya. Jangan takut, bergantunglah hanya kepada-Nya dan bijaksanalah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, menjadikan Nabi Muhammad Saw sebagai suri tauladan&lt;/strong&gt;. Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh terbaik buat umat Islam dalam segala hal, perhatikan QS. Al-Fath ayat 29:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka..."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut menggambarkan sikap dan keberpihakan kita serta loyalitas, keras terhadap orang kafir dan lembut sesama orang Islam, ini perlu kebijaksanaan para mujahid itu sendiri. Intinya, sebelum menulis sesuatu berita atau artikel, kita harus mempertimbangkan dampaknya untuk kaum muslimin.&lt;br /&gt;Jika itu sebuah kebenaran, maka harus disampaikan walau pahit, tapi harus bijaksana dan lembut, namun jika menyampaikan kekalahan-kekalahan orang kafir, harus tegas, karena itu akan membuat kaum Muslimin bangga karena itu merupakan sebuah kabar gembira bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dan terakhir, kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah.&lt;/strong&gt; Apapun masalahnya atau argumentasinya, jika kita berselisih atau bingung dalam memposisikan sesuatu, maka kembalikanlah kepada &lt;em&gt;kitabullah wa sunnatu rosulullah&lt;/em&gt; (Al Qur'an dan As Sunnah), karena di situlah petunjuk dari sang pencipta dan tauladan buat umat manusia. Insya Allah, jika kita istiqomah dalam segala hal ini, kita akan sukses dunia akhirat.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ikhwah fillah...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Maka oleh itu, jangan kalian merasa kecil dan tidak bersemangat dalam membela agama Allah ini. Jika belum berkesempatan untuk berjuang di medan laga maka kita bisa berjihad di medan maya dan sejenisnya, sehingga &lt;em&gt;Dien&lt;/em&gt; ini hanya milik Allah.&lt;br /&gt;Sebelum Ana mengakhiri &lt;em&gt;tahridh&lt;/em&gt; ini, Ana ingin menukil beberapa kata dari seorang Mujahid agung, &lt;strong&gt;Dr. Ayman Az Zawahiri&lt;/strong&gt; dalam bukunya &lt;em&gt;At-Tabriah&lt;/em&gt;; Mengapa Mujahid Media Itu harus Eksis dan Media Islam Harus Menjadi yang Terdepan. Ada tiga poin yang Ana kutip:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Untuk menjawab &lt;em&gt;syubhat-syubhat&lt;/em&gt; (fitnah) kaum kafir dan antek-anteknya dengan bukti yang benar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjawab segala asumsi dan opini media kafir dan sekuler dengan fakta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membangkitkan rasa percaya diri umat ini, bahwasanya eksistensi umat itu masih ada.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;, semoga tulisan ini bermanfaat untuk saudaraku sekalian yang Ana cintai karena Allah. Ikhlas, sabar, istiqomah dan optimislah untuk menjadi manusia yang terbaik untuk umat ini. Bersatulah dan pupuklah ukhuwah dengan sesama jurnalis Muslim yang lain serta kaum Muslimin yang lain. Selalu menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Doakan Ana istiqomah dan terlepas dari fitnah yang telah musuh-musuh ini lemparkan. &lt;em&gt;Allahu maulana wala maulaalahum!&lt;/em&gt; Allah pelindung kita dan mereka (orang kafir) tidak punya perlindungan.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'lam bishshawab...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;April 2010&lt;br /&gt;Saudara kalian,&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;Muhammad Jibriel AR @ Prince of Jihad&lt;br /&gt;Istana Uzlah, Mako Brimob.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-6314048547132385560?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/6314048547132385560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/mujahid-media-itu-harus-eksis-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6314048547132385560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6314048547132385560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/mujahid-media-itu-harus-eksis-media.html' title='&lt;center&gt;Mujahid Media Itu Harus Eksis &amp; Media Islam Harus Menjadi Yang Terdepan&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S-1HQFVmpaI/AAAAAAAACLY/7rhEYtv4Ed4/s72-c/gimf_logo_r190x.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5155203584423340575</id><published>2010-05-03T08:14:00.000-07:00</published><updated>2010-05-03T08:14:18.065-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>STATMENT RESMI DARI DAULAH ISLAM ‘IRAQ</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;بيان من وزارة الهيئات الشرعيّة بدولة العراق الإسلاميّةإلى الأمّة الإسلاميّة&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;~~~ Statement dari Menteri Dewan Syar’iy di Dawlah Islam ‘Iroq kepada Ummat Islam ~~~&lt;/div&gt;&lt;span id="more-1342"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Alloh Robb semesta alam, sholawat dan salam semoga (senantiasa) terlimpah kepada komandan al-ghurril muhajjaliin, pemimpin para mujaahidiin, nabi kita Muhammad, juga beserta seluruh keluarga dan sahabat-sahabat beliau… kemudian;&lt;br /&gt;Alloh ‘azza wa jalla berfirman:&lt;br /&gt;وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ * وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ&lt;br /&gt;“Berapa banyak Nabi yang berperang bersama sekelompok banyak (pengikutnya), mereka tidak lemah terhadap apa yang menimpa mereka di jalan Alloh, mereka juga tidak loyo dan kendor. Dan Alloh mencintai orang-orang yang bersabar. Mereka tidak mengucapkan (sesuatu) melainkan perkataan, ‘wahai Robb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan sikap berlebihan kami dalam urusan kami, teguhkanlah kaki kami dan tolonglah kami dalam (melawan) kaum kafir.” (Alu ‘Imron: 146 – 147)&lt;br /&gt;Wahai ummat Islam yang berharga …&lt;br /&gt;Setelah perjalanan panjang yang penuh dengan pengorbanan dan perlawanan terhadap kebathilan beserta golongannya, dua ksatria kalian telah naik untuk menyusul rombongan para pemimpin yang telah meraih syahadah, rombongan para prajurit yang (berani) maju ketika orang-orang pada mundur. Mereka telah bersabar mejalankan perintah Alloh ketika manusia tidak sabar. Mereka telah bersabar melawan musuh-musuh Alloh. Mereka telah ber-ribath di perbatasan islam. Padahal kematian telah menanti mereka di bumi maupun di udara, di setiap sudut dan di setiap tempat…&lt;br /&gt;Demi Alloh, kami merasa mulia untuk mengumumkan berita kehilangannya ummat islam untuk yang kesekian kalinya, (yakni) dua komandan jihad dan dua perwira yang tidak diketahui mengenai mereka, kecuali sebagai prajurit yang teguh di atas jalan jihad seburuk apapun cobaan, kerasnya ujian dan banyaknya (jumlah) musuh. Sehingga Alloh membukakan pintu baru untuk menegakkan diin melalui kedua tangan mereka berdua dan untuk menerapkan syari’ah Robb semesta alam di bumi ‘Iroq. Alloh telah mengangkat nama mereka berdua dan Dia jadikan nama mereka berdua sebagai penyumbat tenggorokan orang-orang kafir. Membunuh mereka adalah tuntutan dalam perang salib. Orang-orang kafir telah menyiapkan rombongan spionase, pasukan agen, gerombolan intelijen dan satelit mata-mata. Hingga Alloh menghendaki kepergian dua ksatria ini sebagai syahid di jalan Alloh, demikian kami menyangkanya sedangkan Alloh yang paling mengetahui mereka berdua.&lt;br /&gt;Meskipun hati kita diliputi kesedihan dengan mengumumkan berita ini, demi Alloh, sungguh kami tidak mengatakan kecuali (untuk) mencari ridho Robb kami, “innaa lillahi wa innaa ilayhi rooji’un.” Kami memohon kepada Alloh untuk menerima kedua pemimpin ini sebagai syahid di jalan-Nya, memberi mereka rizki surga firdaws.&lt;br /&gt;وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ&lt;br /&gt;“dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Alloh? Maka bergembiralah dengan penjualan yang telah kalian lakukan, dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.” (at-Tawbah: 111)&lt;br /&gt;Dan kami menenangkan orang-orang jujur dari kalangan kaum muslimin di belahan bumi timur dan barat, khususnya para masyayikhul ummah, para komandan jihad di bumi Afghon, Pakistan, Jaziroh ‘Arob, bumi Shomal, Maghrib Islamiy, dan Syam. Kami juga tidak melupakan penyejuk mata di bumi Qowqoz perwira, demikian juga di Philipin dan Indonesia, kami tenangkan mereka bahwa pemerintahan Dawlah Islam di ‘Iroq dengan izin Alloh telah dipegang oleh tangan-tangan yang kuat … Dan Negeria yang aman. Dengan karunia Alloh perintahnya dapat dilaksanakan. Dan dengan izin Alloh, islam tidak akan diserang dari arah kami. Sungguh kedua syaykh ini –semoga Alloh menyayangi keduanya- beserta majlis syuro telah memperhitungkan hari ini dengan baik. Mereka talah menyiapkan persiapan untuk hari itu, dan mereka talah menetapkan urusan itu sebelumnya. Bagaimana tidak, sedangkan tidak satu saat pun berlalu terhadap kedua syaykh ini, melainkan mereka (siap) menghadapi kematian dan sabuk peledak tidak terlepas dari pinggang mereka.&lt;br /&gt;Sungguh di waktu ini, kami ingatkan saudara seagama dan para pembela Dawlah Islam disetiap tempat dari kalangan orang-orang yang hatinya tergantung dengan kedua syaykh ini, kami berikan berita gembira kepada mereka; bahwa terbunuhnya para komandan dan gugurnya mereka di medan perang adalah bagian dari hal-hal yang lazim dalam jihad dan bagian dari sunnah Alloh terhadap hambanya. Sebagaimana dengan yakin kami menyangka bahwa hal ini adalah tanda atas benarnya manhaj dan kejujuran orang-orang yang menempuh jalan ini. Sebagaiamana (kami yakin) bahwa darah mereka adalah salah satu sebab (turunnya) barokah, tamkiin dan kemenangan dari Robb semesta alam. Demi Alloh, ksatria kami tidak pergi (gugur) di medan perang ini, melainkan (pasti) Alloh berikan kemenangan yang tak disangka kepada kami dengan darahnya. Karena barokah jihad kami adalah dengan darah para pemimpin kami.&lt;br /&gt;Maka wahai saudara tawhid, tetaplah teguh terhadap jalan kebaikan yang kalian tempuh untuk membela diin Alloh dan wali-wali-Nya. Berjalanlah di atas jalan yang karenanya kedua syaykh ini terbunuh. Jadikan darah kedua amir ini sebagai cahaya dan api… cahaya yang menerangi jalan kalian serta meringankan urusan kalian, dan api bagi musuh-musuh millah dan diin ini.&lt;br /&gt;إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُ وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاء وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ&lt;br /&gt;“jika kalian ditimpa luka, sungguh mereka juga ditimpa luka yang sama. Dan itulah hari-hari yang kami pergilirkan di antara manusia dan supaya Alloh mengetahui orang-orang yang beriman dan mengambil sebagian kalian sebagai syuhada’. Dan Alloh tidak menyukai orang-orang yang zholim.” (Alu ‘Imron: 140)&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa kalian di sini di Dawlah Islam, memiliki saudara-saudara yang telah memecahkan sarung pedang mereka. Mereka meninggalkan keluarga, tempat tinggal dan kenikmatan hidup, sedangkan lisan keadaan mereka mengucapkan sebagaimana yang dikatakan oleh Salim mantan budak Abu Hudzayfah rodhiyallohu ‘anh, “sesungguhnya kami takut jika kami diserang dari arahmu!” maka dia berkata, “akulah sejelek-jelek penghafal al-Qur-an jika kalian diserang dari arahku.”&lt;br /&gt;Adapun perincian insiden (wafatnya kedua syaykh) ini, sungguh orang-orang yang menjadikan dusta sebagai agama telah melakukan manipulasi. Kaum salibis dan antek-antek mereka yang memanipulasi berita telah berselisih dan menisbatkan kemenangan pada diri mereka. Padahal hakekat kejadian itu; bahwa Amiirul mu’miniin rohimahulloh telah sampai di salah satu tempat persinggahan di distrik itu sembari menerima para tamu untuk memutuskan sebagian urusan dawlah. Dan perjumpaan itu juga di hadiri oleh menterinya yang pertama yakni Abu Hamzah al-Muhajir. Namun ketika pasukan penyerang telah sampai, terjadilah baku tembak dengan team penjaga. Hal ini memaksa pasukan penyerang untuk mundur. Mereka tidaklah berani memasuki wilayah dan kaki mereka tidak pula menginjak TKP, kecuali setelah para pengecut itu membom-bardir sejumlah target dengan pesawat yang di antaranya adalah rumah itu. Mereka pun yakin telah menghancurkan seluruh target dan membunuh siapa saja yang ada di dalamnya. Kemudian mereka terkejut dengan keberadaan dua syaykh rohimahumahumalloh. Dan inilah kebiasaan mereka. Karena sesungguhnya mereka adalah orang yang paling rendah dan paling hina untuk berhadapan dengan Ahli Tawhid sebagai lelaki. Apalagi (jika berhadapan) dengan syaykh yang pemberani, Amiirul Mu’miniin al-Quroysyi al-Baghdadiy dan Singa Islam Abu Hamzah al-Muhajir.&lt;br /&gt;Kami ingatkan kaum muslimiin bahwa aliansi salibis – rofidhoh akan terus mengembangkan peristiwa ini dan menekan media masa untuk menghiasi gambaran detasement keamanan yang rusak milik pemerintahan Zona Hijau. Dan pengumuman kemenangan semu melawan mujahidin adalah satu hal yang sangat mereka butuhkan setelah serangan-serangan para mujahidin mengguncang pilar-pilar negara mereka dan menjatuhkan sisa-sisa kehebatan mereka. Sebagaimana pasukan salibis sangat butuh untuk menutupi media massa dan hasil (siaran) dari televisi yang membenarkan penarikan yang ditetapkan oleh pemerintah Amerika yang memerintahkannya setelah mereka kehilangan keinginan untuk lebih lama berhadapan dengan para mujahidin dan (untuk) memerangi mereka di bumi ini (‘Iroq). Maka janganlah terepengaru oleh bualan mereka.&lt;br /&gt;وَلا تَهِنُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ.&lt;br /&gt;“Janganlah kalian lemah dan janganlah kalian sedih sedangkan kalian adalah orang-orang yang tingg jika kalian beriman.” (Alu ‘Imron: 139)&lt;br /&gt;Kami juga memaksa hati yang akan terpecah lantaran rasa sedih setelah (membaca) statement ini, kami umumkan juga berita gembira yang paling utama yang akan datang selanjutnya –dengan izin Alloh-, setelah Alloh memberikan karunia kepada para mujahidin dengan sempurna. Berita gembira ini khususnya mengenai bergabungnya sebagian besar orang-orang yang jujur dengan rombongan Dawlah Islam. Dan orang-orang yang memulai dialog dengan mereka sebelum dan sesudah adalah saran Syaykh Abu ‘Umar rohimahulloh. Dialog ini menghasilkan bergabungnya beberapa jama’ah dengan Dawlah Islam, diawal barisannya adalah Jama’ah Jaisy Abu Bakar As-Salafiy, yang mana banyak dari anggotanya bergabung dengan Dawlah Islam. Sungguh diharapkan dari pengumuman tentang perkara ini supaya kelompok lainnya yang tersisa juga bergabung. Kami memohon pada Alloh agar memberikan tawfiq kepada siapa yang berselisih di antara mereka dan agar menetapi kebenaran dalam menyatukan kalimat kaum muslimiin, sebagai aplikasi terhadap kewajiban ini dan untuk membuat marah agama orang-orang kafir yang kami katakan kepada mereka;&lt;br /&gt;Demi Alloh, bergembiralah dengan apa yang kalian benci wahai para pengecut. Kegembiraan kalian tidak akan berlangsung lama wahai orang-orang najis lagi buruk. Jika Alloh memang menetapkan kedua syaykh ini terbunuh di waktu ini, sesungguhnya mereka berdua meninggalkan sebuah generasi yang tidak tertandingi yang tumbuh di atas pengawasan mereka berdua. Berhati-hatilah kalian terhadap mereka pada hari-hari yang menjadikan belahan rambut anak-anak kalian beruban. Ingatlah selalu bahwa rahim yang telah melahirkan Khotthob, Syamil, al-Mishriy, al-Liibiy, al-‘Uyayriy, Abul Baro’ al-Jazaa-iriy, Abun Nuur al-Maqdisiy, az-Zarqowiy, dan para pahlawan lainnya, masih selalu mengandung orang-orang seperti mereka. Sungguh bumi telah mengeluarkan barokahnya. Ummat yang mendapat rohmah ini telah melepaskan buah hatinya dengan ringan di jalan Alloh demi meninggikan kalimat-Nya dan demi membela diin-Nya. (Hasil) perang akan terus bergilir dan hasil akhir kemenangan hanya bagi orang-orang yang bertaqwa.&lt;br /&gt;وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاء وَاللَّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ * وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ [آل عمران: 140-141].&lt;br /&gt;“Hari-hari itu kami pergilirkan di antara manusia, supaya Alloh mengetahui orang-orang yang beriman dan menjadikan sebagian kalian sebagai syuhada’. Dan Alloh tidak menyukai orang-orang yang zholim. Dan supaya Alloh menyaring orang-orang yang beriman dan melenyapkan orang-orang kafir.” (Alu ‘Imron: 140 – 141)&lt;br /&gt;{وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ}&lt;br /&gt;“Alloh maha menang di atas segala urusan-Nya. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui(nya).”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hamba yang faqir&lt;br /&gt;Abul Walid ‘Abdul Wahhab al-Masyhadaniy&lt;br /&gt;Menteri Dewan Syar’iy di Dawlah Islam ‘Iroq&lt;/div&gt;Sumber: (Pusat Informasi “al-Fajr”)&lt;br /&gt;ditarjamah oleh forum jihad al-tawbah&lt;br /&gt;(www.lintastanzhim.wordpress.com) A.Irhab&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5155203584423340575?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5155203584423340575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/statment-resmi-dari-daulah-islam-iraq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5155203584423340575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5155203584423340575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/05/statment-resmi-dari-daulah-islam-iraq.html' title='&lt;center&gt;STATMENT RESMI DARI DAULAH ISLAM ‘IRAQ&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2184065635357610068</id><published>2010-04-17T05:55:00.000-07:00</published><updated>2010-04-17T05:55:40.229-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Syeikh Anwar al-Awlaki : AS Adalah Tiran, Semua Tiran Akan Mengakhiri Kisah Dengan Sangat Buruk</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S8mvjl5vRbI/AAAAAAAACE0/C7UODzRPDzI/s1600/anwar90x.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S8mvjl5vRbI/AAAAAAAACE0/C7UODzRPDzI/s320/anwar90x.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Otoritas penjajah AS telah menuduh ulama besar Yaman, Syeikh Anwar al-Awlaki terkait dengan penyerangan di basis militer di Texas juga percobaan peledakan pesawat menuju Detroit pada hari Natal. AS mengatakan Syeikh Anwar al-Awlaki mempengaruhi ideologi Mayor Nidal Hasan, tentara AS yang menembak mati 13 orang di basis militer Fort Hood pada November silam juga Umar Farouk abdulmutallab (23), seorang berkebangsaan Nigeria yang mencoba melakukan peledakan di sebuah pesawat tujuan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara dengan Al-Jazeera, Syeikh al-Awlaki mengatakan bahwa ia mendukung percobaan peledakan pesawat tersebut namun menganjurkan untuk tidak melakukan serangan itu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Al-Jazeera (Alj) &lt;/strong&gt;: Washington Post dan Wall Street Journal mengutip investigator CIA yang mengatakan mengenai kemungkinan mengargetkan diri Anda dalam serangan predator.&amp;nbsp; Apa yang ada dipikiran Anda, mengapa Amerika ingin membunuh Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Karena aku Muslim dan aku mendakwahkan Islam.&amp;nbsp; Tuduhan mereka adalah penghasutan, hubunganku dengan Nidal Hasan, Umar Farouk dan beberapa pelaku penyerangan 911 dan kini aku dituduh terlibat 14 kasus.&amp;nbsp; Semuanya terjadi sebagai bagian untuk membungkam suara yang menyerukan untuk melindungi hak ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menolak prinsip harga diri dan keadilan, mereka ingin menyebarkan prinsip penghinaan dan kepatuhan.&amp;nbsp; Mereka ingin memasarkan demokrasi dan perdamaian AS-Islam, mereka ingin Islam seperti yang mereka mau dan setuju dengan pendudukan, mereka ingin Islam tidak menerapkan syariat, tidak ada jihad dan tidak ada kekhilafahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami seru kepada pemeluk Islam yang diutus oleh Allah kepada Rasulullah, Islam adalah jihad dan penerapan syariat Islam.&amp;nbsp; Jika ada suara yang menyerukan kepada Islam, mereka membunuh orang tersebut atau karakternya, mereka membunuh dengan melakukan penyiksaan di penjara, mereka membunuh karakter dengan memutarbalikkan fakta mengenai dirinya di media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alj&lt;/strong&gt; : Apakah Anda pernah bertemu dengan Umar Farouk Abdulmutallab dan benarkah fatwa yang Anda keluarkan membuatnya melakukan operasi tersebut?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Awlaki &lt;/strong&gt;: Mujahid Umar Farouk, semoga Allah segera membebaskannya, ia adalah salah satu muridku, dan ya benar terdapat hubungan antara saya dan dirinya, namun saya tidak pernah mengeluarkan fatwa yang membuatnya melakukan operasi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Alj &lt;/strong&gt;: Panggilan Anda terhadapnya sebagai "mujahid" apakah berarti Anda mendukung apa yang dilakukannya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Ya, aku dukung apa yang telah dilakukan Umar Farouk setelah apa yang saya lihat, pembunuhan saudara-saudara saya di Palestina yang telah lebih dari 60 tahun dan pembunuhan lainnya di Irak dan Afghanistan.&amp;nbsp; Dan di suku saya juga, misil AS telah membunuh 17 Muslimah dan 23 anak-anak, jadi jangan tanya kepada saya jika Al-Qaeda membunuh atau meledakkan diri di pesawat AS setelah semuanya.&amp;nbsp; 300 warga Amerika tidak sebanding dengan ribuan Muslim yang telah dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Alj &lt;/strong&gt;: Anda mendukung Nidal Malik Hasan dan mengatakan bahwa aksinya dilakukan dengan target militer bukan sipil sedang Umar Farouk menargetkan pesawat yang berisi sipil, apakah maksud Anda target adalah penduduk AS?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Itu akan lebih baik jika pesawat adalah milik militer atau menargetkan militer AS.&amp;nbsp; Organisasi Al-Qaeda telah memiliki pilihan, dan penduduk Amerika yang hidup dalam sistem demokrasi dan itulah mengapa mereka harus memegang tanggungjawab untuk kebijakan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penduduk Amerika adalah yang memilih Bush dan Obama yang tidak beda dengan Bush, disamping fakta tersebut terdapat kandidat pada pemilihan AS, mereka yang anti akan perang, namun mereka hanya mendapatkan sedikit suara.&amp;nbsp; Penduduk Amerika mengambil bagian atas seluruh kriminal yang dilakukan pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka menentangnya, biarkan mereka yang mendakwa pemerintah mereka.&amp;nbsp; Mereka membayar pajak yang digunakan untuk membiayai militer dan mereka mengirim anak-anak mereka untuk masuk ke dalam tubuh militer dan inilah mengapa mereka pun harus mengambil tanggungjawab.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Alj&lt;/strong&gt; : Apakah Anda berpikir bahwa pemerintah Yaman memfasilitasi pembunuhan terhadap Anda?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Pemerintah Yaman telah menjual warganya kepada AS.&amp;nbsp; Pejabat Yaman meminta kepada AS untuk menyerang tempat-tempat yang mereka sukai dan pemerintah Yaman mengadopsi serangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti contoh, penduduk di Shabwa, Abyan dan Arhab yang telah melihat serangan misil dan beberapa orang melihat gugusan bom yang gagal meledak.&amp;nbsp; Mereka berbohong saat menyatakan diri bahwa mereka bertanggungjawab dan hal tersebut untuk menyanggah kerjasama antara keduanya.&amp;nbsp; Predator AS terus-menerus terlihat di langit Yaman.&amp;nbsp; Pemerintah Yaman membiarkan mata-mata musuh memata-matai penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alj &lt;/strong&gt;: Anda menuduh pemerintah Yaman berbohong saat mempublikasikan tidak ada intervensi apapun.&amp;nbsp; Itu berarti negara tersebut diduduki?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Pastinya.&amp;nbsp; Lautan telah diduduki : Teluk aden, Laut Merah, Pulau Suqatra dan wilayah udara diduduki oleh predator AS.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Alj&lt;/strong&gt; : Media Barat mengatakan bahwa Anda menginspirasikan Muslim di AS dan Barat.&amp;nbsp; Apakah ini pernyataan yang dilebih-lebihkan?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Awlaki&lt;/strong&gt; : Aku katakan dalam wawancara sebelumnya dengan Al-Jazeera bahwa AS adalah tiran dan semua tiran mengakhiri kisahnya dengan sangat buruk. Aku yakin Barat tidak ingin membeberkan fakta sebenarnya.&amp;nbsp; Muslim di Eropa dan Amerika telah menyaksikan apa yang terjadi terhadap Muslim di Palestina, Irak dan Afghanistan dan mereka akan mengambil sikap atas apa yang terjadi, karena Muslim adalah bersaudara, tidak memandang wilayah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber: arrahmah.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2184065635357610068?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2184065635357610068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/04/syeikh-anwar-al-awlaki-as-adalah-tiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2184065635357610068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2184065635357610068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/04/syeikh-anwar-al-awlaki-as-adalah-tiran.html' title='&lt;center&gt;Syeikh Anwar al-Awlaki : AS Adalah Tiran, Semua Tiran Akan Mengakhiri Kisah Dengan Sangat Buruk&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S8mvjl5vRbI/AAAAAAAACE0/C7UODzRPDzI/s72-c/anwar90x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7457618549638035872</id><published>2010-04-06T01:15:00.000-07:00</published><updated>2010-04-06T01:15:28.445-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Statemen Lengkap Amir Imarah Kaukakus Mengenai Penyerangan di Stasiun Metro Rusia</title><content type='html'>Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang  terkutuk, dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji hanya milik Allah, salawat serta salam kami curahkan untuk Rasulullah SAW, keluarganya dan para pengikutnya dan seluruh Mujahidin yang berdiri untuk menegakkan kalimat Allah di bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya amir Mujahidin Kaukakus, Dokka Umarov.&amp;nbsp; Aku membuat statemen ini pada 29 Maret 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah kalian ketahui, pada 29 Maret 2010 dua operasi khusus telah dilancarkan di Moskow untuk menghancurkan para kafirin dan untuk mengirim pesan kepada FSB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua operasi tersebut dilancarkan di bawah perintahku, dan mereka bukanlah yang terakhir, jika Allah berkenan, dan aku akan menjelaskan mengapa mereka melakukan operasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah diketahui semua orang, pada 11 Februari 2010, anggota organisasi kriminal yang dikenal dengan nama FSB (tentara khusus Rusia dulu dikenal dengan KGB) melancarkan operasi menghancurkan kedamaian penduduk di desa Arshty, penduduk miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tersebut diserang tanpa ampun, mereka dibunuh oleh sekelompok bandit yang bekerja di bawah nama FSB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menikam, menembak dan melakukan kejahatan lainnya dengan direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pikir operasi pada hari ini (29/3) yang dilancarkan atas perintahku yang tidak ditujukan untuk penduduk miskin Rusia karena operasi tersebut dilancarkan di Moskow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini para politisi dan jurnalis atau siapapun yang menyalahkanku atas operasi ini atau yang menuduhku melakukan aksi terorisme, aku hanya dapat menertawai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya dapat berseringai karena aku tidak pernah mendengar Putin dituduh melakuan terorisme untuk pembunuhan sipil yang dibunuh atas perintahnya pada 11 Februari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjamin kalian dan seluruh penduduk Rusia yang mengirimkan dan mendukung seluruh tentara spesial yang sangat kejam (kelompok penjahat kalian di wilayah Kaukakus), ini bukanlah operasi terakhir.&amp;nbsp; Operasi seperti ini akan terus berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan melanjutkannya di wilayah kalian, atas ijin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk operasi pembalasan untuk para mujahid yang juga Syahid (Insha Allah) dalam peristiwa 11 februari 2010, kalian akan segera melihat, kalian akan segera mendengar, atas ijin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua akan dilakukan dengan menggunakan tentara khusus, atas ijin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah mengapa aku mengambil tanggungjawab penuh dan berjanji, kalian, penduduk Rusia hanya melihat dari televisi kalian dan mendengar dari radio mengenai perang, dan kalian hanya berdiam diri, kalian tidak bereaksi saat kelompok penjahat yang kalian dukung melakukan kekejaman di Kaukakus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah mengapa aku berani bersumpah, bahwa perang akan berlanjut ke jalan-jalan kalian, atas ijin Allah dan kalian akan merasakannya dalam kehidupan kalian dan kulit kalian.&lt;br /&gt;Allahu Akbar!&amp;nbsp; (haninmazaya/ansar/arrahmah.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7457618549638035872?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7457618549638035872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/04/statemen-lengkap-amir-imarah-kaukakus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7457618549638035872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7457618549638035872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/04/statemen-lengkap-amir-imarah-kaukakus.html' title='&lt;center&gt;Statemen Lengkap Amir Imarah Kaukakus Mengenai Penyerangan di Stasiun Metro Rusia&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-8855953944490194039</id><published>2010-03-30T20:31:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T20:31:20.003-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penelitian'/><title type='text'>Amerika Menyebarkan Virus Flu Babi Melalui Pesawat dan Keterlibatan NAMRU-2</title><content type='html'>&lt;img align="left" alt="" height="243" src="http://www.muslimdaily.net/berita/pesawat_namru_ditembak_dichina.jpg" width="363" /&gt;Sebuah kabar santer yang beredar di Rusia mengatakan kalau sebenanya pesawat MD-II milik maskapai penerbangan Zimbabwe, Avia Aviation yang mengalami kecelakaan di bandara Shanghai Pudong, Cina tahun 2009 lalu adalah pesawat carteran CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat tersebut menurut dugaan bukan jatuh karena kecelakaan (sebagaimana dikabarkan oleh media-media Internasional), tapi ditembak oleh Agen Mossad Israel karena membawa muatan virus flu Babi yang dapat bermutasi ke tubuh manusia. Mossad menembak pesawat tersebut untuk mencegah ancaman virus di dalamnya terhadap salah satu basis mereka di Asia Tengah yang terletak di negara Kyrgyzstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut narasumber di Rusia, pesawat tersebut membawa misi penyebaran virus ke pangkalan rahasia Israel yang terletak di Kyrgyzstan, Asia tengah yang memperkerjakan orang-orang Yahudi Ashkenazi (Yahudi Ashkenazi adalah keturunan Yahudi terbanyak diantara orang-orang Yahudi di seluruh dunia ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media cetak Cina menjelaskan kalau pesawat MD-II tersebut dioperasikan oleh mantan perwira militer Inggris bernama Andrew Smith. Sedangkan para penumpang pesawat terdiri dari 7 orang, 3 anggota CIA dan 4 orang kru dari Amerika Serikat, Indonesia, Belgia dan Zimbabwe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="left" alt="" src="http://www.muslimdaily.net/berita/namru2-jpeg2.jpg" /&gt;Yang paling menarik dari penjelasan tersebut adalah pengakuan salah satu korban selamat dari Indonesia yang mengaku kepada polisi rahasia Cina kalau dia adalah seorang teknisi Naval Medical Research Unit No 2 (NAMRU-2) milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang berada di Indonesia. Oleh Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono NAMRU-2 akhirnya ditutup karena operasinya terlalu rahasia dan tidak sesuai dengan kepentingan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMRU 2 adalah lembaga riset biologi Amerika di Indonesia yang bekerjasama dengan Rockefeller Institute Amerika. Lembaga tersebut memiliki program rahasia yang dinamakan Viral Diseases Program (VDP), program riset yang meniliti epidemologi virus demam berdarah, influenza, ensefalitis, dan rickettsioses. Lembaga tersebut diketuai oleh David Rockefeller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMRU 2 sering dicurigai membawa misi rahasia Amerika, seperti mengembangkan senjata biologi pemusnah massal. Kecurigaan tersebut sangat berdasar mengingat pidato David Rockefeller saat ia berbicara di hadapan Komisi Trilateral Amerika pada bulan Juni tahun 1991 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami berterima kasih kepada harian Washington Post, harian New York Times, Time Magazine dan media cetak lainnya atas kebijaksanaan mereka mau menepati janji selama hampir empat puluh tahun ini. Kami sendiri tidak mungkin bisa mengembangkan rencana kami untuk dunia jika harus tunduk terhadap peraturan transparasi informasi. Namun saat ini fasilitas kami lebih canggih dan kami siap untuk mendukung Amerika."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan pesawat untuk menyebarkan virus adalah strategi yang sering digunakan Amerika sebagaimana yang pernah dilaporkan oleh surat kabar Cina tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"26 Juni 2009, sebuah pesawat yang mencurigakan dipaksa mendarat di Pakistan. Pesawat bernomor penerbangan AN-124 milik Amerika tersebut mencoba mengubah tanda panggilan militer ke sipil sehingga memicu respons dari Komando Udara Pakistan dan memaksa pesawat tersebut mendarat di Mumbai, India. Sedangkan di Nigeria sebuah pesawat milik Amerika juga dipaksa mendarat oleh jet tempur Nigeria. Awak pesawat tersebut akhirnya ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian lain terjadi di Ukraina. Sebuah pesawat misterius yang diduga milik Amerika tiba-tiba menyemprotkan cairan zat kimia tertentu di atas pemukiman penduduk yang dibantah oleh pihak berwenang Ukraina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga berani bersaksi membenarkan kejadian tersebut. Surat kabar lokal Kiev juga menerima ratusan laporan dari warga dan pemilik usaha di dekat tempat kejadian perkara mengenai penyemprotan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pemerintah setempat justru seolah-seolah menutupi kasus tersebut. Mereka memaksa stasiun-stasiun radio di Kiev menghentikan laporan-laporan yang berhubungan dengan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penyemprotan tersebut, secara tiba-tiba kasus mutasi virus flu babi marak di Ukraina. Banyak penduduk dilaporkan terinfeksi virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 40.000 jiwa di Ukraina terinfeksi virus yang mirip dengan H1N1 atau flu babi. Menurut keterangan paramedis, virus yang menyerang Ukaraina tersebut lebih kuat dari virus H1N1 atau flu babi dengan proses mutasi yang lebih cepat ke tubuh manusia, mempengaruhi sistem paru-paru dan aliran darah, kemudian merusaknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berhenti di Ukraina saja. Kasus flu babi yang mengerikan tersebut menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) juga menimpa penduduk Perancis, Norwegia, Brazil, Cina, Jepang, Meksiko, Ukraina, dan Amerika Serikat sendiri yang jumlahnya mencapai 8.000 jiwa. Kabar terakhir dari Cina, virus mematikan tersebut juga dapat bermutasi ke tubuh anjing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peristiwa-peristiwa di berbagai belahan dunia tersebut, kebenaran mengungkap kesengajaan Amerika menyebarkan virus H1N1 atau flu babi sebagai pemusnah massal yang justru diabaikan banyak orang, bahkan dianggap sebagai lelucon, padahal mereka tidak tahu kalau pemusnahan telah direncanakan oleh para monster dan sekarang terus dilakukan. Mereka tidak tahu sama sekali kalau mereka telah ditipu oleh propaganda dan muslihat Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya dapat berharap masyarakat dunia terbangun sebelum semua yang tidak diinginkan terjadi kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini diterjemahkan dari situs forum badan pertahanan Pakistan &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.defence.pk/forums"&gt;www.defence.pk/forums&lt;/a&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[&lt;strong&gt;muslimdaily.net&lt;/strong&gt;]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-8855953944490194039?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/8855953944490194039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/03/amerika-menyebarkan-virus-flu-babi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8855953944490194039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8855953944490194039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/03/amerika-menyebarkan-virus-flu-babi.html' title='&lt;center&gt;Amerika Menyebarkan Virus Flu Babi Melalui Pesawat dan Keterlibatan NAMRU-2&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5847079322939852161</id><published>2010-03-29T20:34:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T20:34:20.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasihat'/><title type='text'>Dari Mujahidin Chechnya, Kepada Para Muslimah Yang Berjuang Di Jalan Allah</title><content type='html'>Dengan menyebut nama Allaah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kedamaian, rahmat, dan berkah Allaah senantiasa menyertai kalian! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini kami tujukan kepada saudari kami yang berkorban di jalan Allah; dan para perempuan yang berhijrah di jalan-Nya, untuk para ibu, saudara perempuan, istri, dan putri-putri para syuhada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini juga ditujukan untuk mereka yang berhijrah di jalan Allah dan meninggalkan tanah air serta sanak saudara mereka; juga pada mereka yang meninggalkan tanah airnya untuk melindungi agama dan kehormatan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini ditulis untuk kalian oleh saudara kalian, Mujahidin yang tengah bertempur di Chechnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para muslimah yang kami kasihi, Allaah menyaksikan bahwa karena Jihad dan tugas di jalan-Nyalah kami tidak punya waktu untuk memperhatikan dan peduli pada kalian, dan kami tahu bahwa sangat sulit untuk hidup jauh dari rumah. Tapi ini jalan yang kami pilih, karena jalan ini adalah jalan untuk meraih surga, dan juga jalan untuk mewujudkan negara Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT bersabda:&lt;br /&gt;“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci…” (TQS Al Baqarah [2]: 216) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah Diin dan aqidah kalian; Ingatlah bahwa kalian tidak meninggalkan negara kalian untuk hal-hal yang hanya memberikan kebahagiaan duniawi semata. Ingat bahwa dunia ini akan kalian tinggalkan, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya adalah fana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT berkata:&lt;br /&gt;“Semua yang ada di bumi itu akan binasa.” (TQS Ar Rahman [55]: 26) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT berkata:&lt;br /&gt;“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: “Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!” Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: “Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?” Katakanlah: “Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.” (TQS An Nisaa [4]: 77) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para istri Mujahidin, bertakwalah kepada Allaah dan jagalah Diin, kehormatan, dan hijab kalian, serta berikanlah pendidikan yang baik untuk anak-anak kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,”(TQS al Muddatstsir [74]: 28) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian harus mengetahui, bahwa menjadi istri Mujahidin tidak menjamin kalian masuk surga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah firman Allaah SWT:&lt;br /&gt;“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” (TQS al Mulk [67]: 10) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kenyataan bahwa para istri nabi tidak memberikan pengaruh apapun karena sikap ingkar dan ketidakberimanan mereka kepada Allaah. Rajinlah dalam beribadah kepada Allaah dan taat hanya kepada-Nya. Saat itulah Allaah SWT akan ridha pada kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika hari kiamat tiba, kalian akan memasuki surga bersama dengan para nabi, orang-orang shalih, para syuhada dan orang-orang yang terbaik di hadapan Allaah, yakni para sahabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para muslimah yang kami kasihi, kami meminta kalian untuk mengenakan hijab karena itu adalah kehormatan dan martabat bagi perempuan muslim, dan juga karena hal itu merupakan kewajiban yang dibebankan Allaah SWT pada kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (TQS al Ahzab [33]: 59) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT pun berfirman:&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (TQS an Nuur [24]: 31) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para istri kaum Muslimin, terutama para istri Mujahidin, berhati-hati dan waspadalah. Jangan biarkan musuh-musuh Allaah untuk membutakan dan menipu kalian. Kalian mengetahui, mereka selalu mencoba mengalihkan perhatian kalian dari jalan yang benar. Musuh-musuh Allaah tahu betul bahwa mengganggu seorang perempuan Muslim dari jalan yang benar berarti merusak segalanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika ada satu perempuan datang pada Islam, sama artinya bahwa satu keluarga akan datang kepada Islam. Dan seperti yang kita mengerti, Mujahidin akan datang dari keluarga semacam ini dan akan mengguncang orang-orang kafir. Dan di tengah-tengah keluarga inilah pasti ada para ibu dari Mujahidin, para ibu dari syuhada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika ada satu saja muslimah yang tersesatkan dari jalan yang benar maka seluruh keluarganya akan rusak. Dan hanya orang-orang munafik dan musuh-musuh Allah yang akan muncul dari keluarga seperti ini. Dan sepanjang sejarah para pahlawan tangguh dalam Islam, selalu ada seorang muslimah hebat di antara mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah bibi Rasulullaah SAW, Sofiah, putri Abdul Mutalib RA. Sofiah adalah salah satu dari mereka yang menerima Islam pada generasi pertama. Dan kakaknya adalah seorang syuhada yang terkenal, Hamzah RA, yang juga dikenal sebagai Singa Allaah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaknya, Zubair, dekat dengan Nabi SAW dan sangat taat pada perintah Allaah SWT. Sofiah memberinya pendidikan sebagaimana pendidikan yang seharusnya diberikan untuk membentuk Mujahidin. Zubair adalah seorang pahlawan muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sofiah RA membiarkan Zubair membuat baju zirah dan tongkat serta belajar bagaimana menggunakannya. Sofiah tidak pernah enggan mengizinkan Zubair pergi ke tempat-tempat yang paling berbahaya, dan jika ia mundur, maka Sofiah akan marah dan memukulnya. Sekali waktu ada yang bertanya pada Sofiah: “Apakah kau memukul Zubair karena kau kesal padanya?” Maka Sofiah berkata: “Siapa yang mengatakan bahwa saya marah adalah pembohong; saya memukulnya agar dia dapat mengalahkan musuh dengan sadar dan mengambil pahala atasnya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah Abu Bakar, terdapat Asma RA yang membesarkan anak laki-lakinya, Abdullah bin Zubair, di jalan jihad. Dia mendidik Abdullah bin Zubair sampai akhirnya ia dihormati sebagaimana ayahnya, Zubair. Sekali waktu, ketika Abdullah hendak pergi ke medan perang ia datang kepada ibunya. Ketika Asma melihat bahwa Abdullah mengenakan baju besi, ia berkata: “Baju itu tidaklah pantas bagi seseorang yang menginginkan syahid, lepaskan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah menjawab: “Saya memakainya hanya karena saya tidak ingin mereka menghinakan tubuh saya jika saya terbunuh nanti.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemudian ibunya berkata: “Seorang domba tidak merasakan apa-apa setelah disembelih.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, dia melepas bajunya dan terbunuh dalam pertempuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika akan ada perempuan yang teguh seperti itu di antara kita maka kita akan memiliki pahlawan tangguh yang akan melindungi Diin ini dan membawa kemenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai istri-istri Muslim! Berhati-hatilah terhadap tipu daya musuh Islam. Dengan fitnah, mereka mencoba untuk merusak para muslimah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk tidak meninggalkan rumah sebagaimana Allaah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”(TQS al Ahzab [33]: 33) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hati untuk duduk bersama dengan orang asing, dan tidak bertemu dengan orang-orang yang bukan mahramnya dan jagalah diri ketika berkomunikasi dengan laki-laki yang bukan kerabat terdekat kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat tentang tanggung jawab kalian di dunia ini, karena tugas kita hanyalah menyembah Allah dan berjihad di jalan-Nya. Jangan lupa Jihad yang dilakukan oleh istri sahabat dan bagaimana mereka menyukai hal tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Abdul Mutalib, Sofiah RA mengambil bagian dalam pertempuran di Uhud: ia membawakan air dan mengobati yang terluka. Dia berada di medan perang Uhud bersama-sama dengan keponakan Nabi Muhammad (saw), kakaknya Hamzah RA dan anaknya Zubair RA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usianya lebih dari 60 tahun saat Sofiah RA ambil bagian dalam pertempuran di Khandak. Semua penduduk Madinah keluar untuk perang melawan orang-orang kafir yang mengepung kota. Yahudi tinggal di salah satu sisi Madinah dan Nabi (saw) memiliki kesepakatan dengan mereka dan mereka berjanji tidak akan menghinakan dan mengkhianati umat Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika serangan orang-orang kafir terhadap Islam semakin kuat, orang-orang Yahudi memutuskan untuk melanggar perjanjian itu, kemudian mereka berniat menjadikan para perempuan dan anak-anak Muslim sebagai tawanan. Pada waktu itu umat Islam telah mengumpulkan semua perempuan dan anak-anak di rumah Hassan Ben Sabat. Orang Yahudi mulai menyusup ke rumah itu dan Sofiah RA melihat mereka. Dan kemudian Sofiah RA berkata: “Jika orang-orang Yahudi mengetahui bahwa tidak ada orang di sini, mereka akan mencoba untuk mengambil perempuan dan anak-anak itu sebagai budak.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia mengikat kepalanya, mengencangkan pakaian, mengambil tombak, dan melukai beberapa Yahudi. Setelah itu melepas ikat kepalanya dan melemparkannya ke orang Yahudi lainnya. Kemudian orang-orang Yahudi itu berkata: “Kami sadar bahwa Muhammad SAW tidak akan meninggalkan perempuan dan anak-anak ini tanpa perlindungan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan para Yahudi itu pun gentar dan mengurungkan niat mereka serta meninggalkan rumah itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah lain, tentang Ummul Amarati RA yang bertempur tepat di hadapan Rasulullaah SAW, melindungi beliau SAW hingga ia menerima dua belas tebasan pedang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu orang-orang mukmin tidak pernah enggan untuk berjihad di jalan Allah SWT. Mereka membawakan perbekalan dan mengobati yang terluka. Para perempuan Muslim selalu unggul dengan kesabaran yang dimilikinya. Bahkan hingga mereka kehilangan segalanya. Atas kesabaran mereka, mereka berharap nikmat Allaah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib bagi perempuan muslim untuk bersabar bahkan dalam hal-hal kecil dan bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia berikan. Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:&lt;br /&gt;“Nabi bersabda: “Aku diperlihatkan neraka dan kebanyakan penghuninya adalah perempuan yang tidak tahu berterima kasih “. Saat itu ada sahabat yang bertanya,”Apakah mereka mengingkari Allaah?” (Atau apakah mereka tidak bersyukur kepada Allah?) Dia menjawab , “Mereka tidak berterima kasih kepada suami mereka dan tidak berterima kasih untuk nikmat dan kebaikan (amal perbuatan) yang dilakukan kepada mereka. Jika kamu selalu baik kepada salah satu dari mereka dan kemudian dia melihat sesuatu dalam dirimu yang tidak mereka sukai, maka mereka akan berkata, ‘Saya tidak pernah mendapat perlakuan yang baik darimu.” (Sahih Bukhari 1,28, Sahih Bukhari 2,541) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hindarilah untuk menjadi salah satu dari mereka, para perempuan mukmin. Dan berbahagia dengan apa yang Allah berikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala-orang yang berbuat baik”. (TQS Hud [11]: 115) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga Allaah SWT berfirman:&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (TQS az Zumar [39]: 10) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan muslim selalu ambil bagian sepanjang sejarah tegaknya Islam. Pada hari-hari jihad, perempuan mengambil tempat yang penting di jalan-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai istri-istri Mujahidin! Bertakwalah kepada Allah, jagalah kehormatan kalian dan jangan lupa tentang tanggung jawab kalian di dunia ini. Jangan lupa, bahwa kekuatan perempuan Muslim dapat membantu Jihad dan Mujahidin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya inilah daftar tanggung jawab yang semestinya kalian pikul: &lt;br /&gt;Tingkatkan keimanan dan ibadah kepada Allaah. Setiap perempuan harus mencoba untuk tetap berpegang pada Islam. Cobalah untuk selalu berada di antara orang-orang yang shalih dan berbuat baik.&lt;br /&gt;Berikan lebih banyak perhatian untuk membesarkan anak-anak kalian dalam Islam, meningkatkan cinta mereka kepada Allah, Islam dan jihad; juga pada nabi-Nya SAW, serta mengajarkan mereka Al-Quran dan Sunnah.&lt;br /&gt;Serulah para perempuan dan anak-anak pada Islam.&lt;br /&gt;Jangan pernah enggan menyisakan harta untuk membantu Mujahidin, orang-orang yang terluka, anak yatim, dan janda. Kalian bahkan dapat membantu Mujahidin meski hanya dengan memberikan kaos kaki, senter, topi, dan hal lainnya sesuai kemampuan kalian.&lt;br /&gt;Persiapkan kelompok kecil yang terdiri dari perempuan-perempuan mukmin dengan maksud untuk membantu dalam jihad dan membantu keluarga para syuhada.&lt;br /&gt;Menjahit pakaian dan mengirimkannya pada Mujahidin.&lt;br /&gt;Membantu di wilayah Jihad.&lt;br /&gt;Jika kalian tidak memiliki apapun untuk membantu jihad dengan hal-hal di atas, berdoalah pada malam hari dan mintalah Allaah untuk membantu Mujahidin. Berserahdirilah kepada Allah dan besarkan anak-anak kalian dalam Islam.&lt;br /&gt;Jangan meniru orang-orang kafir, baik dalam pakaian atau apa pun.&lt;br /&gt;Shalatlah tepat waktu, serta tidurlah dan bangunlah tepat waktu.&lt;br /&gt;Jangan bergosip dan menebar fitnah.&lt;br /&gt;Hindarilah fitnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berbahagialah! Pertolongan Allah itu sangat dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar gembira dari Allaah SWT melalui firman-Nya:&lt;br /&gt;“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (TQS an Nur [24]: 55) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui firman-Nya yang lain Allaah SWT berkata:&lt;br /&gt;“Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (TQS al Baqarah [2]: 93 dan 214) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah, karena berjihad adalah sebuah kebaikan. Bertahun-tahun telah berlalu sejak perang bermula, dan musuh-musuh Allah tidak pernah dapat menghentikan jihad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah karena jihad tidak pernah melemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah ketika kalian mendengar tentang operasi yang dilakukan 10 kali oleh Mujahidin tiap harinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin memberitahu kalian pasti akan pulang tidak akan lama lagi. Dengan izin Allah SWT, kalian akan kembali ke rumah-rumah kalian dengan penuh kehormatan dan martabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalian tidak akan kembali ke wilayah Rusia tetapi ke negara Islam Chechnya jika Allah berkehendak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian akan hidup di bawah naungan Al-Quran dan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Besar dan segala kuasa adalah milik-Nya, Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah adalah pemilik setiap kebesaran dan kekuasaan meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu akbar!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara kalian, Mujahidin Chechnya&lt;br /&gt;(Provinsi Nokhchicho dari Imarah Kaukasus) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;– Translated by ar-Rahmah –&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5847079322939852161?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5847079322939852161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/03/dari-mujahidin-chechnya-kepada-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5847079322939852161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5847079322939852161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/03/dari-mujahidin-chechnya-kepada-para.html' title='&lt;center&gt;Dari Mujahidin Chechnya, Kepada Para Muslimah Yang Berjuang Di Jalan Allah&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2550393633433123189</id><published>2010-01-28T18:34:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T06:29:19.355-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Pernyataan Dewan Pimpinan Imarah Islam Afghanistan mengenai Konferensi London</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S2JJotzicPI/AAAAAAAABe0/YxCji2p3tj4/s1600-h/imarah_r190x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431985064401596658" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S2JJotzicPI/AAAAAAAABe0/YxCji2p3tj4/s320/imarah_r190x.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 142px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 190px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dunia tahu bahwa Amerika menyerang secara brutal dan ilegal menyerang Imarah Islam dan bangsa kami pasca 11 September dengan dalih perang melawan terorisme, dan menduduki negeri yang kami tercinta. Kejahatan global ini kemudian memperburuk rakyat kami yang tertindas dan sengsara dengan berbagai masalah dan kesulitan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awan hitam kekejaman dan pelanggaran telah menelan bangsa kami yang tertindas. Rangkaian pembunuhan, pencurian, penodaan nasional dan nilai-nilai agama serta perbuatan-perbuatan keji lainnya bermula di bawah nama demokrasi, rekonstruksi dan hak asasi manusia. Kebrutalan dan barbarisme mendapat tempat di negara ini di bawah nama yang sama, demokrasi dan rehabilitasi, dan pada saat yang sama, dimulailah fase anarki, ketidakamanan, penjarahan, ketidakterhormatan, perdagangan narkoba, korupsi di kalangan pemerintah dan pejabat-pejabatnya. Pedagang barang-barang yang memabukkan, pelanggar hak asasi manusia, orang-orang yang korup, pengkhianat dan perampas hak-hak rakyat pribadi telah merebut kekuasaan (pemerintah). Mereka melakukan pemilihan yang paling memalukan, yang sekarang menjadi pembicaraan di kalangan rakyat karena sarat dengan penipuan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para komandan perang yang ada di bawah kepemimpinan Obama dan Brown ingin menipu masyarakat dunia dengan mengadakan konferensi London, seolah-olah menunjukkan bahwa banyak yang masih mendukung mereka. Dengan demikian mereka berharap dengan hal itu mereka dapat menghindari kemarahan rakyat mereka sendiri. Tentu saja, penyerbuan mereka terhadap negara kami bertentangan dengan semua hukum, norma, dan prinsip-prinsip moralitas. Oleh karena itu, semua rakyat Afghan dan muslim wajib untuk menjaga dan mempertahankan hidup, harta benda, kehormatan, dan nilai-nilai agama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahidin Imarah Islam merupakan anak-anak negeri ini. Mereka tahu betul setiap puncak dan ngarai di negara ini dan siap untuk melakukan pertahanan. Kekalahan dan keburukan akan menjadi nasib para penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu disebutkan bahwa amir Mullah Mohammad Omar (Semoga Allah melindungi beliau) telah dengan jelas mengatakan bahwa kami menginginkan aturan Islam tegak di negara kami. Kami tidak bermaksud untuk membahayakan negara-negara tetangga serta negara-negara lain di dunia, sebagaimana kami tidak ingin mereka membahayakan kami. Kami tidak akan membiarkan tanah kami digunakan untuk melawan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imarah Islam ingin memiliki hubungan yang baik dan positif dengan negara-negara tetangga dalam suasana saling menghormati dan mengambil langkah-langkah luas untuk kerja sama bilateral, pembangunan ekonomi dan masa depan yang sejahtera. Kami ingin siapapun membalas isyarat kami ini dengan maksud serupa. Lebih lanjut, Imarah Islam berkomitmen untuk mengambil langkah bagi terpenuhinya kebutuhan akan pendidikan di negara kami dengan aqidah dan pemahaman Islam serta pengetahuan dunia kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imarah Islam Afghanistan ingin menciptakan suasana yang kondusif tanpa prasangka bahasa dan rasial sehingga siapapun dapat bergandengan tangan satu sama lain dalam bingkai persaudaraan dan persatuan. Dengan demikian, mereka akan menaruh dukungan mereka pada syariat Islam yang sesungguhnya, sebuah perwujudan cita-cita luhur para syuhada, yang menjadi pelindung kehidupan, harta benda, kehormatan, status, dan nilai-nilai agama, serta kebanggaan sejarah nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat menyedihkan bahwa para penyerang yang dipimpin oleh Amerika Serikat telah bertekad untuk berpegang pada pendekatan militer dalam hal ini. Kami ingin mengatakan dengan jelas, jika mereka ingin menyelamatkan diri dari kerugian finansial dan kehilangan nyawa yang lebih banyak, mereka tidak semestinya menipu rakyat dengan ilusi rencana dan strategi mereka, sebagaimana mereka tidak seharusnya membuang-buang waktu yang mereka miliki, atau tidak seharunya pula mereka membuat rakyat kami menghadapi penderitaan dan masalah yang bertubi-tubi. Mereka seharusnya menerima solusi yang diajukan oleh Imarah Islam: penarikan total pasukan dari negara kami. Kami menjamin keselamatan dan keamanan bagi para penyerang dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka benar-benar ingin mengambil ukuran perdamaian untuk memecahkan masalah, mereka harus melepaskan saudara-saudara kami yang menjadi tahanan mereka di penjara-penjara di Afghanistan, Pakistan, Guantanamo dan penjara-penjara lainnya. Mereka seharusnya tidak menahan saudara-saudara kami dalam penjara selama bertahun-tahun melawan semua prinsip-prinsip internasional. Mereka juga seharusnya benar-benar menghapus semua saudara kami dari daftar hitam 'terorisme' dan tidak seharusnya pula mereka mengirimkan lebih banyak pasukan. Mereka harusnya telah memenuhi apa yang mereka sendiri katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua harusnya memahami bahwa konferensi serupa telah diselenggarakan di masa lalu seperti Konferensi Bonne dan konferensi lainnya di Paris dan Tokyo. Terdapat kampanye propaganda besar sebelum pelaksanaan konferensi yang mengatakan bahwa konferensi itu dilakukan dengan pengeluaran yang sangat besar tapi mereka tidak membuahkan hasil apa-apa untuk menyelesaikan masalah rakyat Afghan. Masalah semakin memburuk, bukannya sebaliknya, karena memang konferensi ini tidak diselenggarakan atas keinginan dan aspirasi dari rakyat Afghan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta yang sangat jelas bahwa semua usaha keras ini sia-sia dan akan terus seperti itu sampai ada tekad untuk mencari solusi yang nyata dan urgen bagi masalah kami. Jika isu Afghan ini tidak direnungkan dan dibahas secara realistis dan lagi-lagi mencoba untuk memperpanjang pendudukan militer, ekonomi, budaya dan politik di negara kami, maka konferensi ini tidak akan berbeda dengan konferensi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, kami ingin mengatakan bahwa Jihad dan perlawanan atas kemusliman dan kehormatan orang-orang yang kami cintai  terhadap kekejaman dan kebrutalan dari para penjajah ini semakin tumbuh dari hari ke hari. Para musuh itu tidak akan pernah dapat melemahkan atau menghambat momentum ini dengan mengubah tipu daya dan muslihat mereka. Mereka telah melakukan hal yang sama di masa lalu dan saat ini meerka kembali melibatkan saudara-saudara Muslim, para pemberani, dan kepemimpinan Imarah Islam. Beberapa waktu, mereka mengumumkan bahwa mereka akan menyediakan uang, pekerjaan dan kesempatan untuk memiliki kehidupan yang nyaman di luar negeri, bagi para Mujahidin yang setuju untuk melepaskan aktivitas Jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kira Mujahidin mengangkat senjata untuk mendapatkan uang atau merebut kekuasaan. Anggapan ini tak berdasar dan sangatlah sia-sia. Jika saja tujuan Mujahidin Imarah Islam adalah meraup materi, maka mereka akan melakukannya dan menerima dominasi dari para penjajah itu sejak pertama kali dan akan mendukung mereka. Segala hal akan mereka peroleh: hidup nyaman, uang dan kekuasaan. Tapi Imarah Islam tidak akan pernah menjual keimanan, hati nurani, tanah dan negara ini untuk keuntungan materi dalam kondisi apapun. Permainan jahat itu tidak pernah tercantum dalam sejarah rakyat Afghanistan yang terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penjajah yang kalah itu harus tahu bahwa tipu daya dan muslihat mereka tidak akan pernah berhasil terhadap orang-orang yang mencintai kemerdekaan Afghanistan. Para penyerbu tidak memiliki pilihan lain kecuali mengakhiri pendudukan mereka di negara dan tanah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kamis, 13 Safar 1431/28 Januari 2010&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dewan Pimpinan Imarah Islam Afghanistan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2550393633433123189?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2550393633433123189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/01/pernyataan-dewan-pimpinan-imarah-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2550393633433123189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2550393633433123189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2010/01/pernyataan-dewan-pimpinan-imarah-islam.html' title='&lt;center&gt;Pernyataan Dewan Pimpinan Imarah Islam Afghanistan mengenai Konferensi London&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/S2JJotzicPI/AAAAAAAABe0/YxCji2p3tj4/s72-c/imarah_r190x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-438916792453555856</id><published>2009-12-30T02:21:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T02:25:56.948-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nasihat'/><title type='text'>Risalah Kepada Akhwat Muslimah dari Istri Syaikh Ayman al Zawahiri</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Segala Puji bagi Allah Rabb Semesta Alam, Shalawat dan Salam semoga terlimpah kepada Pemuka Para Rasul Sayyiduna Muhammad SAW dan keluarga beliau beserta para sahabat dan orang-orang yang diberi petunjuk dengan petunjuk beliau dan mengikuti jejak beliau hingga Hari Pembalasan kelak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saudari-saudari ku, Para Akhwat Muslimah yang mulia.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Sudah lama saya merasa terbebani untuk bisa mengungkapkan kepada kalian apa yang sedang dialami oleh Umat Islam saat ini mulai, dari peristiwa-peristiwa besar hingga situasi-situasi yang sulit, akan tetapi keadaan saya dan kalian jauh berbeda. Dan inilah saatnya saya berbicara kepada saudari-saudari ku yang terhormat, akan tetapi akan saya mulai untuk Keluarga dan Sanak Saudara di Negeri kami yang tercinta. Saya katakan kepada mereka : Kami disini dalam keadaan sehat wal afiyat serta dalam naungan nikmat Allah SWT, hati dan jiwa kami selalu bersama kalian walau jarak jauh membentang diantara kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Beginilah dunia, pertemuan dan perpisahan akan senantiasa menyelimuti kita dan kami menganggap saya berada dalam kebenaran sedang kebenaran tersebut telah memanggil kami, sebagaimana Firman Allah Ta’ala :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;وَلاَ تَهِنُوا وَلاَ تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Semoga kita bisa bertemu kembali tak lama lagi Insya Allah karena sesungguhnya kemudahan Allah telah dekat dan jika pertolongan-Nya telah datang maka tidak ada yang bisa menghalanginya dengan izin-Nya Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Dan setelah keluarga dan kerabat, saya tujukan kata-kata saya ini untuk para akhwat terhormat dalam umat Muslim kita yang berharga. Saya khususkan untuk menyebut akhwat kita yang tercinta yang sedang ribath di Tanah Jihad di belahan dunia, dan para ibu kita yang telah mempersembahkan sebagian hati mereka fie Sabilillah dan dalam menolong diennya. Oleh karena itu mereka tak pernah takut dan bosan untuk menolong Dien ini, berapa banyak mereka persembahkan para suami, anak-anak dan saudara, berapa banyak pula mereka diuji fie Sabilillah, maka keadaan kami semua dalam keadaan yang serupa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Para Wanita yang sedang ribath dan berjihad serta diuji fie Sabilillah, mereka mempersembahkan apa yang mereka miliki untuk mereka korbankan akan tetapi –dan Allah lah yang tiada Illah selainNya- semua itu tidak bahkan tidak akan menyurutkan satu langkah pun dalam membela Dien kita ini walaupun apa saja telah kita alami di jalan ini seperti kehilangan orang yang tercinta dan jauh dari sanak saudara, akan tetapi –walaupun begitu- kami tidak mendapatkan kecuali manisnya apa yang kami alami dan ridho terhadap Rabb kami yang telah memuliakan kami dan mensucikan kami dengannya tanpa ibadah lainnya yaitu dengan memberi rizki kami untuk bias berjihad fie sabilillah, membela dien-Nya dan meninggikan kalimat-Nya. Akan tetapi di tengah ujian yang menghadang, kami masih mampu untuk bisa bertahan hidup atas kemulian dan karunia dari Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saudari-saudari ku yang tercinta dan terhormat,,,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Teguh, teguh di jalan ini -jihad- dan kami tidak akan bisa dihentikan oleh kekuatan super power maupun aliansi negara-negara karena Allah Azza wa Jalla bersama kami, Dia lah cukup bagi kami dan kami serahkan semuanya pada-Nya, kami pun tidak akan pernah takut kepada siapapun juga kecuali kepada-Nya SWT. Dan kami&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dengan apa saja yang kami hadapi selama ini –Alhamdulillah- tetap teguh dan gembira dengan apa yang telah dijanjikan Allah SWT dalam firman-Nya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاء وَالضَّرَّاء وَزُلْزِلُواْ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللّهِ قَرِيبٌ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Kemenangan sudah dekat dengan izin Allah, dan Rabb kami tidak akan pernah lalai dengan janji-Nya Insya Allah, entah itu dengan kemenangan maupun dengan Syahadah (Mati Syahid), keduanya lebih manis dari yang lain. Dan kami tidak akan pernah mundur dari membela Dien kami karena itu lebih berharga bagi kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya mengharap kepada Allah untuk diberikan kesabaran bagi kami dan saudari-sadari kami di penjuru dunia –terutama di bumi ribath seperti Palestina, Irak, Chechnya, Afghanistan dan Somalia- serta keteguhan hingga ajal menjemput, entah itu dengan kemenangan maupun Syahadah (Mati Syahid),&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;وَاللّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya ingatkan diri saya sendiri dan para akhwat muslimah yang tercinta terhadap para Shahabiyah Mukminah yang berjihad dan berhijrah, mereka lah sebaik-baik tauladan bagi kita, dari merekalah kami mencontoh dan dengan mereka lah kami menghibur diri karena berapa banyak ibroh dan ketetapan yang bisa kita ambil dari siroh mereka harum. Mereka tidak pernah mundur dan bosan dalam mengabdi kepada Dien kita ini dan kami –Insya Allah- dalam jalan mereka. Sebaik-baik tauladan bagi kami adalah Sayyidah Khodijah ra. Saat beliau menolong Rasulllah SAW dalam menjalankan dakwahnya dan berkata : “Demi Allah, Allah tidak akan pernah menghinakanmu selamanya karena engkau adalah orang yang menyambung tali silaturahmi, berkata jujur, menolong yang lemah dan membela kebenaran”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Begitu pula Sayyidah Shofiyah ra, beliau adalah wanita yang pemberani, saat Kaum Yahudi melewati sebuah benteng kaum muslimin dan kemudian mengepungnya sedangkan ketika itu kaum muslimin sedang menghadapi musuh-musuh mereka di garis depan, maka beliau ra segera turun dan membunuh seorang Yahudi dengan sebuah tongkat tanpa ada rasa takut dan cemas. Sungguh beliau ini lebih pemberani dari pada kebanyakan para lelaki pada zaman ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Begitu pula Sayyidah Ummu ‘Imaroh ra saat melindungi Rasulullah SAW pada Perang Uhud&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan terluka dengan 12 luka serta terputus tangan beliau ketika Perang Yamamah dengan 11 luka di selain tangan beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Maka dari mereka lah kami mencontoh dalam membantu suami-suami kami untuk menegakkan kebenaran serta dalam keberanian dan pengorbanan karena kami tidak takut kepada siapapun kecuali hanya Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Adapun Risalah saya yang kedua, saya tujukan kepada Para Akhwat Muslimah yang ditahan di Penjara-Penjara Thoghut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya katakan kepada mereka :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Kalian berada dalam hati kami dan tidak akan pernah kami lupakan karena Insya Allah kami tidak akan menyurutkan kesungguhan kami untuk membebaskan kalian. Kalian adalah harga diri kami dan kami adalah saudari kalian yang tidak akan pernah menyerah selamanya dan Allah mengetahui bahwa kami senantiyasa berdoa supaya Allah menjaga kalian dari segala kejahatan dan keburukan serta membebaskan kalian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: left; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Risalah yang ketiga ini saya tujukan kepada seluruh kaum Muslimah di Dunia: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Pertama-tama saya serukan kepada mereka untuk senantiyasa beriltizam kepada Hukum-hukum Islam secara keseluruhan karena di dalamnya ada kebahagiaan di dunia dan kemenangan di akhirat dan khususnya untuk beriltizam terhadap hijab, karena itu adalah pertanda seorang Muslimah yang mengabdi kepada Rabbnya dan taat terhadap perintah-perintah Nya dan jika ia meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah taat kepada syaithon, sebagaimana kalian ketahui wahai para akhwat Muslimah sesungguhnya penentangan terhadap hijab adalah termasuk peperangan besar yang terjadi anata Islam dan kafir. Orang-orang kafir yang jahat itu menginginkan agar para wanita melepaskan diennya dan yang pertam-tama bisa melepaskan oleh seorang wanita adalah penampilan dan pelindungnya, karena jika seorang wanita sudah bisa lepas dari penampilan dan pelindungnya maka dengan mudah akan melepaskan pula dien nya yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Maka wajib bagi seorang wanita Muslimah untuk memperhatikan hal ini baik-baik. Sebagaimana kalian ketahui pula wahai para akhwat Muslimah bahwa barat tidak menginginkan kalian tidak lain hanya untuk menjadikan kalian barang dagangan yang bisa dijual dan menghapus cirri khas keislaman dari diri kalian. Dan hijab bagi seorang wanita muslimah adalah ciri khas pertama dari ciri-ciri keislaman yang ada karena didalamnya ada kehormatan, kesucian dan pelindung kalian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Dunia Barat kafir tidak menginginkan kalian beriltizam terhadap hijab karena iltizamnya seorang wanita terhadap hijab akan bisa menyingkap kebobrokan mereka dan menghinakan akhlak mereka serta melemahkan perkumpulan mereka, maka kemudian Barat Kafir tersebut mulai memperdagangkan para wanita dan menggambarkan bahwa seorang wanita itu adalah barang dagangan yang murah dan bagi mereka wanita itu tidaklah terlindungi dan tidak pula terhormat akan tetapi wanita itu bagi mereka adalah sarana dalam bisnis kotor dan kemaksiatan. Na’udzubillah mindzalik dari ini semua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Ketahuilah bahwa seorang Wanita Muslimah yang berhijab itu terlindungi kesuciannya dan terhormat di dalam maupun di luar rumah, ia adalah permata yang tersembunyi dan mutiara yang berharga, sebagaimana dalam firman Allah SWT :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Ini adalah firman Allah Azza wa Jalla kepada Rasul-Nya SAW untuk menasehati istri-istri beliau, putri-putri beliau dan kaum muslimah sekalian , maka oleh karena itu wajib bagi kita wahai saudariku mukminah untuk beriltizam kepada hijab syar’ie dan itu lebih baik bagi kita dalam dien maupun kehidupan dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Kedua kalinya saya wasiatkan kepada saudariku muslimah untuk mendidik anak-anak mereka untuk taat kepada Allah SWT dan mencintai Jihad fie sabilillah serta memotivasi para ikhwan, para suami dan anak-anak untuk mempertahankan tanah kaum muslimin dan kekayaannya serta mengembalikannya dari tangan para penjarah yang telah menjarah negeri-negeri kaum muslimin dan merampas kekayaannya, begitu pula untuk menyadarkan umat islam untuk berlepas diri dari orang-orang ingin bersekutu dengan musuh dan orang-orang yang lalai di bumi Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Saya wasiatkan kepada mereka juga untuk membantu para mujahidin dengan doa dan harta serta membantu mujahidin yang terluka dan para tawanan dengan harta dan penghidupan bagi anak-anak dan istri-istri mereka karena mereka sangat membutuhkan orang-orang yang membantu kebutuhan hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya ingatkan para akhwat deangan sabda Nabi SAW :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;"الصَّوْمُ جُنَّةٌ وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ"&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;(&lt;a name="_ftnref1" href="http://www.muslimdaily.net/artikel/ringan/4742/risalah-kepada-akhwat-muslimah-dari-istri-syaikh-ayman-al-zawahiri#_ftn1" title="_ftnref1"&gt;&lt;span&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya ingatkan pula dengan sabda Nabi SAW :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ"&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;(&lt;a name="_ftnref2" href="http://www.muslimdaily.net/artikel/ringan/4742/risalah-kepada-akhwat-muslimah-dari-istri-syaikh-ayman-al-zawahiri#_ftn2" title="_ftnref2"&gt;&lt;span&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saya tekankan pula bagi para akhwat Muslimah di belahan dunia bahwa peranan wanita Muslimah sangatlah penting sekali dalam amal Islami, karena wanita itu adalah saudara kandung para lelaki, maka wajib bagi bagi wanita Muslimah untuk berusaha bersama para lelaki untuk membela dien dan bangsanya dengan jiwanya, apabila belum mampu maka dengan hartanya dan jika belum mampu maka dengan dakwah di jalan diennya yaitu dengan berdakwah kepada para akhwat Muslimah di masjid-masjid, di sekolah, pesantren dan rumah, jika belum mampu juga bisa lewat media internet, kalian bisa berdakwah dengan menulis di dalamnya dan menyebarkannya serta menyebarkan dakwah-dakwahnya para mujahidin dan insya Allah akan sampai dan akan kalian dapati telinga-telinga yang mendengarkan serta hati-hati yang berteriak. Maka saya berharap dari kalian wahai para akhwat muslimah untuk tidak mundur dan bosan-bosannya untuk membela dien kita ini dengan wasilah apapun jua semampu kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Sering kali ada pertanyaan tentang apa peran para wanita dan jihad sekarang ini, maka saya katakan : Sesungguhnya jihad (pada hari ini -pent.) adalah Fardhu ‘Ain bagi setiap Muslim dan Muslimah, akan tetapi jalan untuk menuju peperangan bukanlah hal yang mudah bagi wanita karena dibutuhkan adanya mahrom karena seorang Muslimah itu wajib harus beserta mahromnya apabila dalam perjalanan hingga kembali, akan tetapi kita pun tetap harus membela dien kita ini dengan berbagai macam jalan yang ada, dan kita harus mempersiapkan diri kita dalam menolong para Mujahidin, apapun yang mereka butuhkan dari kita, kita harus siap memenuhinya, entah itu berupa bantuan dengan harta, pelayanan bagi mereka, bantuan berupa informasi, pendapat dan ikut serta dalam peperangan ataupun bahkan hingga Amaliyah Istisyhadiyah. Berapa banyak Para Muslimah yang melakukan Amaliyah Istisyhadiyah di Palestina, Irak, dan Chechnya hingga bisa menewaskan para musuh dan mengantarkan mereka kepada kekalahan. Kami berharap semoga Allah menerima amalan mereka dan mendapatkan kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Akan tetapi peran kita yang terpenting adalah –semoga Allah menerima amalan kita ini- menjaga Para mujahidin yaitu dengan menjaga anak-anak mereka, tempat tinggal mereka dan rahasia-rahasia mereka, serta membantu mereka dengan memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Ketahuilah bahwa para akhwat yang sedang hijrah disini –bagi Allah lah segala puji dan anugerah- mereka sedang menjalankan peranan yang besar dalam ruang lingkup hal ini. Mereka senantiasa diselimuti kesabaran, keteguhan, keberanian, zuhud terhadap dunia dan cinta akan akhirat yang mereka dambakan di tengah kesempitan hidup yang mereka hadapi yang berupa kehilangan suami, anak dan orang tua, tempat tinggal yang berpindah-pindah, bahkan sebagian mereka ada yang diuji dengan menjadi tawanan, akan tetapi mereka tetap sabar dan mengharap kepada Allah semata, bagi Allah lah segala puji dan anugerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Sebagai penutup saya ingatkan para akhwat sekalian bahwa ajal dan rizqi itu sudah tertulis di sisi Allah dan jihad itu tidak mempercepat ajal maupun mengurangi rizqi. Sesungguhnya jihad pada hari ini menjadi Fardhu ‘Ain, karena musuh bule kafir telah menjajah negeri kaum Muslimin dan tempat suci yang tiga (Makkah, Madinah dan Al-Aqsha –pent.) dibawah kontrol dan jajahan mereka, begitu juga kaum muslimin telah dikuasai oleh Penguasa Murtad, sedangkan Para Ulama telah berijma’ tentang wajibnya menumbangkan kemurtadan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Sebagaimana perkataan Syahidul Islam –sebagaimana kita harapkan- Asy Syaikh Abdullah Azzam rahimahullah bahwa sesungguhnya jihad hukumnya telah menjadi Fardhu ‘Ain bagi seluruh Umat Islam sejak jatuhnya kekuasaan di Andalusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Begitu pula para komandan mujahidin juga menyerukan kepada Umat Islam untuk berangkat ke medan-medan Jihad, maka bagi kita kaum muslimah yang tercinta supaya jangan sampai ketinggalan dalam melaksanakan kewajiban Syar’ie ini, serta mengobarkan semangat jihad kepada yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Saya kabarkan kepada kalian bahwa jihad ini sedang berada dalam kemenangan dan kesuksesan dan ketahuilah bahwa media barat yang walaupun memberikan pernyataan tentang kerugian armada salibis dan Yahudi di banyak medan-medan jihad akan tetapi sesungguhnya hal itu adalah sebagian kecil dari yang sebenarnya serta menyembunyikan sebagian besar fakta yang ada, maka hendaklah kalian berpedoman kepada media mujahidin yang memberikan fakta langsung dari lapangan serta menyingkap kebohongan media barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; Dan inilah kami di depan kalian yang masih diberikan kehidupan dan menunjukkan ketidakberdayaan para salibis. Jauh sebelum delapan tahun yang lalu sejak dimulainya Perang Salib, kami masih –dengan izin Allah- bisa berjihad dari Chechnya hingga Maghrib Islami (Maroko), maka bertaqwalah kalian dengan pertolongan Allah yang telah berfirman dalam kitab-Nya yang mulia :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: right; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;الَّذِينَ آمَنُواْ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَالَّذِينَ كَفَرُواْ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُواْ أَوْلِيَاء الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Kemudian saya serahkan kalian dalam penjagaan Allah dan lindungan-Nya dan akhir kata Segala Puji bagi Allah Rabb Semesta Alam dan Salawat Allah teruntuk Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Saudari kalian fillah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Umaimah Hasan Ahmad Muhammad Hasan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Istri saudara kalian Ayman Adh Dhowahiri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Berdoalah untuk ikhwan kalian Mujahidin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Persembahan saudara kalian di :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" spid="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="logo_for_word" style="'width:116.25pt;height:93.75pt;visibility:visible'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\zax\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title="logo_for_word" chromakey="white"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: normal; direction: ltr; unicode-bidi: embed;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';"&gt;Sumber : Media Pusat Al Fajr&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;hr /&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;div id="ftn1"&gt;  &lt;p style="margin: 0in 22.7pt 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: -22.7pt; line-height: normal;" dir="rtl" class="MsoFootnoteText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 22.7pt 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: -22.7pt; line-height: normal;" dir="rtl" class="MsoFootnoteText"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 22.7pt 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: -22.7pt; line-height: normal;" dir="rtl" class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Lotus Linotype'; color: black;"&gt;(&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="vertical-align: baseline;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Lotus Linotype'; color: black;"&gt;Diriwayatkan oleh At Tirmidzi, beliau berkata : Hadist Hasan Shohih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Lotus Linotype'; color: black;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0in 22.7pt 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: -22.7pt; line-height: normal;" dir="rtl" class="MsoFootnoteText"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div id="ftn2"&gt;  &lt;p style="margin: 0in 22.7pt 0.0001pt 0in; text-align: justify; text-indent: -22.7pt; line-height: normal;" dir="rtl" class="MsoFootnoteText"&gt; &lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Lotus Linotype'; color: black;"&gt;(&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="vertical-align: baseline;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Lotus Linotype'; color: black;"&gt;Diriwayatkan Bukhori&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt; Download versi &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7948800/emah.doc.html"&gt;DOC disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;http://www.ziddu.com/download/7948800/emah.doc.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-438916792453555856?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/438916792453555856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/12/risalah-kepada-akhwat-muslimah-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/438916792453555856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/438916792453555856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/12/risalah-kepada-akhwat-muslimah-dari.html' title='&lt;center&gt;Risalah Kepada Akhwat Muslimah dari Istri Syaikh Ayman al Zawahiri&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7245628243661484068</id><published>2009-12-03T02:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T02:54:01.182-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Mengenai Strategi Baru Obama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SxeYr2FovhI/AAAAAAAABFs/2ff5A1Ihu5w/s1600-h/Buzkashi-Afghanistan_r190x.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 190px; height: 126px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SxeYr2FovhI/AAAAAAAABFs/2ff5A1Ihu5w/s320/Buzkashi-Afghanistan_r190x.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410961356329893394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;KABUL &lt;/strong&gt;- Obama pada akhirnya memukul palu untuk memfinalkan keputusan atas strategi barunya di Afghanistan yang telah larut dalam perdebatan, keraguan dan ketidakpastian selama berbulan-bulan. Namun, keputusan penambahan sekitar 30.000 pasukan tersebut, justru tidak pernah menggentarkan mujahidin Afghanistan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketegasan sikap itu diperlihatkan melalui pernyataan Imarah Islam Afghanistan yang dipublikasikan melalui beberapa situs pada Rabu (2/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut isi pernyataan tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Mengenai Strategi Baru Obama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;15 Dzulhijjah 1430 H / 2 Desember 2009&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Pengasih&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Amerika Serikat, Barack Obama telah mengumumkan strategi barunya setelah disibukkan selama berbulan-bulan. Inti dari strategi tersebut memperlihatkan bahwa Obama beserta kawanannya telah mengabaikan kebutuhan dan keinginan rakyat Amerika, dan strategi ini telah dirumuskan di bawah tekanan beberapa jendral Pentagon, kalangan neo-konservatif dan segelintir orang kaya Amerika untuk melindungi kepentingan mereka. Karena itu strategi kolonialisme ditujukan untuk mengamankan kepentingan para kapitalis Amerika dan tampaknya memiliki rencana jahat yang lebih luas dan berkelanjutan bukan hanya bagi Afghanistan, tapi juga untuk seluruh wilayah kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini tentu saja bukan hal baru dalam strategi Obama, dan tidak pernah memberikan solusi untuk masalah Afganistan. Obama ingin membunuh dua burung dengan hanya sebuah batu. Ia ingin mengurangi kepekaan rakyat Afghan terhadap gelombang penambahan 30.000 pasukannya dengan dalih bahwa mulai tahun 2011 pasukan salibis itu akan ditarik dari Afghanistan. Ia juga berniat untuk mereduksi perlawanan publik Amerika (atas penambahan pasukan) dan memberikan dorongan kepada sekutu-sekutu internasionalnya untuk mengirim lebih banyak pasukan. Tapi siasat ini tidak akan pernah berhasil. Penggemukan pasukan salibis tersebut hanya akan berakibat terhadap semakin meningkatnya korban jiwa di pihak mereka. Demikian pula, masyarakat dunia, terutama rakyat Afghanistan dan Amerika sekarang mengetahui kenyataan yang sebenarnya dan mereka tidak akan bisa lagi ditipu oleh omong kosong Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang sejarahnya, mujahidin Afghanistan belum pernah bisa ditaklukkan melalui kebohongan, kesenangan semu, kekuasaan, dan penguatan militer dari pihak asing. Oleh karena itu, penguatan pasukan Amerika dan taktik lainnya tidak akan berpengaruh untuk membuat mujahidin lebih memilih mendapatkan status quo. Namun penguatan tersebut hanya akan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mujahidin untuk memulai serangan. Di sisi lain, langkah AS itu hanya akan memperparah krisis ekonomi Amerika yang sudah berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan Obama untuk meningkatkan dan melatih lebih banyak tentara dan polisi bagi Administrasi Kabul adalah sia-sia saja dan tidak akan pernah memberikan hasil apa-apa. Rakyat Afghan yang sangat mencintai Islam dan menginginkan kemerdekaan menganggap bahwa Administrasi Kabul serta militer yang tunduk di bawah ini pemerintah yang korup itu sebagai wajah lain dari para penjajah. Pandangan semacam itulah yang telah mengakibatkan kerugian besar bagi penjajah salibis. Rakyat Afghanistan dan masyarakat dunia melihat bahwa semakin banyak AS dan sekutu-sekutunya itu menambah jumlah pasukan dan mempercepat pelatihan pasukan, semakin besar pula peluang mujahidin mendapatkan kekuatan dan menyebarkan pengaruh. Lebih jauh lagi, dukungan rakyat terhadap mujahidin telah meningkat pesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak memiliki basis di Pakistan, sebagaimana kami juga tidak memerlukan basis di wilayah-wilayah lainnya di luar Afghanistan. Kami memiliki kendali yang luas di negeri ini dan tidak sedang menghadapi masalah apapun yang berkaitan dengan aktivitas dan tempat tinggal kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengangkat isu tentang keberadaan kami di Pakistan untuk mengalihkan perhatian (dunia) dari kemampuan dan perlawanan kami yang sangat kuat di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imarah Islam Afghanistan telah sering mengatakan bahwa kami tidak pernah punya niat untuk merugikan siapapun. Oleh karena itu, kehadiran pasukan penjajah asing di Afghanistan tidak ada hubungannya dengan keamanan dunia. Entah sudah berapa kali Obama menyerukan perang ini, kebutuhan akan perang ini, sebagai perang untuk pertahanan Barat dan beberapa kali juga ia menyebutnya sebagai perang yang dilancarkan untuk keamanan dunia. Ini hanyalah upayanya untuk memobilisasi opini dunia agar mendukung perang ini, mendorong negara-negara lainnya untuk membenarkan invasi ilegalnya, dan menggunakan negara-negara lain untuk meraup keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahidin Imarah Islam telah menyiapkan strategi yang lebih besar dan telah siap untuk melakukan perlawanan yang kuat dalam rangka menggagalkan upaya persekongkolan yang ilegal, anti-Islam dan anti-Afghanistan tersebut, serta menghadang mereka di setiap bagian dari negara ini dengan kekuatan penuh dan pantang menyerah. Mujahidin memiliki semangat yang tinggi dan kesiapan lengkap, serta yakin bahwa strategi baru Obama akan gagal seperti strategi-strategi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menganggap perlu untuk mengingatkan penguasa Amerika, jika Anda tetap bertahan dengan kebijakan agresif Anda, maka Amerika akan hancur dengan sendirinya karena mempertahankan penjajahan di Afghanistan. Sejarah para penjajah yang sombong ini sering membuktikan fakta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin menunjukkan bahwa kaum muslim Afghanistan mau mengorbankan kehidupan dan semua yang mereka miliki dengan sukarela tetapi tidak pernah mau sedikitpun menyerahkan keimanan dan keinginan mereka untuk merdeka. Anda telah melihat reaksi rakyat Afghan ini dalam bentuk pergolakan Islam nasional sebagai jawaban atas penembakan buta, penyiksaan brutal, operasi dan penggemukan besar-besaran selama delapan tahun ini. Dan sepertinya Anda harus menunggu reaksi yang lebih parah dalam beberapa tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imarah Islam Afghanistan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7245628243661484068?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7245628243661484068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/12/pernyataan-imarah-islam-afghanistan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7245628243661484068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7245628243661484068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/12/pernyataan-imarah-islam-afghanistan.html' title='&lt;center&gt;Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Mengenai Strategi Baru Obama&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SxeYr2FovhI/AAAAAAAABFs/2ff5A1Ihu5w/s72-c/Buzkashi-Afghanistan_r190x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-1193574305523687784</id><published>2009-11-25T18:29:00.000-08:00</published><updated>2009-11-25T18:31:44.755-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Khutbah Idul Adha 1430 H: Tunduk dan Berkorban Demi Tegaknya Syariah dan Khilafah</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;       &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt; font-family: traditional arabic;"&gt;الله أكبر ×٩  ولله الحمد.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt; font-family: traditional arabic;"&gt;إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلَِّ عَلَى حَبِيْبِنَا الْمُصْطَفَى وَعَلىَ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ دَعَا بِدَعْوَتِهِ إِلىَ يَوْمِ الْقِيَامَةْ. قَالَ تَعاَلَى فِي كِتَابِهِ، وَهُوَ أَصْدَقُ الْقَائِلِيْنَ:( إِنّا أَعطَينٰكَ الكَوثَرَ ﴿١﴾ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانحَر ﴿٢﴾ إِنَّ شانِئَكَ هُوَ الأَبتَرُ ﴿٣﴾ ). فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Allâhu Akbar 3X wa lil-Lâh al-&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;amd, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ma’âsyira al-Muslimîn ra&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;imakumul-Lâh&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ini kaum Muslimin di seluruh dunia kembali merayakan hari raya Idul Adha. Di hari yang agung ini, kaum Muslimin menggemakan &lt;em&gt;takbîr, ta&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;mîd, tashbî&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;tahlîl&lt;/em&gt;; berbondong-bondong menunaikan shalat Id dan mendengarkan khutbah, kemudian diteruskan dengan penyembelihan dan pembagian hewan kurban. Selama hari tasyriq, alunan kalimat &lt;em&gt;thayyibah&lt;/em&gt; itu pun masih akan terus terdengar. Pada saat yang sama di tanah Haram, jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul memenuhi panggilan Allah, bersama-sama menunaikan ibadah haji dengan segala rangkaian manasiknya. Mereka berbaur menjadi satu tanpa dibatasi sekat kebangsaan, warna kulit dan aliran.&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Realitas ini menunjukkan bahwa sesungguhnya umat ini adalah umat yang satu. Umat yang diikat dengan akidah yang sama, akidah Islam; dan diatur dengan hukum yang sama, yaitu hukum Islam; memiliki kitab yang sama, al-Quran; dan menghadap kiblat yang sama; Baitullah al-Haram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sayangnya, persatuan itu hanya sesaat dan terbatas dalam perkara ibadah ritual. Di luar itu, kondisib mereka amat memprihatinkan. Pertikaian, konflik, hingga pertumpahan darah sesama umat Islam masih menjadi problem serius yang belum teratasi. Ukhuwah Islamiyyah yang diperintahkan masih sebatas seruan dan persatuan baru menjadi dambaan. Mengapa ini bisa terjadi?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabnya: Karena umat Islam saat ini tidak lagi hidup dalam satu kepemimpinan dan satu institusi negara. Padahal, selain dipersatukan oleh akidah, hukum, rasul, kitab, dan kiblat yang sama, umat Islam juga diwajibkan agar hidup dalam satu kepemimpinan dan satu institusi negara. Itulah khalifah, yang memerintah dengan syariah dalam satu wadah daulah Khilafah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ma’âsyira al-Muslimîn rahimakumul-Lâh&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya masalah kesatuan umat dalam kepemimpinan dan institusi negara ini merupakan masalah yang amat penting. Sedemikian pentingnya hingga perkara tersebut ditetapkan sebagai salah satu &lt;em&gt;al-q&lt;/em&gt;&lt;em&gt;adhiyyah &lt;/em&gt;&lt;em&gt;al-&lt;/em&gt;&lt;em&gt;mashîriyyah &lt;/em&gt;(perkara utama) umat ini. Yakni, perkara yang mempertaruhkan hidup dan mati. Siapa pun yang berani memecah belah kesatuan umat dalam kepemimpinan ini harus ditindak tegas. Rasulullah saw bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: traditional arabic;"&gt;مَنْ أَتَاكُمْ وَأَمْرُكُمْ جَمِيعٌ عَلَى رَجُلٍ وَاحِدٍ يُرِيدُ أَنْ يَشُقَّ عَصَاكُمْ أَوْ يُفَرِّقَ جَمَاعَتَكُمْ فَاقْتُلُوهُ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Siapa saja yang datang kepada kamu sekalian —sedangkan urusan kalian berada di tangan seorang (khalifah)— kemudian dia hendak memecah-belah kesatuan dan jama’ah kalian, maka bunuhlah dia &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(HR Muslim)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadits ini amat jelas menunjukkan wajibnya umat Islam berada dalam satu kepemimpinan. Ketika mereka berada dalam satu jama’ah, di bawah kepemimpinan seorang khalifah, lalu ada orang lain yang datang ingin memecah persatuan dan jama’ah mereka, maka wajib dijatuhkan sanksi tegas: hukuman mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita semua telah menyaksikan betapa sengsaranya umat Islam ketika tidak hidup dalam satu kepemimpinan khilafah. Setelah tiga belas abad hidup dalam satu institusi daulah, kini kaum Muslim terpecah-belah dalam puluhan negara kecil. Umat yang dulu disegani ini pun berubah menjadi umat yang lemah. Keadaan ini diperparah oleh sikap rezim di negeri-negeri Islam yang tidak peduli terhadap Islam dan umatnya. Akibatnya, meskipun kaum kafir telah nyata-nyata menampakan permusuhan terhadap kaum Muslim, menumpahkan darah, menguras harta kekayaan, dan menginjak-injak kehormatan mereka, para penguasa itu hanya diam. Bahkan ketika Rasulullah saw dilecehkan dalam gambar-gambar kartun, al-Quran dihinakan dan mushafnya dimasukkan ke dalam WC di penjara Guantanamo, Islam dicerca sebagai agama teroris, dan Masjid al-Aqsha dikangkangi, dibakar, dan hendak dirobohkan oleh kaum kafir Yahudi, para penguasa itu pun tidak merasa terusik. Kondisi umat Islam benar-benar laksana buih yang diombang-ambing oleh gelombang. Sungguh amat menyedihkan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Allâhu Akbar 3X wa lil-Lâh al-&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;amd, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap hari raya Idul Adha, kita selalu diingatkan kisah tentang ketundukan, ketaatan, dan pengorbanan Nabi Ibrahim as dan putranya dalam menjalankan perintah Allah Swt. Ketika Nabi Ibrahim as diperintahkan untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail as, keduanya segera bergegas melaksanakan perintah Allah. Tak tampak sama sekali keraguan, keengganan, apalagi penolakan. Keduanya dengan ikhlas menunaikan perintah Allah Swt, meski harus mengorbankan sesuatu yang paling berharga dan dicintai. Ibrahim rela kehilangan putranya, dan Ismail pun tak keberatan kehilangan nyawanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketundukan dan pengorbanan sesungguhnya telah menjadi tabiat para kekasih Allah (&lt;em&gt;khalilu-Llah&lt;/em&gt;). Dalam menyebarkan risalahnya, &lt;em&gt;Qudwatun&lt;/em&gt;â &lt;em&gt;wa uswatunâ &lt;/em&gt;Rasulullah saw telah mempertaruhkan semua yang dimilikinya. Meskipun mendapatkan berbagai penentangan dan perlawanan, sama sekali tidak membuat beliau mundur. Bahkan beliau bersumpah tidak akan berhenti berjuang hingga Islam dimenangkan atau beliau binasa karenanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketundukan dan pengorbanan juga ditunjukkan oleh para sahabat. Lihatlah, peristiwa heroik yang ditunjukkan oleh generasi awal umat terbaik ini. Antara lain Muhaishah, sahabat Rasulullah saw yang mengikuti perintah baginda untuk membunuh seorang Yahudi dalam sebuah peperangan. Yahudi yang dibunuhnya itu tak lain adalah pedagang yang biasa memberi pakaian kepadanya. Kakak Muhaishah, yang belum memeluk Islam, yaitu Huwaishah marah kepada Muhaishah, adiknya, seraya memukul dan menghardiknya, &lt;em&gt;“Apakah kamu membunuhnya? Demi Allah, makanan di dalam perutmu itu berasal dari hartanya.” &lt;/em&gt;Muhaishah pun menjawab, &lt;em&gt;“Demi Allah, sekiranya orang yang memerintahkan aku untuk membunuhnya, memerintahkan aku untuk membunuhmu, pasti aku akan penggal lehermu.” &lt;/em&gt;Huwaishah bertanya lagi dengan nada heran, &lt;em&gt;“Demi Allah, kalau Muhammad memerintahkan kamu membunuhku, kamu akan membunuhku?” &lt;/em&gt;Muhaishah menjawab dengan tegas, &lt;em&gt;“Benar.” &lt;/em&gt;Padahal, kita adalah kakak-beradik. &lt;em&gt;Allahu Akbar. &lt;/em&gt;Inilah manifestasi ketaatan generasi emas para sahabat Rasulullah saw.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ma’âsyira al-Muslimîn rahimakumul-Lâh&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bercermin pada ketundukan mereka, kita pun patut bertanya kepada diri kita: Sudahkah kita memiliki ketaatan total kepada Allah dan Rasul-Nya? Tunduk dan patuh pada setiap perintah dan larangan-Nya? Atau sebaliknya, kita hanya mau tunduk kepada sebagian, namun menolak sebagian yang lain?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika diperintahkan shalat, puasa, atau haji, barangkali kita segera bergegas mengerjakannya. Ketika dilarang berzina, mencuri, atau memakan babi, kita pun tak keberatan meninggalkannya. Semua ketetuan itu kita terima, tanpa sedikit pun mempersoalkan mengapa semua itu diwajibkan atau diharamkan. Akan tetapi, ketika diperintahkan Allah Swt untuk menerapkan syariah-Nya dalam bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan pidana mengapa di antara kita masih ada yang mempertanyakan, merasa keberatan, bahkan menyatakan penolakannya? Mengapa itu bisa terjadi? Bukankah akidah yang kita yakini menuntut kita untuk memiliki ketundukan dan ketaatan total kepada seluruh syariah-Nya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah kita tidak tahu bahwa beriman kepada sebagian dan ingkar sebagian lainnya dapat mengantarkan pelakunya kepada kekufuran, mendapatkan kehinaan di dunia, siksa yang peduh di akhirat? &lt;strong&gt;(lihat QS al-Baqarah [2]: 85, al-Nisa [4]: 150-151) . &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah kita juga tidak sadar dengan kalimat &lt;em&gt;taw&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;îd&lt;/em&gt;&lt;em&gt; — &lt;/em&gt;&lt;em&gt;lâ ilâha illal-Lâh&lt;/em&gt;&lt;em&gt; — &lt;/em&gt;yang kita ucapkan berulang-ulang itu? Ketahuilah, bahwa kalimat &lt;em&gt;taw&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;îd&lt;/em&gt; itu bukan hanya berisi pengakuan tentang keesaan Allah Swt semata. Namun di dalamnya terkandung ikrar bahwa Allah Swt adalah satu-satunya &lt;em&gt;Ilâh &lt;/em&gt;yang haq. Dialah satu-satunya Dzat yang berhak dan wajib disembah, diibadahi, dan ditaati. Konsekuensinya, kita harus tunduk dan patuh terhadap seluruh hukum-Nya. Ucapan yang keluar dari seorang Mukmin dalam merespon semua seruan-Nya hanyalah &lt;em&gt;sami’nâ wa atha’nâ. &lt;/em&gt;Allah Swt berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: traditional arabic;"&gt;إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung&lt;/em&gt;&lt;strong&gt; (QS al-Nur [24]: 51). &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Allâhu Akbar 3X wa lil-Lâh al-&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;amd, &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita juga patut bertanya: sejauh manakah pengorbanan kita dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Swt? Sudahkah kita sanggup merelakan harta, jabatan, keluarga, bahkan jiwa dan raga kita demi menegakkan agama-Nya? Atau justru sebaliknya, kita masih merasa berat dan enggan melakukannya. Jangankan nyawa, berkorban dengan sedikit tenaga, pikiran, harta, dan waktu saja, kadang masih terasa sulit. Mengapa ini bisa terjadi? Bukankah kita dituntut untuk meletakkan kecintaatan kepada Allah Swt, Rasul, dan jihad di jalan-Nya melebihi segalanya &lt;strong&gt;(lihat QS &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;al-Taubah [9]: 24).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara kiat memupuk jiwa mudah berkorban adalah dengan memperkokoh keimanan kepada akhirat. Bahwa besarnya pengorbanan yang kita berikan di dunia, jauh lebih kecil dibandingkan dengan balasan yang bakal kita terima: surga beserta ragam kenikmatan di dalamnya. Sebaliknya, kesenangan mengabaikan perintah Allah Swt dan rasul-Nya hanya akan menjerumuskan pelakunya kepada siksa neraka yang amat dahsyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keyakinan inilah yang mampu menjadikan kaum Muhajirin terasa ringan melangkahkan kaki meninggalkan harta dan keluarga untuk berhijrah ke Madinah. Keyakinan ini pula yang membuat kaum Anshar bersedia menyerahkan kekuasaannya kepada Rasululalh saw dan menerima saudaranya dari kalangan Muhajirin dengan rasa cinta. Juga karena keyakinan ini, kaum Muslim bersemangat melakukan &lt;em&gt;futû&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;h&lt;/span&gt;ât &lt;/em&gt;sehingga wilayah kekuasaan Islam terbentang luas dalam waktu yang amat cepat.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ma’âsyira al-Muslimîn rahimakumul-Lâh&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telah 88 tahun umat Islam hidup tanpa Khilafah. Padahal, umat Islam hanya diberikan masa tenggang selama tiga hari hidup tanpa khalifah. Ini berarti, kewajiban mengangkat khalifah telah jauh melampaui batas waktu yang diperbolehkan. Keadaan ini harus melecut semangat kita untuk berjuang menegakkannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, inilah saatnya kita berkorban. Tampil ke depan membawa panji-panji Islam. Berjuang dengan segenap daya dan kemampuan menyongsong kemenangan yang dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hari ini kita diperintahkan berkurban, semestinya menjadi &lt;em&gt;ibrah&lt;/em&gt;, dalam memberikan pengorbanan kita yang lain. Tidak hanya berhenti pada penyembelihan kambing, sapi, atau unta. Namun pengorbanan harta, waktu, jiwa dan raga kita demi tegaknya agama Allah di muka bumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekaranglah saat yang tepat bagi kita untuk membuktikan ketundukan dan pengorbanan kita dalam berjuang menegakkan agama-Nya. Janganlah sia-siakan kempatan emas ini. Karena Allah Swt melebihkan derajat orang yang berjuang sebelum tegaknya daulah khilafah. Allah Swt berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: traditional arabic;"&gt;لاَ يَسْتَوِي مِنْكُمْ مَنْ أَنْفَقَ مِنْ قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُولَئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِنَ الَّذِينَ أَنْفَقُوا مِنْ بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS al-Hadid [57]: 10).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya, marilah kita berdoa semoga Allah Swt memberi kita kesabaran, kekuatan, dan kekompakan, serta memungkinkan kita berperan penting dalam upaya menegakkan dan memperjuangkan negara Khilafah.&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: traditional arabic;"&gt;اللَّهُمَّ يَا شَاهِدَ كُلِّ نَجْوَى، وَمَوْضِعَ كُلِّ شَكْوَى، وَعَالِمَ كُلِّ خَفِيَّةِ، وَمُنْتَهَى كُلِّ حَاجَةٍ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى أَخْشَاكَ كَأَنِّي أَرَاكَ، وَأَسْعِدْنِي بِتَقْوَاكَ، وَلاَتَشْقِنِي بِمَعْصِيَتِكَ، وَخِرْ لِي فِي قَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِي فِي قَدَرِكَ حَتىَّ لاَ أُحِبَّ مَا أَخَّرْتَ وَلاَ تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ، اللَّهُمَّ مَا أَخَافُ فَاكْفِنِيْ، وَماَ أَحْذَرُ فَقِنِيْ، وَفِي نَفْسِيْ وَدِيْنِيْ فَاحْرُسْنِيْ، وَفِي رِزْقِيْ فَبَارِكْ لِي، وَفِي أَعْيُنِ النَّاسِ فَعَظِّمْنِيْ، وَمِنْ شَرِّ الْجِنِّ وَالإِنْسِ فَسَلِّمْنِيْ، وَبِعَمَلِيْ فَلاَ تَبْتَلِنِيْ، وَبِنِعَمِكَ فَلاَ تَسْلُبْنِيْ، وَإِلَى غَيْرِكَ فَلاَ تَكِلْنِي، إِلَهِي إِلَى مَنْ تَكِلُنِي، إِلَى قَرِيْبٍ فَيَقْطَعُنِيْ، أَمْ إِلَى بَعِيْدٍ فَيَتَجَهَّمُنِيْ، أَمْ إِلَى الُمْسَتْضَعَفِيْنَ لِيْ وَأَنْتَ رَبِّي وَمَلِيْكُ أَمْرِيْ.. اللَّهُمَّ هَذَا حَالُنَا، وَهَذَا ضَعْفُنَا لاَيَخْفَى عَلَيْكَ ظَاهِرٌ بَيْنَ يَدَيْكَ، اللَّهُمَّ عَجِّلْ نُصْرَتَكَ بِقِيَامِ دَوْلَةِ الْخِلاَفَةِ الرَّاشِدَةِ التي تُطَبِّقُ أَحْكَامَكَ، وَتَحْرُسُ دِيْنَكَ وَأُمَّةَ نَبِيِّكَ، وَتَوَحَّدَتْ بِهَا كَأُمَّةٍ وَاحِدَةٍ، وَأَعَادَ الله بِهَا مَجْدَهَا، وَأَذَلَّ بِهَا الْكُفْرَ وَطُغْيَانَه. اللَّهُمَّ أَعِدْنَا فِي عِيْدِنَا الْقَادِمِ وَالْخِلاَفَةُ قَائِمَة بِإِذْنِكَ، فِي عَصْرِنَا هَذَا وَبِأَيْدِيْنَا..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: traditional arabic;"&gt;وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وبارك وسلم..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-1193574305523687784?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/1193574305523687784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/khutbah-idul-adha-1430-h-tunduk-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1193574305523687784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1193574305523687784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/khutbah-idul-adha-1430-h-tunduk-dan.html' title='&lt;center&gt;Khutbah Idul Adha 1430 H: Tunduk dan Berkorban Demi Tegaknya Syariah dan Khilafah&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2423290382278877736</id><published>2009-11-06T00:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T00:19:24.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Pernyataan Sikap KISPA Atas Penyerangan Tentara Rezim Israel Ke Masjid AL AQSHA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SvPb_8XIsiI/AAAAAAAAA38/u3bQoD0FR3Y/s1600-h/kispa+logo%285%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 292px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SvPb_8XIsiI/AAAAAAAAA38/u3bQoD0FR3Y/s320/kispa+logo%285%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400902269728764450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rezim Israel telah melakukan tindakan penistaan dan penodaan terhadap kemuliaan dan kesucian masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam pertama yang berada di tanah suci Al Quds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan penistaan dan penodaan tersebut terjadi pada hari Ahad, 25/10/2009, ketika ratusan pasukan Rezim Israel dengan arogan dan sombongnya menyerbu tempat suci umat Islam, mereka masuk ke pelataran masjid Al Aqsha, memukuli jama’ah dan menembakkan peluru karet, gas air mata,  serta melemparkan granat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, jama’ah masjid luka-luka, darah berceceran membasahi pelataran masjid, banyak korban berjatuhan, dan sebagian lagi di tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan dan kebiadaban terus berlanjut, masjid suci kaum muslimin dinodai oleh tangan-tangan jahat Rezim Israel, akankah kita berdiam diri saja ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi kejadian di atas, maka kami pengurus KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) menyatakan sikap sebagai  berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Mengutuk Rezim Israel yang telah melakukan penistaan dan penodaan terhadap masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Mendesak pemimpin Arab dan Islam untuk segera mengambil tindakan penyelamatan terhadap kota Al Quds khususnya masjid Al Aqsha dari upaya penghancuran oleh Rezim Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Mendesak pemerintah Indonesia untuk mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina dalam menjaga kemuliaan masjid Al Aqsha dan meraih kemerdekaan yang hakiki dari tangan penjajah Rezim Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Meyerukan kepada para ulama dan umat Islam untuk menjadikan hari Jum’at, tanggal 30/10/2009 sebagai hari PEMBELAAN TERHADAP MASJID AL AQSHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Mengajak kaum muslimin, rakyat Indonesia untuk mendukung dan mendoakan perjuangan rakyat Palestina serta melakukan aksi solidaritas pembelaan terhadap masjid Al Aqsha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah membantu perjuangan hamba-Nya dan memberikan kemenangan yang hakiki. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;                                                                   Jakarta, Selasa, 08 Dzulqaidah  1430 H&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;                27   Oktober   2009  M&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;  H. Ferry Nur, S.Si.                                                                 Andi Syaefuddin, SE&lt;br /&gt;Ketua                                                                        Sekretaris Jendral&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;CP: HP.  08557800950&lt;br /&gt;Email: ferryn2006@yahoo.co.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2423290382278877736?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2423290382278877736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/pernyataan-sikap-kispa-atas-penyerangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2423290382278877736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2423290382278877736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/pernyataan-sikap-kispa-atas-penyerangan.html' title='&lt;center&gt;Pernyataan Sikap KISPA Atas Penyerangan Tentara Rezim Israel Ke Masjid AL AQSHA&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SvPb_8XIsiI/AAAAAAAAA38/u3bQoD0FR3Y/s72-c/kispa+logo%285%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-6321541786885508175</id><published>2009-11-05T18:37:00.000-08:00</published><updated>2009-11-25T18:39:03.697-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Ketua Parlemen Palestina: Saya Siap Gantikan Posisi Abbas </title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Sw3qP5SWsjI/AAAAAAAABCs/Qo9prRZShy8/s1600/duweik_300_0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Sw3qP5SWsjI/AAAAAAAABCs/Qo9prRZShy8/s320/duweik_300_0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408236286338576946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Gaza – &lt;/strong&gt; Dr. Aziz Duweik, Ketua Parlemen Palestina, menyatakan  bahwa penangkapan, pengekangan dan pengejaran yang dilakukan oleh milisi Abbas di Tepi Barat membuat kompleks persoalan Palestina dan menjadi batu penghalang tercapainya rekonsiliasi dan diakhirinya perpecahan. Dia mengatakan, "Daripada otoritas Ramallah terus melakukan penangkapan, lebih baik menyiapkan panggung Palestina untuk merealisasikan rekonsiliasi Palestina, seperti yang diciptakan pada tahun 2006."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Duweik mengatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara dengan koresponen &lt;em&gt;Infopalestina&lt;/em&gt;, Rabu malam (11/11). Ia mengatakan, "Situasi di Tepi Barat memprihatinkan dan sangat mengganggu, dan tidak memuaskan, dikarenakan banyaknya penangkapan terhadap sejumlah kader Hamas. Saya tidak tahu sampai kapan situasi sulit ini terus berlanjut."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengenai seruan Abbas untuk melaksanakan pemilu, Ketua Parlemen Palestina ini menegaskan bahwa pemilu Palestina tidak dapat dilaksanakan sebelum tercapainya rekonsiliasi dan tersedianya suasana yang kondusif untuk itu. Dia menjelaskan bahwa faksi-faksi Palestina tidak menentang konsep pemilu. Bahkan benar-benar menyambut baik bila pemilu berlangsung demokratis dan transparan serta dilaksanakan oleh institusi yang bersih tidak memihak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ia melanjutkan, "Pergerakan politik yang intensif dilakukan pada hari-hari ini oleh para pemimpin faksi Palestina adalah untuk mengatasi hambatan-hambatan antara Hamas dan Fatah." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ia meminta Mesir mempertimbangkan catatan yang disampaikan faksi-faksi Palestina, terutama catatan Hamas harus dipertimbangkan secara serius. Karena Hamas adalah salah satu pihak yang menonjol, besar, penting dan aktif di arena Palestina. Dia mengungkapkan rasa optimisnya akan tercapainya persatuan Palestina dan rekonsiliasi, serta diakhirinya perpecahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengenai kesiapannya untuk memikul tanggung jawab jika Abbas mengundurkan diri dan pelaksanaan pemilu, ketua Parlemen Palestina ini menegaskan kesiapannya untuk mengambil alih posisi presiden. Ia mengatakan, "Konstitusi dan undang-undang dasar Palestina sangat jelas, secara eksplisit menetapkan bahwa dalam hal pengunduran diri atau kematian atau adanya hambatan pelaksanaan tugas dan wewenang presiden, ketua Parlemen menggantikannya sampai diselenggarakan pemilu dalam waktu 60 hari. Saya menghormati hukum dan Undang-Undang Dasar Palestina, saya komitmen untuk melaksanakan keduanya. Tidak seperti yang dikatakan sebagian pihak bahwa saya mencari-cari dan menunggu-nunggu kekuasaan. Kami katakan kepada mereka firman Allah ta’ala yang artinya; &lt;em&gt;”Itulah negeri akhirat kami berikan kepada mereka yang tidak menginginkan kesombongan dan kerusakan (korupsi) di muka bumi.”&lt;/em&gt; (QS. Al-Qashash: 83).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berikut wawancara selengkapnya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anda mengatakan kemungkinan penanda-tanganan atas inisiatif rekonsiliasi dari Mesir dilakukan di akhir bulan ini (November, red.), maksudnya seperti apa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-size:10pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memang ada pergerakan politik secara intensif di hari-hari ini yang dilakukan oleh para petinggi faksi Palestina untuk bisa keluar dari hambatan dan rintangan. Seruan saya, 10 hari sebelumnya, sudah sangat jelas. Saya menyeru kepada semua pihak untuk menandatangani inisiatif (Mesir) itu dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari semua faksi, khususnya masukan Hamas harus direspon dengan serius. Karena Hamas adalah salah satu pemain penting dalam kancah politik Palestina. Namun saya merasa, bahwa mengembalikan kesatuan, menghentikan perpecahan dan mewujudkan rekonsiliasi nasional adalah sangat dekat realisasinya. Hal ini akan berhasil, dengan izin Allah ta’ala tentunya, dan bangsa Palestina akan mendengar berita gembira ketika itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Yang penting Harmonis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apakah ada sekarang ini kontak-kontak antara Hamas dan Mesir? Apakah ide atau catatan atas inisiatif Mesir bisa diterima? Lalu apa isinya ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak disangka lagi, saat ini kontak-kontak terus dilakukan pada level regional. Namun lebih penting dari kontak-kontak itu adalah kontak antar petinggi Palestina yang memiliki kepentingan untuk bisa leluar dari krisis yang tengah dihadapi oleh bangsa Palestina. Adapun soal catatan atas inisiatif Mesir, jika poin-poinnya disetujui oleh semua faksi Palestina, maka saya melihat tak ada alasan apapun bagi pihak Mesir untuk menolaknya. Dan saat itu, mereka (Mesir, red.) akan menerimanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jabatan Kepala Otoritas Palestina (OP)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam pernyataan, Anda mengatakan siap untuk memimpin OP saat Abbas mundur dan siap menjalankan pemilu, apa sebenarnya yang terjadi? Lalu apakah Anda yakin bahwa Abbas serius dalam pernyataan mundurnya itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Konstitusi dan undang-undang Palestina sangat jelas, secara eksplisit menetapkan bahwa dalam hal pengunduran diri atau kematian atau adanya hambatan pelaksanaan tugas dan wewenang presiden, ketua Parlemen menggantikannya sampai diselenggarakan pemilu dalam waktu 60 hari. Saya menghormati hukum dan Undang-Undang Dasar Palestina, saya komitmen untuk melaksanakan keduanya. Tidak seperti yang dikatakan sebagian pihak bahwa saya mencari-cari dan menunggu-nunggu kekuasaan. Kami katakan kepada mereka firman Allah ta’ala yang artinya; ”Itulah negeri akhirat kami berikan kepada mereka yang tidak menginginkan kesombongan dan kerusakan (korupsi) di muka bumi.” (QS. Al-Qashash: 83).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pemilu Sangat Terkait dengan Rekonsiliasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun nanti Abbas akan bertanya-tanya; selama Anda setuju dengan pelaksanaan pemilu kenapa Anda tidak merespon seruan dan dekrit yang dikeluarkan Abbas dalam masalah ini? Dan apa perbedaan antara seruan (Duweik) ini dengan seruan (Abbas) itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terkait dengan pemilu, saya ingin tegaskan bahwa pihak-pihak Palestina tidak menolak tentang arti pemilu, sebab perjalanan persoalan bangsa kita tergantung pada pemilu. Semua menyambut pemilu ini jika dilaksanakan secara demokratis dan bersih serta dipantau oleh lembaga-lembaga yang bersih pula. Ditambah kondisinya memungkinkan bagi perhelatan demokrasi itu sendiri. Akan tetapi soal pemilu ini sebenarnya terpisah dari apa yang kini dibahas, yaitu soal rekonsiliasi dan soal pemilu adalah bagian dari rekonsiliasi. Ini yang sebenarnya dilakukan, pelaksanaan pemilu berbarengan dengan rekonsiliasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Penangkapan di Tepi Barat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hari-hari ini kita menyaksikan aksi-aksi penangkapan dan interogasi di Tepi Barat semakin meningkat, apakah hal ini akan mempengaruhi pada tercapainya rekonsiliasi nasional?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Benar.... aksi-aksi penangkapan, pengejaran dan penggeledahan memperkeruh persoalan bangsa Palestina. Ini rintangan yang menghadang bagi suksesnya rekonsiliasi dan mengakhiri perpecahan internal Palestina. Seharusnya kita siap-siap untuk melakukan rekonsiliasi, seperti yang dulu kita lakukan dalam menyambut pemilu daripada meneruskan aksi-aksi penangkapan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rintangan Hadangi Kerja Ketua Parlemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah Anda bebas dan kembali menjadi Ketua Parlemen Palestina, adakah perubahan yang terjadi? Kalau ada rintangan, bisa disebutkan apa halangan dan rintangan tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seharusnya pertanyaan ini diajukan kepada mereka yang melarang para anggota parlemen yang dipilih rakyat secara demokratis dan diakui kebersihannya oleh dunia internasional, menunaikan tugasnya sebagai wakil rakyat (OP di Ramallah, red.). Kondisinya sama seperti dulu, anggota parlemen dilarang menjalankan semua aktivitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Peran Anggota Parlemen yang Sudah Bebas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada semacam kecaman dari pendukung Hamas di Tepi Barat kepada para anggota parlemen yang sudah bebas bahwa mereka tidak menjalankan perang yang memang ditunggu-tunggu dalam mengungkap kejahatan yang dilakukan kepada hak seorang warga, baik itu mengenai penangkapan atau pemecatan semena-mena. Menurut Anda seperti apa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anggota-anggota parlemen yang sudah bebas dari penjara Zionis Israel kini masih menata dalam menggapai kebebasan ini. Namun mereka dikejutkan oleh kondisi sulit dan sangat berbeda dengan sebelumnya. Ada yang sengaja diusir dari kerjanya sebagai wakil rakyat, namun mereka menentang dan terus bekerja sebagai wakil rakyat. Pengaduan dari warga terus berdatangan dari segala penjuru sehingga mereka sempat kuwalahan menghadapinya. Ada warga yang mengadukan pemecatang semena-mena, yang lain mengadukan penangkapan dan yang lain-lainnya. Walaupun waktu yang diberikan kepada para wakil rakyat ini pendek, namun mereka terus berusaha dengan mengerahkan segala upaya untuk meringankan beban warga Palestina tersebut. Seharusnya semua anggota parlemen Palestina menjalankan tugasnya menjadi wakil rakyat dari kantornya, tidak di jalan-jalan dan tak punya tempat tinggal!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kontak Hubungan dengan Parlemen Dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apakah Anda melakukan kontak hubungan dengan parlemen-parlemen Arab dan Dunia untuk menjelaskan karaktek halangan yang Anda hadapi, bahkan ini menjadi ancaman bagi Anda dan teman-teman Anda. Apakah Anda juga menyampaikan sebuah tanda tanya besar tentang pengalaman demokrasi yang kini berlangsung di dunia, apa ada manfaatnya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kontak hubungan kami dengan teman-teman Arab dengan berbagai institusinya terus berlangsung. Beberapa pekan lalu kami sampaikan kepada Sekjen Liga Arab, Amr Musa tentang masalah ini, dan kemarin (Selasa, 10/11) kami baru mendapatkan jawabannya. Kami juga punya kontak dengan parlemen-parlemen Arab dan Islam, kami mengirim surat dan mereka menjawab kami. Kami melakukan kontak dengan mereka sesuai dengan kemampuan kami. Tidak itu saja, kami juga mengontak parlemen-parlemen Eropa dalam rangka mengkampanyekan pembebasan sebagian anggota parlemen Palestina yang masih ditahan di penjara Zionis Israel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kondisi Tepi Barat Memprihatinkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; color: rgb(0, 0, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di saat kampanye untuk memberangus gerakan Islam dan program perlawanan pejuang Palestina di Tepi Barat, baik dari pihak penjajah Zionis maupun dari OP Ramallah, apa penilaian Anda terhadap kondisi di Tepi Barat ini melalui kontak-kontak dengan masyarakat disana?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-size: 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara umum kondisi di Tepi Barat tidak menyenangkan karena banyaknya penangkapan yang dialami oleh kader-kader Hamas. Kondisinya memang memprihatinkan sekali, dan saya sendiri tidak tahu sampai kapan kondisi pahit berlangsung. Tapi saya sudah berjanji, sejak awal saya bebas, saya berusaha mengembalikan persatuan Palestina dan menghentikan perpecahan ini, dengan izin Allah ta’ala, sehingga kembali seperti semula sebelum adanya konflik internal. &lt;em style="font-size: 8pt;"&gt;[adm/infopalestina]&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-6321541786885508175?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/6321541786885508175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/ketua-parlemen-palestina-saya-siap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6321541786885508175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6321541786885508175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/11/ketua-parlemen-palestina-saya-siap.html' title='&lt;center&gt;Ketua Parlemen Palestina: Saya Siap Gantikan Posisi Abbas &lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Sw3qP5SWsjI/AAAAAAAABCs/Qo9prRZShy8/s72-c/duweik_300_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-4207483068437651556</id><published>2009-10-12T02:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-12T03:02:01.608-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Pers Release ISAC, SPII dan LUIS: POLRI Melanggar HAM dan Syariat Islam</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pers Release&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ISAC, SPII dan LUIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Polri dinilai Langgar HAM, Kejahatan Kemanusiaan dan Syariat Islam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Dan barang siapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah neraka Jahanam, kekal Ia didalamnya dan Allah Murka kepadanya, dan mengutuknya, serta menyediakan azab yang besar baginya.” (Q.S An-Nisa’ 93)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu Qishos berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh.”(Q.S Al-Baqoroh 178)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sejak penggrebekan Jati Asih, Temanggung, Mojosongo dan Ciputat oleh Densus 88 Anti Teror tidak ada satupun orang yang disangkakan sebagai pelaku peledakan yang ditangkap hidup-hidup. Mulai dari Ibrahim als Boim, Noordin M.Top, Bagus Budi Pranoto als Urwah, Aryo Sudarso als Aji, diduga Syaifudin Jaelani dan diduga M. Syahrir Semua DPO ditembak mati. Polri cenderung brutal dan militeristik  Polri tidak mampu menangkap tersangka hidup-hidup, melimpahkan ke kejaksaan kemudian membuktikan di Pengadilan. Dalam hal ini  Polri kelihatan ada beban (takut/kawatir/tidak percaya diri) untuk membuktikan mereka dipengadilan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mestinya Polri bisa lebih jernih dalam berfikir dan bijak dalam bertindak, Polri mestinya juga bisa membedakan langkah terbaik kapan harus ditembak peringatan, kapan harus ditembak melumpuhkan dan kapan harus ditembak mati. Mengapa dalam kasus ini tersangka teroris harus selalu ditembak mati, apa statusnya, apa peranannya, siapa saksinya, apa buktinya dan bagaimana itu bisa terjadi serta apa yang melatarbelakanginya? Benarkah mereka itu pelaku peledakan di hotel Marriot dan Ritz Carlton yang sesungguhnya? Mestinya pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab oleh para saksi dan tersangka, bukan asumsi Polisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perlu kita ingatkan juga, Polri juga telah menembak mati warga masyarakat yang sama sekali tidak terkait dengan peledakan di hotel Marriot dan Ritz Carlton. Air Setiawan, Eko Sarjono dan Susilo adalah korban (dikorbankan) dari penanganan terorisme oleh Densus 88 Anti Teror. Mereka terbukti bukan DPO apalagi tersangka. Mereka dibunuh dengan sengaja tanpa ada alasan hukum yang kuat. Mereka adalah warga biasa yang tetap bersosialisasi dimasyarakat, taat beribadah dan jauh dari karakter seorang penjudi, pemabok, beking maksiat, menerima suap, korupsi apalagi pembunuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami sedang mengupayakan langkah-langkah hukum terhadap pembunuhan Air Setiawan, Eko Sarjono maupun Susilo baik dari tinjauan hukum positif maupun syariat Islam. Kami memandang ada pelanggaraan hukum dugaan adanya Kejahatan Kemanusiaan yang telah dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror, mengingat mereka tidak terbukti melakukan kesalahan. Jika pembunuhan terhadap aktifis muslim (penduduk sipil) ini terus menerus dilakukan, tanpa ada alasan yang dibenarkan oleh hukum dan syariat Islam, maka jelas-jelas ini adalah pelanggaran  hukum secara sistematis yang dilakukan oleh Polri terhadap kelompok tertentu dimasyarakat Indonesia. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Komnas HAM dan DPR RI untuk segera membentuk Tim Ad Hoc atas dugaan Kejahatan kemanusiaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kami juga segera berkoordinasi dengan MUI Pusat terkait Kasus Pembunuhan Air Setiawan, Eko Sarjono maupun Susilo. Mereka seorang Muslim yang tidak terbukti melakukan kesalahan, namun Densus 88 Anti Teror telah menghilangkan nyawanya. Membunuh adalah perbuatan dosa besar. Dalam hal ini terdapat beberapa jawaban yang memungkinkan bagi si Pembunuh, yaitu Qishos ( darah dengan darah ), atau membayar ganti rugi/diyat setara 100 onta atau keluarga memaafkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Terkait dengan ini kami meminta : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;DPR RI      segera merevisi UU Terorisme yang lebih manusiawi, penangkapan 7x24 jam      merupakan pelanggaran HAM, karena didalamnya terdapat penyiksaan dan       merendahkan martabat manusia. Dan hilangnya hak-hak seseorang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Presiden      RI segera Membubarkan Densus 88 Anti Teror karena telah melanggar UUD      pasal 28 tentang HAM dan membentuk lembaga/komisi independen yang dapat      dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun moral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Meminta      mundur dengan hormat kepada Kapolri Bambang Hendarso Danuri, sebagai      bentuk pertanggungjawaban secara moral terhadap warga negara yang telah dibunuh      oleh Densus 88 Anti Teror tanpa ada alasan hukum yang kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Komnas      Ham untuk segera membentuk Tim Ad Hoc meneliti dan menyelidiki dugaan      pelanggaran HAM Berat, dan pelanggaran Kejahatan manusia yang telah      dilakukan oleh DENSUS 88 AT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;MUI      Pusat untuk menyikapi pembunuhan beberapa orang Muslim oleh Densus 88 AT      tanpa ada dasar hukum yang kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Surakarta, 11 Oktober 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ditandantangi oleh ketua ISAC Muh. Kurniawan, S.Ag; SH; MH , ketua LUIS Edi Lukito, SH dan ketua SPII Drs. Yusuf Suparno.   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-4207483068437651556?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/4207483068437651556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/pers-release-isac-spii-dan-luis-polri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4207483068437651556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4207483068437651556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/pers-release-isac-spii-dan-luis-polri.html' title='&lt;center&gt;Pers Release ISAC, SPII dan LUIS: POLRI Melanggar HAM dan Syariat Islam&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2003922757834632636</id><published>2009-10-07T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T20:31:04.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Delapan Tahun Invasi AS Di Afghanistan, Islam Tidak Akan Pernah Menyerah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Ss1c13dqpMI/AAAAAAAAApk/FaF5qT9W6oY/s1600-h/taliban2_r190x.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Ss1c13dqpMI/AAAAAAAAApk/FaF5qT9W6oY/s320/taliban2_r190x.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;KABUL&lt;/strong&gt; - Imarah Islam Afghanistan kembali mengeluarkan pernyataan pada Rabu (7/10) mengenai delapan tahun invasi AS. Dalam pernyataan tersebut, diungkapkan bahwa 'perang melawan teror' hanya sekedar dalih yang selama ini menjadi tameng bagi para salibis itu untuk menduduki dan mengeksploitasi Afghanistan, serta menyiksa dan membunuhi kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, Imarah Islam Afghanistan pun menyatakan dan mengajak seluruh kalangan kaum muslimin untuk tidak pernah menyerah menghadapi kekejian yang dilancarkan oleh para penjajah itu. Kebenaran pasti akan dimenangkan dan Islam pasti akan tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah pernyataan resmi Imarah Afghanistan mengenai hal tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Tentang Tahun Ke-8 Invasi Amerika Di Afghanistan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;17 Syawal 1430, 7 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, sudah delapan tahun para penjajah Amerika dan sekutu-sekutu salibis itu telah membunuh, melukai dan mengusir ratusan ribu warga Afghanistan termasuk anak-anak, perempuan dan orang tua dari rumah mereka. Pembantaian besar-besaran yang terkutuk terus berlangsung. Semua orang Afghan ini tidak terlibat dalam peristiwa New York. Para penjajah ini melampiaskan kekejian mereka terhadap warga Afghanistan dan muslim lainnya di Guantananmo, Bagram dan penjara Abu Gharib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, mereka berjanji, mereka akan menarik diri dalam waktu tiga bulan setelah menghilangkan apa yang disebut mereka sebut sebagai 'terorisme'. Yang terjadi justru sebaliknya, hari ini adalah tahun ke-8 yang telah berlalu, tetapi mereka telah membangun ratusan pangkalan militer di Afghanistan dan Irak. Mereka mengatakan bahwa mereka akan menaikkan jumlah pasukan mereka hingga hampir 110.000 pasukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini maka jelas bahwa mereka menduduki Afghanistan untuk melaksanakan ekspansi mereka di Timur Tengah, Asia Tengah dan Asia Tenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yakin sejak hari pertama, bahwa ini bukanlah perang antara demokrasi dengan apa yang mereka sebut sebagai 'perang melawan terorisme', melainkan perang antara kolonialisme barat dan nasionalis pecinta 'kebebasan' melawan kekuatan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perang yang tidak pernah seimbang dan masuk akal ini, mereka melancarkan rencana-rencana ekspansi, kolonialisme, dan eksploitasi sebagai tujuan yang ingin mereka capai dengan menggunakan kekuatan militer yang brutal dan penuh kekejaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, perang ini didalihkan pada mewujudkan kemerdekaan, keadilan sosial Islam, meningkatkan kehormatan manusia dan identitas nasional yang ingin mereka capai melalui pengorbanan dan penumpahan darah murni mereka. Namun kami percaya dalam perang antara kebenaran dan kejahatan ini, kebenaran pasti akan menang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menyerukan kepada penguasa Amerika dan sekutu-sekutu mereka sekali lagi untuk mengakhiri aksi menduduki Afganistan dan membunuh warga Afghanistan dengan dalih yang tidak berdasar ini. Orang-orang Afghanistan tidak akan lagi percaya pada slogan-slogan kosong kalian, masyarakat internasional pun melihat bahwa dunia menjadi tidak stabil dan berbagai masalah muncul karena kebijakan kalian yang keliru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami umumkan kepada seluruh dunia, tujuan kami adalah untuk memperoleh kemerdekaan dan pembentukan negara berdasarkan sistem Islam. Kami tidak sedikit pun memiliki agenda untuk merugikan negara-negara lain termasuk Eropa juga tidak memiliki agenda seperti ini hari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kalian hendak mengubah negara muslim ini menjadi sebuah koloni, maka ketahuilah bahwa kami memiliki tekad yang teguh dan siap untuk menjalani perang yang berkepanjangan. Jika merunut pada sejarah, orang Afghan adalah orang-orang yang terkenal selalu mengorbankan diri mereka untuk agama dan negara mereka. Hari ini, kami akan buktikan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutkan penegakan sistem Islam yang independen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imarah Islam Afghanistan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2003922757834632636?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2003922757834632636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/delapan-tahun-invasi-as-di-afghanistan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2003922757834632636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2003922757834632636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/delapan-tahun-invasi-as-di-afghanistan.html' title='&lt;center&gt;Delapan Tahun Invasi AS Di Afghanistan, Islam Tidak Akan Pernah Menyerah&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/Ss1c13dqpMI/AAAAAAAAApk/FaF5qT9W6oY/s72-c/taliban2_r190x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-3169927420306208989</id><published>2009-10-06T23:57:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T23:57:00.515-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Interview dengan Abu Dujanah Al-Khurasani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Beliau adalah s&lt;span style="font-size: small;"&gt;eorang penulis aktif di forum-forum jihad, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kepribadiannya diketahui melalui berbagai makalah dan posting yang tersebar di forum-forum jihad internet. Berikut i&lt;/span&gt;nterview &lt;strong&gt;Majalah Thala-i’ Khurasan &lt;/strong&gt;dengan al-akh &lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany&lt;/strong&gt;. Kini beliau adalah pendatang baru di bumi Jihad Khurasan, berada ditengah-tengah mujahidin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Abu Dujanah, Seorang penulis aktif di forum-forum jihad dan pendatang baru di bumi Khurasan, kepribadiannya diketahui melalui berbagai makalah dan posting yang tersebar di forum-forum jihad internet. Kami ingin memperkenalkannya kepada pembaca lebih dalam lagi, siapakah dia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Segala puji milik Allah, shalawat dan salam kepada yang terpilih (rasulullah). Pertama-tama aku ingin berterima kasih kepada saudara-sadaraku di Thala-i’ Khurasan atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang kucinta di sini dan di internet. Semoga Allah memberikan ganjaran yang baik bagi kita dan kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adikmu ini datang dari sebelah utara Jazirah Arab ’semoga Allah melepaskan tawanannya’. Umurku tiga puluh tahun lebih sedikit, aku seorang yang telah beristri dan memiliki dua orang putri, Alhamdulillah. Ijinkanlah aku mencukupi perkenalanku ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Ketulusan merupakan pertanda kebaikan, dan kini Abu Dujanah Al-Khurasany benar-benar telah berada di Khurasan. Pergi ke medan jihad merupakan suatu nikmat robbany dan karunia yang besar. Apa yang telah berdampak pada diri Antum dan yang mendorong antum untuk memanggul senjata di bumi ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Segala puji bagi Allah atas nikmat ini, dan tiadalah suatu nikmat yang Allah rizkikan kepadaku, setelah nikmat islam, yang lebih kucinta darinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai pertanyaan yang antum ajukan wahai saudaraku yang tercinta, jawabannya mencakup dua hal. Yang pertama adalah aku cinta kepada jihad dan mati syahid. Jawaban kedua berkenaan dengan hal yang umum, yaitu berkenaan dengan kondisi umat islam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai hal yang pertama, kecintaanku pada jihad dan mati syahid telah tertanam semenjak kecil. Aku mendengarkan al-quran dengan penuh khusyu’ dan harap agar mendapatkan mulianya jihad dan mati syahid ketika kuberanjak besar dan dewasa. Aku pun bertanya-tanya pada diriku: “Akankah aku terus dan tetap mencintai jihad dan mencari mati syahid saat aku menjadi seorang lelaki? Ataukah aku akan menjadi seperti orang-orang di sekitarku; yang menganggap jihad hanya sebagai khayalan dan perilaku orang gila?”.. Semoga Allah melindungi kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecintaan ini tumbuh bersamaku meskipun berkali-kali mengalami kemunduran dalam berbagai tahap kehidupanku. Cinta ini bagi orang-orang yang tidak memahaminya menganggapnya akan mengeruhkan kehidupannya dan merusak kelezatannya. Dan tidaklah akan paham kalimatku ini kecuali orang yang telah diuji dengannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika antum merenungkan berbagai ayat dan hadits yang berbicara tentang jihad dan keutamannya, lalu berimajinasi dan merasakan apa yang Allah janjikan bagi para syuhada maka antum akan berlaku zuhud dalam setiap hal kecuali padanya. Rumah-rumah megah, mobil-mobil mewah, dan seluruh perhiasan dunia akan menjadi hina di pandangan antum dibandingkan dengan kurma-kurma yang dilemparkan oleh ‘Umair bin Al-Humam -radhiyallahu ‘anhu- di zamannya seraya berkata: “Jika aku hidup hingga aku selesai memakan kurma-kurma ini, sungguh itu merupakan kehidupan yang panjang”, lalu ia pun menyerang orang-orang musyrik hingga terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kecintaan terhadap jihad telah merasuk ke hati seorang lelaki, maka cinta itu takkan pernah meninggalkannya meskipun ia ingin melakukannya. Dan jika ia berupaya untuk melupakannya atau mengalami amnesia maka kondisi akan memberontak dan memarah. Ia akan menemui dirinya dikelilingi berbagai hal yang disebutkan mengenai jihad. Kabar berita yang ia dengarkan di radio tentang amaliyah istisyhadiyah di Mosul akan mengingatkannya tentang jihad. Sepenggal kalimat di berita yang menanyangkan tentang pesan terbaru syaikh Usamah akan mengingatkannya dengan jihad, bahkan mengingatkannya dengan istana-istana megah, rumah para syuhada di surga Firdaus. Kalaupun ia takjub dengan kecantikan istrinya maka akan terlintas di benaknya para wanita rupawan yang selalu menanti suami-suami mereka di surga di atas kasur yang terbuat dari sutra. Seluruh kenikmatan yang kurang di dunia fana ini akan mengingatkannya dengan saudarinya yang sempurna di alam yang kekal yang Allah janjikan bagi hamba-hambanya para syuhada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang dulu mengatakan: “Dan diantara kecintaan apa yang terbunuh”, aku tidak bisa melihatnya secara riil kecuali dalam kecintaan terhadap jihad. Cinta ini akan membunuhmu sebagai suatu kerugian karena engkau memilih berdiam diri, atau akan membunuhmu sebagai syahid di jalan Allah jika engkau memilih berangkat berjihad. Dan setiap orang tidak memiliki pilihan kecuali satu diantara dua kematian ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun hal yang umum dari jawabanku adalah yang berkenaan dengan kondisi yang diderita umat islam saat ini dari berbagai bencana dan pembantaian yang melelehkan air mata dan melukai hati yang pedih. Inilah gambar-gambar dan kisah-kisah (menyedihkan) yang sampai pada pandangan dan pendengaran kita, batu serta manusia pun tak mungkin mampu untuk menanggungnya. Lalu apa yang ada di benakmu mengenai seorang muslim yang diberi nama oleh orang tuanya dengan nama lelaki?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemandangan para perempuan berpakaian namun telanjang kaum zionis yang menyaksikan Gaza beserta penduduknya yang terbakar menggunakan teropong, seakan mereka menyaksikan sebuah film komedi atau sedang mengikuti fenomena alam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar-gambar tubuh anak-anak yang tertumpuk di koridor-koridor rumah sakit dan tergambar di kehidupan mereka pemandangan yang suci yang dikotori oleh kekejian sampai-sampai kita tak dapat membedakan apakah mereka masih hidup ataukah telah meninggal!.. Dan sebelumnya apa yang telah menimpa masjid merah dan bagaimana murid-murid syaikh Abdul Rasyid Ghazy -rahimahullah- dibunuh setelah mereka memilih ketetapan hati daripada memilih rukhshah, mereka tidak meninggalkan secuil pun kelunakan dari kejantanan bagi seorang muslim pada dirinya, yang menjadikan dirinya terombang-ambing antara hinanya berdiam diri dan kemuliaan berangkat berjihad.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah setelah semua kejadian ini orang-orang menginginkan kami untuk membawa bunga-bunga yang tersisa dan memakai pakaian raya! Tidak, demi Allah kami tidak akan pernah memanggul kecuali senjata dan kami tidak akan pernah berpakaian kecuali jubah perang dan sabuk peledak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Mengapa kalian tidak mau berperang di jalan Allah sementara orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita, dan anak-anak semuanya berdoa: ‘Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang zhalim penduduknya..” (An-Nisa’ 5:75).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Kondisi seseorang akan berubah saat debu-debu berdiam diri telah lenyap darinya dan ia berkumpul bersama dengan singa-singa di medan pertempuran, lalu apa yang telah berubah dari diri antum setelah antum menginjakkan kaki di bumi jihad dan i’dad?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Tapi katakan apa yang tidak berubah dari diriku? Aku terlahir di sini dan aku mulai menghitung umur semenjak aku melihat lelaki pertama yang memanggul senjata. Meski berbagai kesulitan yang kami hadapi sebagai mujahidin namun aku merasakan kegembiraan seakan-akan aku merasa diriku seorang anak kecil yang polos yang bermain dengan temannnya. Aku merasa ringan dari berbagai kegalauan layaknya kupu-kupu yang terbang dari satu bunga ke bunga lainnya di taman. Benarlah apa yang dikatakan rasulullah SAW: “Jihad adalah pintu diantara pintu-pintu surga yang agung, yang dengannya Allah selamatkan seseorang dari risau dan kesedihan”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedongkolanku terhadap ahli takhdzil dan irja’ telah berubah menjadi rasa kasihan, dan doa burukku terhadap mereka berubah menjadi doa agar mereka mendapat hidayah, Allah telah menjauhkan mereka untuk mendapatkan keutamaan yang agung. Demi Allah jika mereka datang ke sini niscaya mereka akan menangisi kesalahan-kesalahan mereka. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kita dari ujian yang diberikan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebersamaan Allah yang kami rasakan selama perjalanan kami menuju mujahidin merupakan bukti terbaik atas keselamatan manhaj mereka. Dan apa yang kami saksikan di sini dari isyarat-isyarat robbany dan kelembutan rohani juga memberikan kabar gembira tentang manhaj mereka. Saat ini aku sedang menikmati ketenangan ini dan merasakan manisnya ketentraman. Benak kami tidak disibukkan kecuali oleh dua hal: keteguhan dan keikhlasan, kita memohon pertolongan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; (Bangkitkanlah (semangat) mereka dan roh suci bersamamu) dan hadits-hadits lainnya yang menganjurkan tentang jihad dengan lisan dan efeknya yang besar dalam menolong islam, kenapa Abu Dujanah tidak mencukupkan diri dengan jihad jenis ini sementara dia memiliki peran aktif dalam bidang ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Bagaimana aku mau mentahridh manusia untuk berjihad sementara aku hanya duduk berdiam diri bersama orang-orang yang tertinggal? Bagaimana bisa aku menjual minyak wangi sementara bauku busuk? Bagaimana aku bisa menjadi seperti sebuah sumbu yang membakar dirinya demi memberikan penerangan? Bisakah akal menerimanya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana bisa aku melarikan diri dari firman Allah ta’ala: “Jika kalian tidak berangkat berjihad pasti Allah akan mengadzab kalian dengan adzab yang pedih dan mengganti kalian dengan kaum selain kalian” (At-Taubah 9:39).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jihad dengan lisan diperlukan, jihad dengan harta dibutuhkan, akan tetapi keduanya tidak mencukupi jihad dengan jiwa, dan juga keduanya tidak bisa dijadikan sebagai pengganti kewajiban berangkat berjihad. Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian diminta untuk berangkat berjihad maka berangkatlah”. Rasulullah SAW juga bersabda dalam sebuah hadits yang dishahihkan oleh Hakim: “Jihadilah orang-orang musyrik dengan harta kalian, jiwa kalian, dan lisan kalian”, huruf ‘atf (waw/dan) di sini memiliki faedah bahwa hukum ketiganya adalah sama dan hukumnya adalah wajib, dan rasulullah SAW tidak bersabda: “dengan harta kalian atau atau jiwab kalian atau lisan kalian”, dengan cara memilih. Bahkan Allah ta’ala mendahulukan perintah berperang dari perintah untuk tahridh dalam firman-Nya: “Berperanglah kamu di jalan Allah dan engkau tidak dibebani melainkan dirimu sendiri, dan tahridhlah (kobarkanlah semangat) kaum mukminin” (An-Nisa’ 5:84). Kemudian jihad dengan jiwa merupakan kebaikan yang murni. Meskipun kondisinya mubah dalam jihad ofensif maka sudah menjadi hakku untuk berangkat karena di dalamnya terdapat ganjaran, lalu bagaimana kondisiku kini karena jihad telah menjadi fardhu ‘ain? Aku tambahkan lagi bahwa berangkatnya seorang muslim untuk berjihad di jalan Allah tidak akan mencegahnya untuk melakukan jihad dengan lisan, akan tetapi malah akan menguatkannya dan memeliharanya, dan tiadalah yang lebih memberikan efek dari perkataan yang dibenarkan dengan perbuatan. Jika seorang muslim memiliki kehidupan seperti ini maka ia akan berada diantara orang-orang yang amalannya membenarkan perkataannya, dan jika dia terbunuh di jalan Allah maka sesungguhnya ia menjadikan perkataannya kekal yang menjadi petunjuk sepanjang perjalanan menuju jihad dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Kalau begitu apa yang antum nasehatkan kepada para penulis di forum-forum jihad dan apa yang akan antum katakan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Aku nasehatkan kepada mereka untuk berangkat berjihad di jalan Allah dan jangan sampai setan menghalang-halangi mereka dari berjihad dengan berbagai alasan yang semu. Agar mereka tahu bahwa raksasa telah berlaku sewenang-wenang di berbagai negeri dan mereka telah banyak berlaku kerusakan. Jika kalian mendapati dari mereka dengan seuntai kata yang kalian tulis di punggung-punggung mereka, maka mereka telah mendapati dari dien kalian apa yang lebih mengena dari sekedar ucapan, dan itu terjadi pada berbagai kerusakan-kerusakan dan fitnah-fitnah yang mereka sebar di jalan-jalan dan universitas-universitas, di mass media visual, audio, dan tulisan. Dan mungkin salah seorang diantara kita masih saja berpanjang angan dan menjadi orang-orang yang lalai, lupa. Kita memohon perlindungan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demi Allah sekiranya pergi berangkat berjihad di jalan Allah tidak memiliki faedah kecuali hanya hidup di sebidang tanah yang engkau tidak melihat kemaksiatan dan kemungkaran di dalamnya, maka sungguh itu telah cukup bagimu.. Renungkanlah!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Sebelumnya kami telah mengajukan pertanyaan berkenaan dengan tema forum-forum jihad, maka sekarang kami ingin menanyakan bagaimana Abu Dujanah Al-Khurasany memulai perjalannya di forum dan apa yang memperkuat keinginannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Demi Allah lukaku telah menganga, penyakitku semakin mengadu, dan kesedihanku semakin mendalam. Aku telah meninggalkan saudara-saudaraku di forum yang lebih aku cintai dari sebagian keluargaku, kita memohon kepada Allah agar sudi mengumpulkan kita dengan mereka di surga Firdaus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkenaan dengan perjalananku: forum Al-Hesbah merupakan kediamanku, aku pernah menulis sebuah artikel yang berbicara tentang kegagalan Agenda Baghdad dibandingkan dengan pertempuran Falujah. Aku sertakan argumen-argumen dari kejadian nyata di dalamnya. Seorang musyrif/moderator menjadikan tulisanku ini dalam golongan sticky thread. Hal ini mendorongku untuk terus menulis. Realitanya para musyrif di forum mencurahkan kesungguhan yang besar untuk selalu memantau dan meneliti posting-posting di forum, dan mereka memilih posting yang paling bermanfaat sebagaimana mereka memilih buah-buahan yang paling baik. Inilah yang menjadikan forum Al-Hesbah sebagai madrasah yang mencetak para penulis dalam tingkatan para ahli seperti Abdurrahman Al-Faqir, Yaman Mikhdhab, Thariq Abu Ziyad, dan masih banyak lagi yang tidak cukup untuk disebutkan di sini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu aku hanyalah seorang anggota biasa di Hesbah sampai suatu ketika ada seorang ikhwan menawariku untuk menjadi musyrif di Hesbah. Alhamdulillah aku menerima tawaran itu yang membuatku dapat berkenalan dengan ikhwan-ikhwan yang tidak pernah aku temui semisal mereka di forum-forum lain. Hampir tak seorangpun mengetahui mereka, tidak pula seorang pun mengucapkan terima kasih kepada mereka, akan tetapi mereka mengharapkan ganjaran dari Allah ta’ala. Berapa kali sudah aku merasa diriku rendah di samping mereka. Aku merasa heran bagaimana mereka bisa mentazkiyah diri mereka dan berhias diri dengan akhlak dan sifat mujahidin sementara mereka tidak sedang berada di medan pertempuran? -kita berharap demikian dan Allah lah yang menghisab mereka-. Ketika aku berjumpa dengan seorang mujahid di sini yang mengerti tentang forum-forum jihad aku segera menanyai pengetahuannya tentang Hesbah dengan harapan dia adalah seorang musyrif yang kami cintai karena Allah atau seorang anggota, dan aku pun merangkulnya ke dadaku, rangkulan seorang saudara kepada saudaranya yang ia rindui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Siapa sajakah mereka yang membekas pada diri antum?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Luwais ‘Athiyyatullah, Muhibbur Rasul, dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Sekarang antum sudah berada di tengah-tengah mujahidin, bagaimanakah antum mendapati dien dan jihad mereka?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Betapa hebatnya mereka! Orang-orang asing dan hanya di sisi Allah lah ganjaran mereka. Aku menulis tentang mereka dan ketika aku berjumpa mereka penaku terdiam. Kian hari kulalui, pembicaraanku kian sedikit dari hari sebelumnya. Aku telah belajar dari mereka bahwa diam lebih jelas daripada ucapan. Mereka adalah suatu kaum yang setengah bagian mereka berada di langit bergembira dan setengahnya lagi berada di bumi sembari menanti, dan tidaklah mereka merubahnya sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku terheran-heran dengan mereka.. Kenapa mereka tidak menangis di hadapanku ketika mereka menyebutkan ikhwan-ikhwan yang telah syahid sementara mereka tidak memiliki suatu aturan yang melarang mereka untuk menangis? Jika nama seorang yang telah syahid disebutkan di hadapan mereka diantara nama-nama yang mereka ketahui, engkau akan mendapati air mata yang membeku di pipi-pipi mereka seakan-akan setetes embun di pelupuk mawar yang indah. Engkau akan mendapati tangisan di mata mereka yang lebih dahsyat dari rengekan. Kadang aku terdiam merasa kasihan dengan kondisi mereka meskipun aku terus ingin mendengarkan kisah-kisah perjalanan para ksatria. Jika aku lihat salah seorang dari mereka mulai menjauh, langkah mulai melambat, dan nafas mulai terengah tak mampu tuk padamkam api kerinduan di dadanya, aku meninggalkannya dan pergi.. karena jika aku tak melakukannya maka dialah yang akan melakukannya, oleh sebab itu engkau dapati sebagian besar kisah mereka tidak lengkap, bingung mencari akhir dari kisah mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sini ada seorang bernama Abdullah Azzam Al-Azdy -dia terbunuh beberapa bulan yang lalu, kita memohon kepada Allah agar menerimanya-, akan tetapi dia enggan untuk meninggalkan mereka. Satu demi satu ikhwan telah pergi. Ketika aku mendengarkan tentang akhlaknya, jihadnya, dan tawadhu’nya aku merasa iri kepada setiap orang yang melihatnya dan setiap orang yang menangisinya. Aku pun sempat berharap kiranya aku bisa berangkat sebelum dia sayhid agar aku bisa bertemu dengannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika engkau mendengarkan seorang ikhwan yang memiliki pengalaman jihad dan dia bercerita tentang kisah-kisah jihad, lalu dia mulai mengatakan: “Dulu aku bersama seorang fulan rahimahullah (semoga Allah merahmatinya), dan fulan taqabbalahullah (semoga Allah menerimanya), dan abu fulan semoga Allah mengumpulkan kita bersama mereka di surga Firdaus”, maka engkau akan merasakan seakan dia tidaklah bercerita tentang kisah yang telah terjadi selama dua tahun saja akan tetapi seakan dia berkisah tentang perang Badar atau pertempuran Qadisiyah. Dan juga engkau akan mendapatinya layaknya seorang musuh bagi detik dan menit yang dia habiskan di atas bumi yang jauh dari ikhwan-ikhwannya kecuali dalam ketaatan kepada Allah. Aku memohon kepada Allah agar memberikan apa yang mereka cari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun tentang akhlak mereka maka kisahkanlah dan tiada dosa untuk mengisahkannya. Seorang ikhwan mujahidin melarangku untuk mencuci piring dengan alasan aku tidak layak untuk membersihkannya, lalu ia pun mencuci piring-piring itu. Dan jika ia melihatku bersiap-siap untuk memasak, maka dia melarangku dengan alasan bahwa aku tidak bisa memasak, lalu ia pun memasak untuk kami. Aku tahu semua yang ia lakukan itu demi mendapatkan ganjaran mealayani ikhwan-ikhwannya. Itulah keinginan mereka di sini!.. Kadang aku bangun di pagi buta agar aku bisa melihatnya sedang bersih-bersih dan bersiap-siap tanpa seorang pun melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang ikhwan yang menjadi amir kami, ketika kami berkumpul untuk makan, aku melihatnya mengirisi daging dan meletakkannya di depan kami hingga tidak ada yang tersisa kecuali hanya tulang dan gajih. Maka aku pun memutuskan untuk tidak lagi duduk bersamanya saat makan agar aku tidak lagi memakan bagiannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku bertemu seorang ikhwan non-Arab baru di medan dan aku tidak menemui seorang pun yang logatnya lebih melekat darinya. Dia tidak bisa berbahasa arab kecuali hanya sedikit akan tetapi dia terus berusaha untuk membaca kitab-kitab berbahasa arab. Suatu ketika aku berjalan-jalan di depannya, saat itu dia sedang membaca sebuah kitab, lalu ia memanggilku dari kejauhan. Saat aku mendatanginya dan dia berkata kepadaku dengan wajah yang tampak ceria merasa senang: “Bacalah wahai saudaraku hadits ini yang berbicara tentang keutamaan jihad!”, aku pun membacanya. Dia melihatku sembari tersenyum lalu dia berdoa kepada Allah agar memberinya kesyahidan. Beberapa saat kemudian dia memanggilku lagi: “Kemarilah wahai saudaraku!”, wajahnya layaknya bulan purnama, kemudian dia membacakan sebuah hadits lain untukku yang membuatnya takjub tentang keutamaan jihad.. lalu ia pun meminta kepada Allah mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap kali aku melihat wajahnya yang cemerlang, aku bertanya-tanya pada diriku sendiri: Di manakah kalian wahai yang menyebut dirinya dengan ‘allamah salafy dan jahbadzil atsary?! Di manakah kalian wahai para ulama’ umat yang berbicara dengan bahasa kontradiktif dengan lelaki ini yang sedikit ilmunya akan tetapi dia datang ke sini membenarkan perkataan Rabb dan nabinya, mencari kematian di jalan Allah. Demi Allah itu adalah hujjah atas kalian wahai kalian yang duduk-duduk di rumah kalian diantara orang-orang yang berudzur dan penggembos. Laa hawla wa laa quwwata illaa billah..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;strong&gt;Thala-i’ Khurasan:&lt;/strong&gt; Sebagai penutup, apakah pesan yang ingin antum sampaikan kepada singa-singa yang sedang beribath di perbatasan media jihad?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Abu Dujanah Al-Khurasany:&lt;/strong&gt; Aku katakan kepada ikhwan-ikhwan yang kucintai yang sedang beribath di perbatasan media jihad untuk segera menolong saudara-saudara mereka para mujahidin dengan pena kalian, harta kalian, dan waktu kalian. Buanglah jauh-jauh dari kalian debu-debu futur dan keloyoan. Demi Allah keadaan tidak menyenangkan, dan anjing-anjing Haganah -zionis- telah membantai kita, menutup forum-forum jihad, dan menghapus link-link download media jihad. Apakah kebatilan mereka lebih dahsyat dari hak kalian? Sekiranya kalian mengetahui kedudukan kalian di sisi ikhwan-ikhwan kalian para mujahidin sungguh bulu mata kalian takkan berkedip dan kehidupan kalian tidak akan baik sebelum kalian menyenangkan pandangan mereka dengan kembalinya Hesbah, Ekhlaas, dan Buraq. Apakah kalian mengerjakannya sementara kalian telah mengetahuinya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan akhir dari seruan kami adalah segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. (bjl/ummahq/jurnalislam)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;*****&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Jangan lupakan mujahidin dalam doa shalih antum sekalian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Saudara Kalian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Muntadal Ummah Al-Islamy&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Liharbil I’lam Al-Jihady&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-3169927420306208989?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/3169927420306208989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/interview-dengan-abu-dujanah-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3169927420306208989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3169927420306208989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/10/interview-dengan-abu-dujanah-al.html' title='&lt;center&gt;Interview dengan Abu Dujanah Al-Khurasani&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-4906944923377763333</id><published>2009-09-11T01:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T01:04:15.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penelitian'/><title type='text'>Mengenang The Magnificent 19 “The True Story of 9/11”</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Portland Airport&lt;/strong&gt;, Selasa, 9/11/01, 5.45.am. Dua orang laki-laki muda nampak santai memasuki bandara. Keduanya sebagaimana orang yang hendak berpergian, melewati keamanan bandara untuk memastikan mereka tidak ketinggalan penerbangan paling pagi. Pria yang satu memakai kemeja kuning dengan celana panjang coklat terang dan satunya lagi dengan kemeja berwarna biru dipadu celana panjang hitam. Tidak seorang pun menyangka, 3 jam berikutnya, tepat pukul 8.45 am, Muhammad Atta dan Abdul Aziz Al Umary, kedua pemuda yang terekam kamera keamanan di bandara ME, Portland tersebut meluluhlantahkan gedung kembar WTC di New York, Manhattan, Amerika. Subhanallah!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Muhammad Atta, dan Abdul Aziz Al-Umari adalah dua orang dari 19 pejuang revolusioner abad ini, dimana mereka berhasil menyerang Amerika di pusat bisnis mereka, WTC, dan pusat militer mereka, Pentagon, 11 September 2001. Menurut keterangan pihak berwenang Amerika, mereka berdua, Muhammad Atta dan Abdul Aziz Al-Umari, bermaksud melakukan perjalanan dengan pesawat udara Amerika dari Boston menuju Los Angeles, dimana mereka dan tiga orang lainnya kemudian berhasil menguasai Pesawat Amerika American Airlines dengan nomor penerbangan 11 dan kemudian menabrakkannya ke Menara Utara WTC di New York, jantung kota Amerika. Allahu Akbar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://www.september11news.com/WTCPhotoSequenceReuters.jpg" width="300" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Siapakah Mereka ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mereka adalah 19 orang pemuda, datang dari tempat berbeda, satu visi satu misi, membuktikan kepada dunia bahwa umat ini masih ada. Ke 19 pemuda pemberani tersebut melakukan sebuah tindakan yang tidak pernah dibayangkan siapa pun sebelumnya, untuk akhirnya tidak pernah terlupakan sepanjang sejarah umat manusia. Di jantung kota Amerika, Gedung WTC di New York dan di jantung pertahanan militer Amerika, Pentagon di Washington, dengan menggunakan pesawat-pesawat kebanggan mereka, teknologi mereka, ke 19 pemuda yang lebih mencintai akhirat ini, melakukan aksi isytisyhadah, menjemput kematian, menggapai kemuliaan. Benar perkataan seorang sahabat, ‘Sepanjang aku mati sebagai seorang muslim aku tidak khawatir seperti apa aku akan terbunuh’. Inilah mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://news.bbc.co.uk/olmedia/1750000/images/_1750938_muhammadatta150.jpg" style="float: left;" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Muhammad Atta&lt;/span&gt;, asal Kanaan, Mesir. Menghancurkan Menara Pertama, Dia seorang yang bersungguh-sungguh, tekun, dan amanah. Dia sangat perhatian terhadap nasib ummat. Semoga Allah SWT menerima syahid beliau, Insya Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q7.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;2. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Marwan Shihi&lt;/span&gt;, asal Emirat, menghancurkan Menara Kedua.&lt;br /&gt;Dunia menggoda beliau namun beliau menolaknya, dan lebih memilih balasan dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/15a.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ziyyad Al Jarrah&lt;/span&gt;, asal Libanon, tanah Syam, tanah yang sama dengan Abu Ubaidah Al Jarrah. Beliau begitu lembut dan ikhlas. Semoga Allah ridho kepada beliau.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q1.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Haniy Hanjoor&lt;/span&gt;, berasal dari Taa’if. Beliau yang menghancurkan Pentagon lambang kesombongan Amerika. Sebagai seseorang yang berasal dari suku Aseer, beliau mewarisi keberanian singa-singa kabilah semacam Ghamid, Zahraan, dan Banu Shihr. Beliau adalah bukti sebuah keikhlasan dan pengorbanan yang spektakuler.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q4.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q5.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;5. &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;6. &lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Waail dan Waleed al-Siqilli al-Shihri &lt;/span&gt;: dua orang laki-laki bersaudara ini sangat taat, gemar tahajud, santun, sederhana, dan berpengaruh. Ayah mereka adalah seorang bisnisman dan termasuk kepala suku. Dunia sangat menginginkan mereka, akan tetapi mereka malah meninggalkannya dan memilih pegunungan Afghanistan, memenuhi panggilan Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q12.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;7&lt;/strong&gt;. &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ahmad Al Haznawi Al Ghamidi &lt;/span&gt;: Tidak kenal rasa takut dan tidak segan mengerjakan perkerjaan yang berat, selalu mengambil keputusan dengan berhati-hati, juga seorang imam, da’i, dan semangat dalam berperang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q15.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;8. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Hamza Al Ghamidi&lt;/span&gt;. Kecintaannya kepada jihad telah merasuk ke hatinya. Seorang yang taat dalam beribadah, selalu mengingat Allah, membaca Al-Qur’an. Dia memilih kata-kata sebagaimana dia memilih buah-buahan yang manis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q9.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;9.&lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ahmad Al Ghamidi&lt;/span&gt;, dikenal juga dengan nama Syekh Abu Abbas, atau Abdul Aziz Al Umari Al Zahraani. Beliau adalah contoh seorang ulama masa kini dan seorang pengikut salafus sholeh. Beliau adalah ulama yang aktif. Beliau melindungi ilmu dengan menolak bekerja pada tiran dan lebih memilih penjara sebagai balasannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q6.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;10. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Mahnad Ash Shihri&lt;/span&gt;, beliau dikenal juga dengan nama Umar, Muhannad Al Shihri, seorang yang gentle, sabar, dia melakukan aksi istisyhadah dengan penuh keikhlasan, kami mengharap demikian, Allah SWT yang menentukan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q18.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;11.&lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ahmad Al-Ghamidi &lt;/span&gt;atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ikrimah,&lt;br /&gt;seorang yang mampu memecahkan pelbagai masalah,&lt;br /&gt;sabar dan seorang mativator.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q16.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;12.&lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sa’eed Al Ghamidi&lt;/span&gt;. Beliau dikenal juga dengan sebutan Mu’taz, seorang pria ahli ibadah dan begitu menikmati aktivitas amar ma’ruf nahi munkar. Badannya di bumi tetapi hatinya berada di jantung burung-burung hijau di surga. Kami berharap demikian, namun Allah SWT yang menentukan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q3.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;13. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Sataam Asqaami&lt;/span&gt;, yakni Sataam al Suqaami, berasal dari Nejd, Tanah dimana berada dua tempat suci. Kuat tekadnya, teguh hati dalam kebenaran, dan pemberani. Ketika Anda melihatnya Anda akan teringat hadits Rasulullah SAW. : “Yang terhebat dari ummatku dalam melawan kemusyrikan adalan Bani Tamim.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/10.jpg" width="50" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;14.&lt;/strong&gt; &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Faaiz Al Qaadi&lt;/span&gt;. Beliau adalah Fayaz Al Qaadi bani Hamaad, lebih dikenal sebagai Ahmad ; Senang berkorban, pemberi, rendah hati, dan sederhana.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/6a.jpg" width="50" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;15. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Maajid Mawqad&lt;/span&gt;. Lengkapnya Maajid Muqad Al Harbi, berasal dari Madinah. Beliau sangat agamis, sederhana dan selalu menghormati orang lain. Sangat santun dan sangat tawadhu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q10.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;16. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Khalid Al Mahdaar&lt;/span&gt;, atau Khalid Al Mihdaar, berasal dari Mekkah, dari suku Quraisy, ahlul Bait, Anak keturunan Rasulullah SAW. Seorang pria yang selalu merasa terpanggil untuk isytisyhadah, kami mengiranya begitu dan Allah yang menentukan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q13.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;17. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Nawaaf Al Hazimi&lt;/span&gt;, beliau berasal dari Mekkah, seorang yang selalu dipenuhi rencana, tekad yang kuat dan mantap, tabah dan sederhana, penunggang kuda yang handal dan selalu mencari syahid di mana pun berada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/q14.jpg" width="40" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;18. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Saalim Al Haazimi&lt;/span&gt;, dikenal juga dengan julukan Bilal, berasal dari Mekkah. Allah SWT meletakkan keimanan yang kuat di hatinya, itu menjadikannya meninggalkan semua yang ada di dunia dengan slogan, “Surga berada di bawah kilatan pedang.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/20.jpg" width="50" align="left" /&gt;&lt;strong&gt;19. &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ahmad Al Na’mi&lt;/span&gt;. Pejuang terakhir kita adalah Ahmad ibn Abdullah al-Na’ami. Beliau berasal dari Abhaa, dari Quraisy, ahlul bait, keturunan Rasulullah SAW. Beliau seseorang yang tekun dalam mengerjakan seluruh ibadah, dia mencintai sholat tahajjud. Seorang pemberani, beliau pernah bermimpi ketika itu beliau berkuda bersama Rasulullah SAW, kemudian Rasulullah SAW. memerintahkan beliau untuk turun dari kuda untuk memerangi musuh dan membebaskan negerinya. Subhanallah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/6.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika melakukan aksinya, The Magnificent 19 atau 19 Pejuang Pemberani ini membagi diri menjadi empat kelompok. &lt;strong&gt;Kelompok pertama &lt;/strong&gt;dikomandani Mohammad Atta, Abdul Aziz Al Umary, Wail Al Shehry, Walid Al Shehry, dan Satam Al Suqami yang menguasai American Airlines dengan nomer penerbangan 11, bertolak dari Boston menuju Los Angeles, dan kemudian ditabrakkan ke Menara Utara WTC di New York, jantung kota Amerika.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/5.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kelompok kedua&lt;/strong&gt; dokomandani oleh Marwan Al Shehhi, Fayez Ahmed, Ahmed Al Ghamdi, Hamza Al Ghamdi, dan Mohald Al Shehri yang menguasai United Airlines dengan nomer penerbangan 175, bertolak dari Boston menuju Los Angeles, dan ditabrakkan ke Menara Selatan WTC.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/4.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kelompok Ketiga&lt;/strong&gt; dipimpin oleh Khalid Al Midhar, Nawaf Al Hazmi, Hani Hanjour, Salem Al Hamzi, dan Majed Moqed yang menguasai American Airlines dengan nomer penerbangan 77, bertolak dari Virginia menuju Los Angeles, dan pesawat ini kemudian dihantamkan ke simbol militer Amerika, Pentagon.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://www.911myths.com/Raehatu%20Al-Misk_files/3.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kelompok yang terakhir dari aksi mulia ini diketuai olah Ziad Jarrah, Ahmed Al Haznawi, Saaed Al Gahmdi, dan Ahmed Al Na’mi yang mengambil alih United Airlines dengan nomer penerbangan 93, bertolak dari Newark menuju San Fransisco, dan sedianya akan ditabrakkan ke gedung putih, namun qadarallah meledak di Pennsylvania.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;WTC 11 September 2001 dan Teori Konspirasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Betulkan WTC diledakkan oleh kaum muslimin ? Menyikapi peristiwa peledakan WTC 11 September 2001 kaum muslimin tidak satu pandangan. Sebagian besar menolak dan tidak percaya bahwa peristiwa mulia tersebut dilakukan oleh pahlawan-pahlawan muslim pemberani, The 19 Magnificent. Mereka menganggap kejadian tersebut adalah rekayasa dan konspirasi musuh Islam yakni Israel dan juga Amerika sendiri untuk menstigma buruk Islam dan kaum muslimin dan untuk memberikan justifikasi penyerangan mereka ke dunia Islam. Selintas sepertinya alasan ini cukup masuk akal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagian lainnya, dan ini juga tidak sedikit justru bingung dan sampai saat ini (6 tahun setelah kejadian yang dikenal dengan sebutan 9-11 tersebut) tidak mengetahui siapa sebenarnya pelaku kejadian yang menggegerkan seluruh dunia tersebut. Mereka terombang-ambing antara mempercayai satu berita ke dan menolak berita lainnya yang memang penuh dengan rekayasa. Akhirnya mereka frustasi dan menganggap sepi permasalahan penting tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hanya sedikit kaum muslimin, terutama mereka yang memiliki keyakinan kuat akan adanya pertolongan Allah SWT dalam setiap hal dan menginginkan Islam mendominasi dunia, merasa yakin bahwa peristiwa 11 September yang mubarok tersebut adalah jihad terbesar abad ini yang dilakukan oleh 19 pemuda pilihan umat. Itulah sikap yang masih sesuai fitrahnya lalu Allah SWT memberikan kemudahan untuk bisa membedakan antara yang haq dan yang batil dan dimudahkan untuk mengikutinya minimal menyetujuinya dan mendoakannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berbeda dengan orang-orang yang fitrah dan fikirannya telah teracuni dengan racun bid’ah dan kesesatan teori konspirasi. Seorang penggembala kerbau yang tidak berpengetahuan dan tidak pernah sekolah sama sekali, dia hanya hafal beberapa bacaan dalam shalat itupun tidak genap sebab kecerdasannya rendah sekali, tetapi begitu dia mendengar negara gembong kafir Amerika terkena serangan, pentagon markas tentara syaitan porak poranda dan gedung maskas ekonomi riba dunia WTC luluh lantak, langsung dia jingkrak-jingkrak sambil membunyikan pecutnya sebagai tanda rasa syukur kepada Allah SWT, sebab dia memang belum sempat belajar tata cara bersyukur sesuai dengan syari’at. Si penggembala kerbau yang buta huruf itu disamping bersyukur kepada Allah dia tidak lupa juga senantiasa berdoa untuk para mujahidin dengan bahasanya sendiri, “Ya, Allah. Tolonglah para mujahidin. Allahu Akbar!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Menyerang adalah Cara Bertahan Terbaik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Mengapa meledakkan WTC ? Dalam video 19 Martyrs, Syekh Mujahid Usamah bin Ladin berkomentar :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Ketika kita berbicara tentang serangan ke New York dan Washington, kita berbicara tentang para lelaki yang mengubah perjalanan sejarah dan membersihkan ummat dari kekotoran pengkhianatan para penguasa dan pengikutnya, tanpa menyebut-nyebut nama dan jabatan mereka. Kami berbicara tentang para lelaki yang tidak hanya meluluhlantahkan Menara Kembar dan Pentagon, tetapi mereka menghancurkan berhala abad ini beserta nilai-nilainya. Mereka menghancurkan Fir’aun abad ini yang hadir dalam tampilan terburuknya, dan tidak ada perbedaan antara dia dan Fir’aun Mesir kecuali kelebihan kekafiran dan kesalahannya.  Fir’aun abad modern itu membunuhi anak-anak kita di Palestina, Afghanistan, Iraq, Libanon, Khasmir, dan negeri kaum Muslimin lainnya. Mereka, para pejuang Islam tersebut telah berjuang dari hati orang-orang beriman, menitik beratkan syahadat untuk kaum muslimin, terutama masalah al wala wal bara’ dan memburu rencana-rencana pasukan Salib dan penguasa-penguasa boneka di wilayah mereka. Peristiwa ini tidak hanya harus kita kenang, bahkan pena tidak akan mampu untuk merinci satu persatu kebaikan dan kualitas mereka, atau danpak-dampak penyerangan mulia mereka.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan wartawan Al Jazeera, &lt;em&gt;Tayseer Allouni&lt;/em&gt;, 21 Oktober 2001, Syekh Usamah bin Ladin ditanya apakah terlibat dalam peristiwa New York dan Washington ? Beliau lalu menjawab, Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga kedamaian dan rahmat-Nya tertuju pada Muhammad, keluarganya dan sahabat-sahabatnya. Jika dikatakan aksi-aksi tersebut sebagai aksi teroris maka penggambaran itu adalah sebuah kesalahan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pemuda-pemuda tersebut telah jelas berjuang di jalan Allah, mereka menggeser perang menuju jantung kota AS dan mereka menghancurkan bangunan yang terkenal yang melambangkan kekuatan militer dan dan perekonomian AS, itulah kehendak Allah. Dari apa yang kita pahami bahwa mereka melakukan aksi ini supaya kita terdorong untuk bangkit dari tidur yang panjang sebelumnya, dan bisa mempertahankan diri sendiri, mempertahankan saudara-saudara kita, anak-anak yang di Palestina dan untuk membebaskan tempat suci kita. Dan jika dorongan untuk melakukan aksi ini adalah terorisme dan jika membunuh orang yang telah membunuh anak-anak kita adalah teroris, maka biarlah sejarah menyaksikan bahwa kita adalah teroris. Kami telah mendorong untuk melakukan aksi ini selama bertahun-tahun. Kami melakukan apa yang telah diperbolehkan dalam syari’ah dan banyak dokumen-dokumen mengenai persoalan ini dan seruan dari yang lain untuk mendorong aksi inipun bahkan telah dipublikasikan dan disiarkan keberbagai media. Lalu jika mereka mengartikannya demikian atau jika andapun juga memaknai bahwa ada hubungannya maka itu adalah benar. Kamilah yang mendorongnya dan dorongan inilah yang dibutuhkan saat ini, Allah telah memerintahkan akan hal ini kepada manusia terbaik yaitu Nabi SAW.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, serangan mubarok 11 September itu tidak terjadi begitu saja ? Mengutip Syekh Abu Hafsh Al Misri, tokoh Al Qaida kedua yang dicari setelah Syekh Usamah bin Ladin, Amerika sebenarnya telah menyiapkan strategi serangan militer untuk diarahkan kepada mujahidin di Aghanistan. Serangan ini dilakukan setelah terjadi peristiwa peledakan kapal Destoyer USS Cole di teluk Adn. Syaikh Abu Hafsh punya peran besar dalam aksi serangan ini, beliau turut merencanakan dan mengatur jalannya operasi. Begitu mendengar serangan ini berhasil, diceritakan bahwa Syaikh Usamah langsung mengacungkan senapan AK 47 nya ke langit dan menembakkan beberapa rentetan peluru, sembari berteriak bahagia,“Ini adalah pembalasan untuk darahmu, wahai Mihdhar…” Mihdhar adalah Syaikh Abul Hasan Al-Mihdar, yang dibunuh oleh fihak Amerika melalui tangan bonekanya di penguasa Yaman, Presiden Ali Abdulloh Sholeh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hanya saja, persiapan serangan Amerika ini tidak diekspos kepada dunia. Tetapi, Alhamdulillah, gerakan-gerakan ini tercium oleh mujahidin, sehingga mereka harus mendahului menyerang -sebab cara bertahan terbaik adalah menyerang-. Akhirnya, mujahidin berhasil mengukir sejarah yang sungguh teramat sulit dilupakan oleh Amerika, dan mengangkat kepala seluruh kaum muslimin. Yaitu, aksi istisyhadiyah yang merontokkan pusat perekonomian dan pertahanan mereka. Mujahidin berhasil menyerang Amerika terlebih dahulu pada 11 September 2001, dengan menabrakkan pesawat ke menara kembar WTC dan gedung Pentagon.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam operasi kali inipun, Syaikh Abu Hafsh-lah yang menjadi penanggung jawab langsung. Beliau memilih beberapa orang pemuda, mentraining mereka, dan mengingatkan mereka agar selalu bersandar kepada Alloh Ta’ala. Maka para pemuda itupun berangkat ke negara kafir itu, bukan untuk bermaksiat sebagaimana dilakukan kebanyakan pemuda hari ini. Mereka datang untuk membinasakan Amerika, mereka hanya bertawakkal kepada Allah dan kemudian menentukan langkah-langkah yang akan ditempuh dengan sedemikian detail, serta kapan operasi akan dilaksanakan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, di bumi ribath, Afghanistan, para mujahidin tak henti-hentinya berdoa kepada Allah agar menolong ikhwan-ikhwan mereka dan memberikan kemenangan melalui tangan mereka. Doa mereka dikabulkan oleh Allah. Terjadilah ledakan besar seperti telah direncanakan, bahkan ternyata lebih dahsyat. Gema takbir terus bergema di bumi Afghanistan, mengiringi kemenangan bersejarah ini. Kaum muslimin di berbagai penjuru dunia, terutama Palestina, sampai ada yang menangis&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena ternyata Allah masih menyiapkan orang-orang yang membela dan membalaskan sakit hati mereka karena terus ditindas. Mereka adalah orang-orang yang tidak menonjol kepribadiannya tapi tinggi ketakwaannya, yang bekerja di balik tabir semua orang, dan di antaranya adalah syaikh kita, Abu Hafsh Al-Mishri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, jika Syekh Usamah bin Ladin sendiri telah mengklarifikasi tindakannya menyerang WTC dalam banyak video dan audio, dan semua itu diakui oleh Syekh Usamah dengan alasan-alasan dan dalil syai’i yang mendukung tindakan istisyhadiyyah barokah tersebut. Selain itu, sebagian besar dari mereka, The Magnificent 19 telah membuat surat wasiat, surat terakhir mereka sebelum melakukan aksi isytisyhadah tersebut. Seperti wasiat Abu Abbas Az Zahroni Rohimahullah, yang satu pesawat dengan Komandan Muhammat Hattan, meledakkan WTC Menara Utara, begini kutipan isi suratnya : “Jika setiap surat itu mengandung makna, maka sesungguhnya inti suratku ini adalah menerangkan tentang perbuatan yang aku lakukan – Peledakan Mubarok 11 September-. Maka aku katakan : “Sesungguhnya ketika aku melakukan pekerjaan ini maka aku meyakini bahwa ini adalah jalan yang aku tapaki dan sangat baik kesudahannya. Sesungguhnya apa yang aku lakukan ini sebagai pembebasan diri dari tugas – yang deberikan Allah -  dan untuk menghidupkan faridhoh jihad di tengah-tengah ummat ini dan dalam rangka menunaikan kewajiban yang dibebankan kepadaku pada jalan ini. Karena telah diterangkan di dalam kitab Allah tentang kewajiban jihad fi sabilillah yang tujuannya adalah menyelamatkan kaum muslimin dari kehinaan dan membebaskan bumi kaum muslimin yang dirampas – oleh orang kafir - dan untuk menjawab seruan Allah dalam firman-Nya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam wasiatnya, Ahmad al Haznawi, salah satu pelaku peladakan mubarok yang berasal dari bumi para mujahidin dan syuhada’ daerah Ghomid. Berikut sedikit kutipan surat wasiatnya : “Demi Allah ! Aku ingin bertanya kepadamu apa yang tengah terjadi di negeri-negeri ummat Islam ? penjajahan nyata itu di depan mata, tetapi kamu wahai para ulama mendiamkan walaupun penjajahan itu telah mencapai negeri Tanah Suci. Hingga kini kami belum mendengar satupun panggilan jihad darimu. Saudara ….. ulama-ulama kita ditahan musuh, dan setiap hari kita dengar musuh menangkapi saudara-saudara kita, sedang membebaskan mereka adalah kewajiban kita. Dan kamu wahai ulama telah mengatakan hal ini dan menyepakatinya sudah berapa tahun berlalu. Sedang syaikh kita Umar Abdurrohman masih di penjara Amerika. Itu hanya contoh ….. dan masih banyak lagi ulama-ulama kita yang senasib, tetapi kami tidak mandengar panggilan jihad darimu. Wahai ulama ….. wahai ulama ….. wahai ulama …… Kau biarkan ini semua. Jika engkau masih enggan menyatakan kewajiban jihad, lalu siapakah yang akan menyatakannya ? dan kalau bukan sekarang waktunya lalu kapan lagi ?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, penyelidikan dan penelusuran terhadap peristiwa serangan 11 September terus berlangsung. Khalid Syaikh Muhammad, salah satu petinggi Tandzim Al Qa’idah Internasional, dalam sebuah pemeriksaan yang dilakukan intelejen Amerika di penjara Guantanamo telah mengakui bahwa dirinya terlibat dalam operasi 11 September 2001 yang penuh barokah di New York dan Washington. Pengakuan beliau ini telah dipublikasikan dengan manuskrip setebal 26 halaman dan pentagon mengakui telah banyak membuang sebagian isi dari pengakuan Khalid Syaikh karena alasan adanya informasi-informasi penting.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain transkrip, bukti-bukti lain adalah sebuah komputer yang memuat informasi detail tentang rencana serangan sebelas September, mulai dari nama dan foto para Pahlawan Islam pelaku serangan tersebut hingga surat izin pilot milik Asy Syahid Komander Muhammad Atta, bahkan juga ada surat dari Syaikh Usama bin Ladin. Kholid Syaikh Muhammad (semoga Allah membebaskan beliau) menyatakan semua operasi ini adalah bagian dari Perang Suci terhadap orang-orang kafir dan orang-orang murtad.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bahkan, TV Al Jazeera (7/9/06) menyiarkan video berdurasi 90 menit (hanya 3 menit yang disiarkan) tentang peristiwa serangan 11 September tersebut. Menjelang lima tahun peristiwa yang menggemparkan dunia tersebut, Al-Qaidah merilis sebuah rekaman video. Dalam video itu, terlihat Usamah bin Ladin sedang melakukan pertemuan dengan para pimpinan senior Al-Qaidah dan beberapa laki-laki yang selama ini diklaim sebagai pelaku serangan 11 September. Belum jelas apa motif Al-Qaidah merilis video itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para pemimpin senior Al-Qaidah yang terlihat dalam video tersebut antara lain Abu Hafs Al-Masri, yang kemudian menjadi pemimpin militer Al-Qaidah dan Ramzi bin Al-Shaiba yang diklaim AS sebagai kordinator serangan 11 September 2001,yang menelan korban hampir 3.000 orang. Dari keterangan video disebutkan bahwa pertemuan itu dilakukan di kamp latihan Al-Qaidah di wilayah Afghanistan pada masa pemerintahan Taliban. Ramzi bin Al-Shaiba sendiri ditangkap AS pada 2002 dan kini dijebloskan ke penjara di Kamp Guantanamo.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam video itu juga disebut seorang tokoh Islamis Arab yang tidak begitu dikenal bernama Abu Al-Turab Al-Urduni yang membantu latihan untuk keperluan serangan. Dari video tersebut juga diketahui persiapan serangan termasuk latihan soal pesawat terbang, pertempuran di jalan dan bagaimana memalsukan dokumen-dokumen.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dua dari 19 pejuang pemberani tersebut, yang ikut serta dalam serangan 11 September, Hamza el-Ramdi dan Wael el-Shemari, keduanya warga negara Arab Saudi, juga terlihat di video itu. Keduanya mengatakan, tindakan mereka terinspirasi oleh desakan untuk membalas penderitaan warga Muslim di Bosnia dan Chechnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam beberapa bagian rekaman video, Usamah bin Ladin terlihat mengenakan jubah berwarna hitam dan surban putih. Ia berkeliling di kamp pelatihan di Afghanistan, memberi salam pada para pendukungnya yang beberapa di antaranya mengenakan penutup wajah dan memegang senjata otomatis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al-Jazeera mengatakan, di antara pengikutnya yang ia beri salam di antaranya adalah orang-orang yang diduga merebut pesawat saat serangan 11 September. Tapi wajah mereka tidak jelas. Dalam satu tampilan, Usamah menghadap ke kamera dan menyerukan umat Islam untuk mendukung para pelaku penyerangan mubarok tersebut. “Saya minta anda berdoa untuk mereka dan meminta pada Tuhan agar mereka sukses, sasaran mereka tepat, langkah mereka kuat dan memperkuat jiwa mereka,” kata bin Ladin.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pentagon merilis transkrip hasil hearing dengan Khalid Syaikh Muhammad, orang yang dicurigai AS sebagai otak dari serangan 11 September 2001 yang menghancurkan gedung kembar World Trade Center di New York. Menurut rilis tersebut, Khalid mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam rilis yang disebarluaskan Pentagon, Rabu (14/3) Syaikh Muhammad mengatakan, “Saya bertanggung jawab atas operasi 11 September, dari A sampai Z. ” Ia juga mengakui bahwa pimpinan Al-Qaidah Usamah bin Ladin adalah kepala operasi yang mengorganisasikan, merencanakan, menindaklanjuti dan mengeksekusi operasi 11 September. Allahu Akbar!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kini, kita mengenang The Magnificent 19 setelah 6 tahun peristiwa tersebut berlalu. Banyak sudah hal-hal menakjubkan terjadi setelah serangan mubarok tersebut. Perhatian umat manusia kepada Islam meningkat, kebangkitan dan proklamasi daulah Islam terjadi di beberapa tempat, Irak terutamanya. Amerika sendiri mulai limbung dan berniat angkat kaki dari sana.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sungguh, ayat-ayat Allah SWT. berlaku dan terjadi nyata kepada kita semua kaum muslimin, terutama jaminan Allah SWT. bahwa kelompok yang sedikit akan mampu mengalahkan kelompok yang banyak, atas idzin Allah SWT. Peristiwa 11 September dengan para pelakunya The Magnificent 19 adalah bukti ayat tersebut di abad modern ini. Wallahu’alam bis showab!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;By: M. Fachry&lt;br /&gt;Arrahmah.Com International Jihad Analys&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ar Rahmah Media Network&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/index.php?URL=http%3A%2F%2Fwww.arrahmah.com%2F"&gt;http://www.arrahmah.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The State of Islamic Media&lt;br /&gt;© 2007 Ar Rahmah Media Network&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengetahui tentang kebenaran kejadian 9/11, Anda bisa melihat film terbitan Ar Rahmah Media, yang berjudul,&lt;strong&gt; “The Manhattan Raid”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-4906944923377763333?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/4906944923377763333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/09/mengenang-magnificent-19-true-story-of.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4906944923377763333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4906944923377763333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/09/mengenang-magnificent-19-true-story-of.html' title='&lt;center&gt;Mengenang The Magnificent 19 “The True Story of 9/11”&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-649250120922111800</id><published>2009-08-03T23:21:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T23:49:37.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wawancara'/><title type='text'>Wawancara Eksklusif Arrahmah.com Dengan Mujahidin Taliban Pakistan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah, atas idzin Allah, &lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt; (Muhammad Jibriel Abdul Rahman)  berkesempatan mewawancarai seorang &lt;strong&gt;Mujahid Taliban Pakistan&lt;/strong&gt; yang tengah berjihad fie Sabilillah di bumi Pakistan, khususnya di Lembah Swat. Di tengah situasi dan kondisi medan jihad Lembah Swat yang tengah berkecamuk dan simpang siur beritanya, Mujahidin kita ini, (yang bernama Muhammad Al Mujahid)  menjadi saksi mata sekaligus ikut berjihad langsung di dalamnya. Saat ini, kondisi beliau tengah cedera, namun tetap bersemangat menjawab seluruh pertanyaan yang kami ajukan, termasuk menyemangati kaum Muslimin di Indonesia. Berikut wawancara eksklusif tersebut.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/banners/wawancara-taliban.jpg" style="vertical-align: middle;" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Bagaimana kondisi mutakhir di Lembah Swat, bisakah Anda menceritakannya secara detail?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Muhammad AL Mujahid (MAM) :&lt;/strong&gt; Di Lembah Swat kini pemerintah mencoba membawa Mujahidin ke meja perundingan. Dua bulan yang lalu, pasukan (pemerintah) menyerang mujahidin dengan gencar. Selama serangan tersebut pasukan (pemerintah) tidak memiliki sedikitpun wilayah untuk membuat pos pemeriksaan atau membuat wilayah pertahanan. Pasukan Angkatan Udara dan kekuatan udara mereka hanya menyerang mujahidin dan penduduk sipil. Kini di Swat seluruh atap rumah hancur akibat pesawat pembom. Di Swat Pirbaba, Magora, Deer, Batkhela dan tempat lain kini secara keseluruhan berada dalam kontrol mujahidin. Pasukan (pemerintah) berkata kepada penduduk sipil untuk meninggalkan rumah mereka, akan tetapi mujahidin tidak menginginkan situasi ini. Kini situasi sudah sangat baik Alhamdulillah, mujahid telah memegang kendali di Distrik Swat termasuk Deer dan tempat-tempat lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Pasukan munafikin Pakistan selama ini mengklaim bahwa mereka berhasil membunuh ribuan mujahidin Taliban Pakistan di Lembah Swat dan sekitarnya, jadi semua itu tidak benar?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Tentara murtadin telah berbohong besar. Di Lembah Swat seluruh mujahidin yang syahid ada 200 dan tentara (murtadin) yang terbunuh 1200 dengan pimpinan mereka yang terbunuh berjumlah 65, Alhamdulillah. Jumlah seluruh mujahidin dari seluruh kelompok yang berada di Swat adalah 1500. Jadi jika total dari kami yang terbunuh (seperti yang dikatakan tentara murtadin) berjumlah 7000, itu adalah bohong besar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/photonews/talibanswatsyariat/supporters2.jpg" /&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="on down" style="display: block;" id="formatbar_JustifyCenter" title="Rata Tengah" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 11);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Tengah" class="gl_align_center" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Siapakah pemimpin jihad di Lembah Swat? Dan apakah ini sama dengan di daerah-daerah lainnya? Bagaimana sebenarnya koordinasi dan hubungan di antara mujahidin di Pakistan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Amir seluruh mujahidin Taliban adalah Mullah Umar Hafidzahullah. Di Swat Amir mujahidin pusat adalah Fadzlullah (Syekh Maulana Fazlullah, pen) dan lima amir lain, yaitu amir wilayah. Alhamdulillah kondisi di sana 'panas' dan dalam koordinasi dan hubungan yang kuat antara mujahidin Pakistan dan mujahidin internasional (jihad global ). Sebagai contoh, sekitar dua bulan yang lalu di Swat menginginkan mujahidin profesional dan kemudian Daulah Islamiyah Iraq (Semoga Allah melindungi mereka) mengirim saudara-saudara (mujahidin).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Anda bisa ceritakan lebih jauh tentang Syekh Baitullah Meshud?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Syekh Baitullah Mehsud , Alhamdulillah telah saya temui beberapa kali. Beliau adalah pemimpin mujahidin Taliban Pakistan dan pendiri &lt;em&gt;Thareek Taliban&lt;/em&gt; di Kuraam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Bagaimana dengan Syekh  Maulana Fazlullah? Juga kaitan beliau dengan ulama kharismatik Pakistan dari Tahree-e-Nifaz-e-Shariat-e-Muhammadi (TNSM), Syekh Sufi Muhammad?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Syekh Fadzlullah kini terluka. Alhamdulillah mujahidin telah memulai siaran radio kembali dan berhubungan baik dengan Syekh Sofi Muhammad (Sufi Muhammad, pen). Kini pemerintah menahan Syekh Sofi Muhammad dan keluarga beliau. Di Pakistan sangat sedikit ulama yang benar.Dan alhamdulillah di antara mereka semua berhubungan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Jadi mereka semua hormat dan mendukung Mullah Muhammad Umar? Apakah dengan demikian bisa diartikan bahwa jihad mujahidin Taliban Pakistan juga akan masuk ke Afghanistan untuk membela saudara-saudara mereka di sana?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Alhamdulillah seperti saya bilang sebelumnya, Mullah Umar adalah pemimpin tertinggi seluruh Taliban di manapun. Semua kelompok Taliban yang berperang di Afghanistan, sebagian waktu berperang di Afghanistan dan sebagian waktu di Pakistan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Dalam hal ini apakah Anda tidak melihat bahwa pemerintah Pakistan hanya memanfaatkan bantuan, terutama dana yang berhasil dikumpulkan untuk menumpas mujahidin Taliban Pakistan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Pemerintah Pakistan dulu hanya mendukung kami untuk kepentingan mereka. Kini situasinya sangat berbeda di Swat, Kurram dan di seluruh Pakistan, serangan-serangan mujahidin menjadi bukti bahwa mujahidin menginginkan Islam di seluruh penjuru dunia dan pemerintahan di Pakistan adalah pemerintahan Islam dengan hukum Islam. Kini AS dan pemerintah Pakistan sama saja. AS menggunakan pemerintah Pakistan untuk menghancurkan Taliban dan kelompok mujahidin lain. Amerika tahu bahwa Al Qaeda adalah musuh besar dan pemerintah Pakistan tidak menginginkan perang Taliban, karena perang itu merupakan jalan untuk mengakhiri hukum kuffur (kekuatan pemerintah).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Bagaimana dengan kondisi jihad di Waziristan? Apakah AS tengah mempersiapkan serangan ke sana?  Dan bagaimana kondisi Mujahidin di Waziristan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Di Waziristan tentara (pemerintah) menginginkan menyerang mujahidin. Tapi alhamdulillah mujahidin memberi pelajaran besar dalam peperangan di Swat. Kini AS menginginkan serangan ke Waziristan, berkaitan dengan dugaan AS bahwa Al Qaeda  membuat rencana besar di Waziristan untuk menyerang Amerika (lebih besar dari pada serangan 11 September), tapi kekuatan tentara (pemerintah) kini sangat lemah. Di Swat penduduk telah pulang kembali ke rumah mereka. Sekali lagi mujahidin membuat pos untuk Mahkamah Syari'ah, Radio Syari'ah. Alhamdulillah di Waziristan seluruh komandan bersatu dan kondisi mujahidin sangat kuat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Jadi, kini semua kekuatan mujahidin bersatu dan fokus untuk memerangi penguasa atau pemerintahan munafik Pakistan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Alhamdulillah seluruh mujahidin berada dalam satu ikatan di Khurasan dan seluruh penjuru dunia. Di Afghanistan dan Pakistan mujahidin bersatu, tetapi tidak hanya fokus di Pakistan. Seluruh kelompok mujahidin memberikan setengah waktu untuk Afghanistan dan setengah waktu untuk Pakistan. Komandan mujahidin membagi pekerjaan sesuai situasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Mulla Nazeer Ahmad juga menyebut nama Gul Bahadur, dan menyatakan bahwa dirinya dengan Gul Bahadur dan juga Syekh Baitullah Meshud berada dalam satu aliansi. Bisa Anda ceritakan tentang masalah ini? Dan tentang Gul Bahadur?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Sangat penting untuk mengetahui situasi Waziristan agar dapat memahaminya. Di Waziristan Selatan Nazeer adalah komandan dari Taliban setempat, di Selatan Gulbahadur adalah komandan Taliban setempat, Baitullah adalah komandan dari Taliban wilayah Masood ( sebuah tempat di Waziristan). Akan tetapi kini Baitullah menyebarkan jihad di seluruh wilayah Pakistan. Pemerintah Pakistan tidak ingin Baitullah hidup dan tidak ingin para komandan mujahidin itu bersatu. Akan tetapi Alhamdulillah seluruh mujahidin Arab bersatu dan membuat aliansi baru. Aliansi ini adalah karunia besar dari Allah dan sebuah hantaman peluru bagi pemerintah Pakistan. Gulbahadur adalah seorang pemimpin Taliban lokal di wilayah Selatan dan pria yang baik, seorang pemimpin yang berani. Gulbahadur sangat mendukung Baitullah baik dulu dan kini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Kembali kepada pasukan kafir Amerika. Apakah mereka yang mengomandani pasukan  Pakistan dalam operasi-operasi di Lembah Swat?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Seperti yang saya katakan sebelumnya, Alhamdulillah mujahidin kini mengontrol seluruh lembah Swat lagi dan memulai kembali radio syari'ah, mahkamah syari'ah, pelatihan serta program-program lain. Hal lain yang sangat penting adalah, sepanjang operasi serangan, tentara pemerintah tidak memiliki wilayah kekuasaan, mereka hanya bisa melakukan serangan udara. Tentara pemerintah tidak mampu menguasai satu wilayahpun. Dua hari yang lalu saya berkunjung ke Swat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Target Mujahidin Pakistan Taliban apakah sudah tercukupi dengan diterapkannya syariat di Lembah Swat? Atau akan diteruskan hingga memasuki Islamabad (ibukota Pakistan) dan seluruh negeri menerapkan syariat Islam?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Mujahidin menginginkan Islamabad dan seluruh Pakistan menerapkan syari'ah Islam. Mereka tidak akan berhenti berjihad hingga mereka membuat seluruh Pakistan menerapkan syari'ah Islam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Pemerintah Pakistan menganggap pemerintahannya adalah pemerintahan Islam dan negeri mereka sebagai Negara Islam, dus tentaranya juga tentara Islam. Pendapat Anda?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Adalah hal yang sangat sederhana untuk memahami bahwa pemerintah, tentara dan mahkamah (Pakistan) adalah murtadin, bukan muslim. Di Pakistan beberapa ulama dan kaum 'jihadi' ( kementerian peperangan, Jamaat Islami, Laskar Taiba/kini Jamaad-da'wa , Jamaat Tabligh dan banyak lagi yang lain), mengatakan bahwa pemerintahan dan tentara pemerintah adalah muslim. Seluruh tentara pemerintah telah memperlihatkan kemurtadan adalah hal yang jelas dalam pandangan Ahlus Sunnah wal Jama'ah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Bagaimana jikalau mereka (Pemerintah Pakistan) mengajak Mujahidin untuk berdamai dan berjanji akan menerapkan syariat Islam di beberapa wilayah?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Pemerintah Pakistan kini menginginkan berdamai dan menjadikan syari'ah di terapkan di beberapa wilayah, tetapi mujahidin selalu memberikan darah mereka  bagi Islam di seluruh penjuru dunia. Mujahidin tidak akan berhenti ketika telah diterapkan syari'ah di seluruh wilayah Pakistan (insyaallah).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Pertanyaan terakhir. Apa harapan Anda kepada saudara-saudara Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia terkait situasi dan kondisi di Lembah Swat, Pakistan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;MAM :&lt;/strong&gt; Saya katakan bagi saudara-saudara muslim kami yang tercinta di Indonesia! Saudaraku tercinta, bangkit dan berjuanglah untuk Islam, untuk syari'ah. Kini saatnya berjihad! Sangat penting untuk kalian. Berdoalah untuk seluruh mujahidin di seluruh penjuru dunia. Insyaallah kami bersama kalian. Darah kalian adalah darah kami. Allah akan menolong dan melindungi seluruh mujahidin di seluruh penjuru dunia. Jazakumullah khair.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.arrahmah.com/" title="Arrahmah.Com"&gt;&lt;strong&gt;Arrahmah.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; : Jazakallah khairul jaza atas wawancara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exclusive Interview&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ar Rahmah Media&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;http://www.arrahmah.com&lt;br /&gt;The Satate of Islamic Media&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;(exclusive, arrahmah.com)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-649250120922111800?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/649250120922111800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/08/wawancara-eksklusif-arrahmahcom-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/649250120922111800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/649250120922111800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/08/wawancara-eksklusif-arrahmahcom-dengan.html' title='Wawancara Eksklusif Arrahmah.com Dengan Mujahidin Taliban Pakistan'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-383857903801175178</id><published>2009-07-07T23:46:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T23:47:36.736-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='majalah'/><title type='text'>Majalah Al Muhajirun Edisi Khusus Pemilu Online, Download Gratis!!</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta &lt;/strong&gt; - Hari ini, 8 Juli 2009 sebagian besar penduduk negeri ini akan melakukan hajat pesta demokrasi memilih presiden dan wakil presiden. Nasihat dan peringatan kepada ummat Islam agar tidak terjerumus dalam sistem kufur demokrasi secara intens telah dilakukan dalam pelbagai kesempatan.  Dalam rangka itu pula, Risalah Dakwah dan Jihad Al Muhajirun Edisi Khusus Pemilu telah dipersiapkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk lebih menyebarluaskan dan mempercepat sampainya informasi ini kepada segenap kaum Muslimin, maka secara khusus Risalah Dakwah dan Jihad Al Muhajirun Edisi Khusus Pemilu ini akan ditampilkan secara on line dan dapat didownload secara gratis oleh seluruh kaum Muslimin. Semoga langkah ini dapat menyelamatkan aqidah ummat Islam dari syirik demokrasi. Insya Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/09/almuhajirun-dont-vote.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Baca online: &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/17168483/Almuhajirun-Edisi-Khusus-Pemilu" target="_blank"&gt;http://www.scribd.com/doc/17168483/Almuhajirun-Edisi-Khusus-Pemilu&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Download:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://dl.iixbox.com/download.php?file=3192&amp;amp;name=AlmuhajirunEdisiKhususPemilu.pdf.pdf" target="_blank"&gt;http://dl.iixbox.com/download.php?file=3192&amp;amp;name=AlmuhajirunEdisiKhususPemilu.pdf.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.archive.org/download/AlMuhajirunEdisiKhususPemilu/AlmuhajirunEdisiKhususPemilu.pdf" target="_blank"&gt;http://www.archive.org/download/AlMuhajirunEdisiKhususPemilu/AlmuhajirunEdisiKhususPemilu.pdf&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-383857903801175178?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/383857903801175178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/07/majalah-al-muhajirun-edisi-khusus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/383857903801175178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/383857903801175178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/07/majalah-al-muhajirun-edisi-khusus.html' title='Majalah Al Muhajirun Edisi Khusus Pemilu Online, Download Gratis!!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-8399698307161922727</id><published>2009-05-12T19:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T19:54:37.122-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Pernyataan Daulah Islam Irak : Pengkhianat dan Pembohong</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Kementrian Informasi Daulah Islam Irak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;{&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);"&gt;إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَأُوْلـئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ]&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);"&gt;(Al-Munafiqoon:8)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;"Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta".&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);"&gt;( Al-Nahl: 105)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segala puji bagi Allah , shalawat dan salam bagi junjungan kita nabi Muhammad SAW, bagi keluarganya dan orang-orang yang mengikutinya. Selanjutnya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap kali kita melihat Mujahidin meningkatkan serangan-serangan terhadap musuh-musuh Allah, maka kita melihat kesakitan dan penderitaan akibat serangan tersebut  berubah menjadi berita kebohongan demi menyenangkan pemimpin-pemimpin mereka dan para pembantunya, kebohongan tersebut disiarkan demi menutupi kehilangan besar mereka dan penderitaan mereka yang diakibatkan serangan dari tangan-tangan singa Tauhid.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejak dideklarasikannya Daulah Islam Irak, Televisi dan surat kabar dari waktu ke waktu kerap mengeluarkan berita atau kabar bahwa beberapa pemimpin Daulah Islam Irak telah terbunuh atau tertangkap. Kabar terakhir yang disiarkan di televisi-televisi Irak adalah bahwa pemimpin Daulah Islam Irak, Sheikh Abu Umar al Baghdadi Hafidzahullah telah tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk alasan tersebut maka Daulah Islam Irak akan memberikan klarifikasi bahwa berita yang pertama kali diumumkan oleh murtadin Qasim 'Ata adalah kabar palsu dan orang yang ditanyangkan di televisi-televisi Irak tersebut sama sekali tidak kami kenal. Semua itu disiarkan hanya sebagai sandiwara para penjaga "Rumah Hitam", dan dimainkan oleh media-media pembantu mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami membawakan kabar gembira kepada Umat Islam bahwa pemimpin orang-orang beriman, Sheikh Abu Umar al Baghdadi Hafidzahullah dalam keadaan baik dan sangat sehat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami juga membawakan kabar gembira bahwa kemenangan sedang menaungi langit, dengan ijin Allah dan umat ini akan menghancurleburkan singgasana musuh-musuh Allah, apakah datangnya kemenangan ini dengan kemuliaan atau melalui penghinaan terhadap mereka - kemuliaan adalah pemberian Allah  dan kehinaan akan Allah berikan kepada orang-orang kafir dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Dan Allah maha Besar.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="center"&gt;{&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);"&gt;إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَأُوْلـئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ]&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 0, 0);"&gt;(Al-Munafiqoon:8)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="center"&gt;Kementrian Informasi Daulah Islam Irak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;sumber : Al-Fajr Media Center&lt;br /&gt;[terjemah bebas Muslimdaily.net]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-8399698307161922727?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/8399698307161922727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/05/pernyataan-daulah-islam-irak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8399698307161922727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/8399698307161922727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/05/pernyataan-daulah-islam-irak.html' title='&lt;center&gt;Pernyataan Daulah Islam Irak : Pengkhianat dan Pembohong&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7057767143435129508</id><published>2009-05-08T22:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-08T22:56:17.389-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Statemen Imarah Islam Afghanistan Mengenai Kematian Sipil Afghan di Farah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka yang menggembar-gemborkan perdamaian dan pembangunan sekali lagi membasahi daratan kami dengan darah orang-orang tak berdosa termasuk perempuan dan anak-anak di desa Grani, distrik Bala baluk, provinsi Farah di bawah alasan palsu perdamaian dan kebebasan. Ini bukan pertama kalinya binatang buas Amerika Serikat bertindak melawan warga negara dari bangsa yang dianiaya dan hal tersebut juga bukan untuk yang terakhir kalinya mereka melakukan kekejaman tak berperikemanusiaan di Afghanistan.  Mereka seakan ingin memuaskan rasa haus akan teror dan barbarism dengan membunuh sipil muslim Afghan secara massal, menghancurkan rumah-rumah mereka, melukai mereka dalam ratusan operasi di berbagai daerah di Afghanistan yang terus berlangsung hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap para penjajah itu melakukan hal yang tidak manusiawi seperti beberapa saat lalu, membunuh perempuan, anak-anak dan manula yang tidak berdosa dalam bombardir barbar yang mereka lakukan, mereka akan mengatakan semua kematian sipil merupakan kesalahan agen intelijen yang dengan pengecut melakukan aksi mata-mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, jika seseorang melihat kenyataan dari tindakan kriminal yang dilakukan tentara penjajah AS dan sekutunya, dia akan melihat ini adalah satu rencana jahat para agresor yang bertujuan membuat para mujahidin Afghanistan menyerah untuk melakukan pembalasan terhadap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi para agresor tersebut benar-benar melakukan kesalahan yang serius, sebab tumpahnya setetes darah muslim Afghan kenyataannya membuka satu semangat tak terkalahkan yang baru dalam melakukan pembalasan terhadap para agresor tersebut dan cecunguk-cecunguknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imarah Islam Afghanistan benar-benar berduka cita kepada keluarga yang menjadi korban dan mengumumkan beberapa poin penting di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Muslim dan mujahidin Afghanistan harus memperkuat pertahanan dalam tujuan mencegah kekejaman-kekejaman para agresor.  Hanya jihad dan perlawanan yang dapat menekan penjajah tersebut dan menyelamatkan bangsa yang dianiaya dari kejahatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Imarah Islam Afghanistan menyeru Organisasi Konferensi Islam dan hukum internasional untuk kejahatan perang dan organisasi-organisasi HAM bahwa mereka tidak dapat berpura-pura menutup mata untuk kejahatan dan tindakan kriminal terhadap sipil yang dilakukan oleh penjahat-penjahat tersebut.  Mereka harus melakukan tindakan melawan mereka dan meminta pertanggungjawaban mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Imarah Islam Afghanistan juga memperingatkan para penjajah Gedung Putih yang dipimpin oleh Obama, NATO dan masing-masing negara yang mengirimkan tentaranya ke Afghanistan bahwa tindakan kalian menghabisi sipil tak berdosa membawa satu pesan pahit dalam reaksi pembalasan yang akan kami lakukan dan tidak ada satu pun tempat aman bagi kalian di setiap jengkal wilayah di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Imarah Islam Afghanistan sekali lagi menyeru pemimpin administrasi Kabul yang telah kehilangan kekuatan dan para pejabatnya untuk membuat diri kalian sadar akan konsekuensi keras karena kalian memberi dukungan dan bantuan terhadap para penjajah kafir.  Mereka harus mengetahui bahwa suatu hari mereka akan mendapat hukuman di depan mujahidin Afghanistan karena kejahatan-kejahatan dan penghianatan yang mereka lakukan.  Mereka perlu mengevaluasi masa depan mereka sebagai para pendukung tentara kafir dan memikirkan cara untuk menyelamatkan diri mereka. [adm/arrahmah]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7057767143435129508?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7057767143435129508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/05/statemen-imarah-islam-afghanistan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7057767143435129508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7057767143435129508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/05/statemen-imarah-islam-afghanistan.html' title='&lt;center&gt;Statemen Imarah Islam Afghanistan Mengenai Kematian Sipil Afghan di Farah&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-700834222527468618</id><published>2009-04-30T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T00:54:20.294-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penelitian'/><title type='text'>Temuan Ilmiah: Wanita Berbusana Minim Terlihat Bukan Manusia </title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;"&gt;Pakar&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;"&gt; AS&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;"&gt; meneliti pria yang melihat wanita berbusana seronok. Hasilnya, wanita terbayang bukan manusia &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Masih perlukah aturan khusus berpakaian atau menutup aurat &lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/Structural_thumb.gif" alt="contoh dari MRI" title="contoh dari MRI" align="right" border="0" width="235" height="235" /&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;bagi pria dan wanita di zaman semodern dan sebebas seperti sekarang ini? Tampaknya temuan ilmiah terbaru memberikan masukan penting guna menjawab pertanyaan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Temuan ilmiah terkini menghasilkan penjelasan mengejutkan seputar wanita berpakaian hampir telanjang yang dilihat oleh kaum pria. Dalam otak lelaki yang memandangnya, gambaran kaum hawa berbikini, yang mengenakan baju mandi nyaris telanjang, dikenali bukan lagi sebagai manusia. Tapi mereka dianggap sebagai barang atau benda untuk dipergunakan. Demikian hasil kajian ilmiah terkini tentang perilaku kaum pria. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Penelitian ini didasarkan pada pengamatan citra atau gambaran otak dengan menggunakan teknik “&lt;em&gt;MRI brain scan&lt;/em&gt;”, yakni pemindaian otak melalui pencitraan resonansi magnetis. Ketika otak kaum lelaki yang sedang memandang gambar-gambar wanita nyaris tak berbusana dipindai, maka bagian otak tertentu ditemukan menyala terang. Bagian otak ini berhubungan dengan kegiatan menggunakan alat atau perkakas, misalnya obeng. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Wanita tidak berotak &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;"Saya tidak berkata bahwa mereka secara harafiah berpikir, foto-foto wanita ini adalah foto-foto perkakas dalam arti sesungguhnya, atau foto-foto bukan-manusia, tapi apa yang dimungkinkan oleh data pencitraan otak ini adalah, kita melihatnya sebagai kiasan ilmiah. Yakni, mereka memberikan tanggapan terhadap foto-foto ini, sebagaimana orang memberikan tanggapan terhadap barang," papar Fiske, yang menyabet gelar PhD dari Harvard University di tahun 1978. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan redaksi &lt;a href="http://hidayatullah.com/" target="_blank"&gt;hidayatullah.com&lt;/a&gt;, temuan ini juga mengungkap bahwa kaum pria lebih cenderung mengaitkan gambar-gambar perangsang birahi itu dengan kata-kata kerja orang pertama, seperti “Saya dorong, saya dekap, saya pegang.” Yang mengejutkan, sebagian lelaki yang diteliti tampak tidak menampakkan aktivitas pada bagian otak,yang biasanya memperlihatkan tanggapan ketika seseorang memikirkan maksud orang lain yang dilihatnya.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Apa arti temuan ini? Ini maknanya bahwa para lelaki tersebut memandang wanita itu sebagai sesuatu yang membangkitkan nafsu birahi, tapi mereka tidak mempedulikan apa yang ada dalam pikiran wanita itu. Hal ini sungguh aneh karena hampir tak pernah terjadi. Demikian dituturkan Susan Fiske, profesor psikologi di Princeton University, AS. Laporan ini disampaikan di Chicago baru-baru ini dalam rangka pertemuan tahunan lembaga ilmiah bergengsi AS, &lt;em&gt;American Association for the Advancement of Science&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Fiske dan rekan-rekannya melibatkan 21 pria bukan homoseksual dalam penelitiannya. Setelah diberi sejumlah pertanyaan tertentu untuk dijawab, mereka lantas dipertontonkan gambar-gambar pria dan wanita, baik yang berpakaian minim maupun berbusana penuh. Hasilnya, sebagian besar mereka memiliki daya ingat paling kuat terhadap foto-foto wanita yang berbikini, alias nyaris tanpa busana, meski wanita dalam foto-foto itu tanpa kepala, dan mereka melihatnya hanya selama seperlima detik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;"...daya ingat ini terkait dengan pengaktifan pada bagian otak pra-motor, yang memiliki kehendak bertindak terhadap sesuatu. Jadi seolah mereka dengan seketika berpikir bagaimana mereka bisa memperlakukan tubuh-tubuh ini,” ujar Fiske.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Bukan manusia &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Secara khusus lagi, terdapat temuan menarik pada kaum pria yang memiliki kecenderungan tinggi berpraduga tertentu terhadap kaum hawa - yakni bahwa wanita menguasai dan menjarah wilayah kaum pria. Pada otak jenis pria yang berpandangan seperti ini, tidak didapati bukti aktivitas otak yang memperlihatkan bahwa mereka melihat wanita nyaris telanjang sebagai manusia yang memiliki pikiran dan kehendak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;"Mereka bereaksi terhadap wanita-wanita ini seolah mereka (wanita itu) bukan sepenuhnya manusia," tutur Fiske.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hasil kajian ini masih dalam tahap awal. Fiske berniat meneruskan penelitiannya itu dengan melibatkan jumlah orang yang lebih besar.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Meskipun begitu Fiske menyimpulkan, "...temuan-temuan ini semuanya cocok dengan pendapat bahwa mereka menanggapi foto-foto ini seperti mereka memberikan tanggapan terhadap barang (benda) dan bukan terhadap manusia yang memiliki kehendak (kuasa) mandiri."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;1). Christine Dell'Amore (2009) “Bikinis Make Men See Women as Objects, Scans Confirm”, National Geographic News, 16 Feb. 2009. (&lt;a href="http://news.nationalgeographic.com/news/2009/02/090216-bikinis-women-men-objects.html" target="_blank"&gt;http://news.nationalgeographic.com/news/2009/02/090216-bikinis-women-men-objects.html&lt;/a&gt; , dikunjungi pada 25 April 2009) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;2). Christie Nicholson (2009) “Women as Sex Objects” , Scientific American, 17 Feb. 2009. (&lt;a href="http://www.sciam.com/podcast/episode.cfm?id=84F4BA3B-A506-BB88-CE97C91970A5C9A8" target="_blank"&gt;http://www.sciam.com/podcast/episode.cfm?id=84F4BA3B-A506-BB88-CE97C91970A5C9A8&lt;/a&gt; , dikunjungi pada 25 April 2009) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;3). Ian Sample (2009) “Sex objects: Pictures shift men's view of women”, The Guardian, 16 Feb. 2009. (&lt;a href="http://www.guardian.co.uk/science/2009/feb/16/sex-object-photograph" target="_blank"&gt;http://www.guardian.co.uk/science/2009/feb/16/sex-object-photograph&lt;/a&gt; , dikunjungi pada 25 April 2009)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;4). Susan Fiske, Department of Psychology, Princeton University. (&lt;a href="http://weblamp.princeton.edu/%7Epsych/psychology/research/fiske/index.php" target="_blank"&gt;http://weblamp.princeton.edu/~psych/psychology/research/fiske/index.php&lt;/a&gt; , dikunjungi pada 25 April 2009).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;[dikutip dari www.hidayatullah.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-700834222527468618?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/700834222527468618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/04/temuan-ilmiah-wanita-berbusana-minim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/700834222527468618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/700834222527468618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/04/temuan-ilmiah-wanita-berbusana-minim.html' title='&lt;center&gt;Temuan Ilmiah: Wanita Berbusana Minim Terlihat Bukan Manusia &lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-4880073603275770903</id><published>2009-03-19T03:16:00.000-07:00</published><updated>2009-03-19T03:19:26.825-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>Amirul Mu`minin: Menuai Kebaikan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.nahnumuslim.com/images/thumbnails/09/daulah_islam_md_r190x.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 190px; height: 138px;" src="http://www.nahnumuslim.com/images/thumbnails/09/daulah_islam_md_r190x.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;IRAK &lt;/strong&gt; - Dunia sempat dikejutkan oleh pernyataan presiden baru Amerika Serikat Barack Obama mengenai rencana penarikan mundur pasukannya secara bertahap dari Irak dan akan berakhir pada 2011. Namun benarkah rencana presiden kulit hitam pertama itu akan memberikan kebaikan bagi Irak? Menanggapi rencana ini, Amirul Mu'minin Daulah Islam Irak Sheikh Abu Umar al-Baghdadi memberikan pernyataan sikapnya yang disebarkan online melalui Jihad Media Batallion.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah hasil penerjemahan Arrahmah dari pernyataan sikap yang disampaikan oleh Daulah Islam Irak melalui Amirul Mu'mumini Sheikh Abu Umar al-Baghdadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah, kami bersyukur kepada-Nya, mencari bimbingan dan ampunan-Nya, berlindung dari kejahatan jiwa kami, dan kejahatan perbuatan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang dibimbing Allah, maka taka ada satupun yang bisa menyesatkannya. Dan siapapun yang disesatkan Allah, tak ada satupun yang dapat menuntunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersaksi bahwa tak ada satupun layak dipuja selain Allah saja, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman dalam al Quranul Karim: &lt;em&gt;"Golongan itu pasti akan bisa dikalahkan dan mereka kan mundur ke belakang." [QS Al Qamar 54:45]&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Amerika Serikat telah menyatakan rencananya penarikan mundur pasukannya secara bertahap dari negeri kita, oleh karena itu kami mempunyai beberapa sikap terhadap pernyataan ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang pertama: Setelah Amerika mengakui bahwa tentara mereka kalah di Irak, dan militer dan ekonomi mereka rugi besar, mereka memilih jalan yang tak diharapkan bagi seorang laki-laki kulit hitam (Barack Obama) dan menyetujui bahwa budak itu untuk menjadi tuan di White House. Hal ini terjadi karena budak ini berjanji akan mengembalikan anak-anak dan milik mereka yang hilang, dan akan mewujudkan mimpi dan harapan mereka. Dan ini adalah terobosan tuan baru mereka untuk mengakui kegagalan dan kekalahan sekalipun secara tersirat, dia menggelitik tuan lama/budak baru dengan kata "penarikan" dan kepulangan terhormat tentara-tentara mereka yang hebat sepanjang sejarah sesuai dengan perintahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang kedua: Apa yang sudah dideklarasikan oleh presiden AS itu tak lain hanyalah cara cerdik untuk penjajahan wajah baru, mereka berharap bahwa ada orang tolol dan naif menyepakati negeri kita dijajah dan kehormatan kita dihina selama tiga tahun akan datang di bawah keberhasilan penarikan. Oleh sebab itu setelah akhir periode ini, mereka akan menemukan hal-hal baru lainnya selama tiga tahun, dan jika seperti ini maka para penjahat itu akan menjamin durasi yang laman dengan sedikit korban dan sedikit materi baik secara militer dan moril, khususnya bahwa tidak ada jaminan bagi janji-janji yang diberikan oleh penjajah salibis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang ketiga: Dia (presiden AS) melanjutkan serangkaian kebohongan dilakukan pertama kali oleh nenek moyang kejahatannya (mantan presiden sebelumnya, George W. Bush) yang mengkalim pasukannya telah berhasil dan tentaranya akan tinggal di Irak untuk periode selanjutnya dalam rangka menjaga keamanan Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya bilang pada laki-laki ini: Dengan siapa anda berbicara wahai penjahat baru? Dan keberhasilan dan keamanan macam apa yang sedang anda bicarakan? Anda sudah menggali luka yang cukup dalam di setiap rumah di Irak entah dengan kehilangan orang-orang yang mereka kasihi atau menangkap teman-teman mereka atau menjadikan mereka tunawisma. Ada empat juta orang Irak yang dikeluarkan, ratusan ribu yang dibunuh, puluhan ribu yang ditangkap dan hal yang paling pahit adalah kehormatan kami yang sudah anda cemarkan dengan kejahatan di muka bumi. Ini adalah keberhasilan dan itu adalah keamanan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang keempat: Pembohong itu berbicara tentang heroisme pasukan mereka di Mesopotamia dan sebagai contohnya seorang tentara meninggal yang badannya pecah berkeping-keping setelah menembak (seperti yang ia klaim) ksatria bataliaon syahid sambil berusaha ke dalam markas besar untuk melindungi lima puluh orang lainnya yang ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan padamu, wahai manusia: Tahukah kalian keanehannya? Ksatria itu mengendarai kendaraan kematian, mengambil langkah yang gegas di tengah kerumunan, menyerang dengan serangan ksatria, menyanyikan lagu kemenangan, tidak dibuat bingung oleh tembakan musuh atau dibelokkan dari sasarannya oleh sekutu penjajah. Dia datang sendirian untuk menghancurkan menghancurkan benteng yang diperkokoh dengan ratusan tentara musuhnya, dia berubah beberapa saat namun ia yakin rasa gentar dan takut akan meninggalkannya bersama luka di badan dan tetesan airmata sembari bergumam lirih "Tak ada tidur yang nyenyak untuk mata seorang pengecut". Keabadian hanya bagi Islam, wahai manusia kejam. Jika anda (presiden pembohong) memuji tentara anda di negeri kami, ketahuilah bahwa Allah telah membangun istana surga bagi para syuhada di langit dengan bata bersepuh perak dan emas, dia akan menikmati di surga firdaus sedangkan tentara anjing anda akan tersiksa di dalam api-neraka, dan sejarah akan menyaksikan bahwa para ksatria syuhada telah membangun kemenangan dan mengibarkan bendera Islam tinggi-tinggi. Mereka tidak menyerah atau menangis seperti perempuan, nama dan ingatan mengenai mereka akan tetap terpatri di hati kami, orang-orang di dunia akan akan memuji mereka dan langit pun akan berdoa bagi mereka dan di hadapan Allah musuh-musuh akan dikumpulkan (pada Hari Perhitungan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang kelima dan yang paling penting adalah perkataannya mengenai lamanya mereka di Irak adalah dalam rangka memperoleh kedaulatan di negeri ini, dan mereka akan mendukung pemerintah Irak untuk yang akan mereka kembangkan dan perkuat kondisi militernya sebelum penarikan mundur pasukan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama: Pemerintah dan kedaulatan mana yang anda bicarakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka kami masih basah, wahai presiden negara Salibis dan sekutu Zionis, penjagal Baker Solagh masih anggota pemerintah ini, di sisi lain pemimpin kejahatan Magus dan Rafedi (shiite) Partai Dakwah ada di depannya, dan Bader Corps dan semua lembaga dan organisasi kejahatannya ada di kedua sayap pemerintah sebagaimana agen penjagal Kurdi di ASAICH. Bagi anda yang ingin memperkuat negara dan memfokuskan basis mereka, bagi mereka pemilihan di Baghdad telah dipalsukan (sungguh kami percaya pada ketidaksetiaan ini semua). Oleh sebab itu maka tidaklah mengherankan jika Rafedites (shiites) menang dengan hasil suara 80% di dewan kota dan tidak membolehkan orang-orang Sunni menjadi lebih dari sekedar penjaga pintu dan tukang bersih-bersih untuk menyenangkan Magus Rafedites (shiites), dan ini tidak akan terjadi dengan bantuan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua: Sejarah membuktikan bahwa negara Islam sangat keras dan cerdas. Oleh karena itu ketika musuh kafir salibis Rusia melarikan diri dari Afganistan, dia menguatkan agen sewaan pemerintah di bawah pimpinan "Najibullah" yang berbuat seolah-olah bahwa dia taat beragama. Meskipun demikian, muslim Afghanistan melawannya dan menggantungnya di pusat kota Kabul. Juga agen sewaan pemerintah Brother Party di bawah pimpinan Sayyaf dan Rabbani ketika mereka datang di balik tangki Amerika, Mujahidin tidak tertipu oleh mereka namun Mujahidin tegak melawan mereka hingga musuh itu sendirilah yang membuang mereka dari sejarah. Di Irak, dengan izin Allah, kami membebaskan orang-orang Arab dan kaum Muslimin yang berani untuk menjadi saksi sejarah serangan ganas melawan musuh, dan saatnya sekarang membuktikan kekuasaan dan ketulusan kami. Orang-orang Irak (dengan izin Allah) tidak kurang kecerdasannya dari saudara-saudara di Afghanistan, dan mereka sangat hati-hati terhadap agama mereka seperti saudara mereka dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Allah yang menyuruh kami memerangi para penjajah kafir adalah Dzat yang juga memerintahkan kami memerangi para agen sewaan itu. Namun Allah meminta kami untuk memerangi untuk memerangi orang-orang kafir di daerah kami daripada musuh yang jauh jaraknya dari kami. Allah swt berfirman dalam kitab suci al Quran:&lt;em&gt; "Wahai orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan darimu, dan ketahuilah bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." [QS at Tawbah 9:123]&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Abu Jafar al Tabari menjelaskan ayat ini: Allah swt mempersembahkan ayat ini bagi orang-orang yang beriman terhadap-Nya dan utusan-Nya saw jika Ia mengatakan: Wahai yang telah membenarkan Allah, perangilah orang-orang kafir yang terdekat terlebih dahulu. Ia mengatakan: mulailah memerangi orang-orang kafir yang paling dekat, kemudian yang paling dekat, dan lain-lain...sebelum memerangi yang lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir berpendapat mengenai ayat ini: inilah mengapa Nabi saw memulai dengan memerangi penyembah berhala bangsa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu bagaimana jika kafir ini memerintah negeri kami? Dan bagaimana jika dia menjadi seorang agen sewaan dan menjadi pengikut musuh kami yang keji? Syariah (undang-undang Islamiah) dan pemerintahan adalah poros jihad kami dan sebaiknya tidak jauh dari pikiran kami. Dan kami mengulang sekali lagi bahwa kami tidak memperjuangkan negeri kami tetapi agar kalimat Allah menjadi yang paling tinggi di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berakhirnya Rencana Karama, dan (dengan izin Allah) gagalnya usaha untuk menghentikan jihad dan Mujahidin baik secara militer, sosial, ekonomi dan media, lalu kemenangan ini pun ditandai bersamaan dengan deklarasi laki-laki kulit hitam Washington (Obama) mengenai rencana penarikan pasukan, pengakuan kekalahan, dan perubahan cara operasi di Mesopotamia. Maka dari itu kami nyatakan akhir rencana dari al-Karam dan memulai rencana baru dengan tujuan dan fokus operasi yang disesuaikan dengan periode kekinian dan yang akan datang sesuai situasi maupun peristiwa yang kami hadapi, dan kami menyebutkannya: &lt;strong&gt;Menuai Kebaikan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang (teman atau musuh) akan merasakan pengaruh rencana ini di masa yang akan datang (dengan pertolongan Allah), dan kami meminta Allah untuk memberi kami pertolongan, keberhasilan, kesabaran dan kesungguhan. Tahap baru ini sangat serius dan penting sekali orang Sunni melawan persekutuan Magus-Salibis agar Baghdad tidak dijual dengan murah kepada Magus Iran dan agen mereka. Sekarang mereka mulai datang ke Baghdad seolah-olah mereka menjadi penakluk sedangkan benar-benar mereka hanya mendatanginya (Baghdad) sebagai bagian dari rencana yang sudah ditetapkan. Kami mau menolong dan memaafkan setiap Muslim di Mesopotamia atau di luar sekalipun sebelumnya ia bertingkah laku buruk, kami harap semua orang menyadari bahaya baru di Irak dan seluruh negeri lainnya, ditambah lagi persekutuan yang cukup rumit dan kelicikan yang sengaja dirangkai untuk melawan agama Islam dan para penganutnya, kami berharap untuk membiarkan apa yang sudah berlalu, karena kami sekarang hanya memiliki satu harapan yakni: menjadi Muslim yang menjalankan Syariah Allah dan menjalankannya sesuai metode ahlu sunnah wal jamaah (Sunni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, saya katakan kepada muslim dimana pun yang memperhatikan serangan ganas di Negara Islamiah di Mesopotamia baik militer maupun media:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan khawatir terhadap jihad di Irak dan bersikap biasalah. Gedung yang dibangun dari tengkorak para syuhada dan tanahnya dicampur dengan darah orang-orang ikhlas adalah bangunan kebenaran yang kuat lebih kuat dari gunung dan lebih bersinar dari bintang-bintang. Semua itu dari Allah yang Maha Pemurah yang Maha Penyayang dan Maha Mengampuni bagi siapa saja yang mengorbankan diri mereka dengan sia-sia, dan bendera Allah dikibarkan oleh singa-singa Mujahidin pemberani yang melawan musuh mereka dan semoga Allah mengampuni kesalahan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah memiliki kekuasaan dan pengawasan penuh pada segala hal, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saudara kalian,&lt;br /&gt;Abu Omar al Quraishi al Baghdadi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-4880073603275770903?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/4880073603275770903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/amirul-muminin-menuai-kebaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4880073603275770903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/4880073603275770903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/amirul-muminin-menuai-kebaikan.html' title='&lt;center&gt;Amirul Mu`minin: Menuai Kebaikan&lt;/center&gt;'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-1854678862336443849</id><published>2009-03-12T20:21:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T20:27:59.338-07:00</updated><title type='text'>Ziyyad Al Jarrah, Satu Dari 19 The Magnificent</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://almuhajirun.net/images/gambar/a003_atta_jarrah_2050081722-15676.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 350px; height: 240px;" src="http://almuhajirun.net/images/gambar/a003_atta_jarrah_2050081722-15676.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapakah Ziyyad Al Jarrah ? Benarkah dia memiliki sepupu yang bernama Ali Al Jarrah, seorang agen Mossad sebagaimana diberitakan New Yorl Times baru-baru ini  ? Betulkah Ziyyad Al Jarrah termasuk satu dari 19 Pemuda Pemberani yang malakukan aksi syahid pada persitiwa 911 ? Berikut biografi singkat Ziyyad Al Jarrah yang dikutip dari majalah Jihadmagz Edisi 3.&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ziyyad Al Jarrah. Beliau berasal dari Libanon, tanah Syam, tanah yang sama dengan Abu Ubaidah Al Jarrah. Beliau begitu lembut dan ikhlas. Semoga Allah ridho kepada beliau.Beliau lahir pada tanggal 11 Mei tahun 1975 di Mazraa, Lebanon dengan nama Ziad Samir Jarrah. Terdapat sejumlah variasi namanya, di antaranya Ziad Samir Al-Jarrah, Zaid Jarrahi, Ziad Jarrah Jarrat, dan Ziyad Samir Jarrah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beliau berasal dari keluarga kaya dan sekuler, namun semuanya itu bisa ditinggalkannya karena iman.Pada bulan Oktober 2006, sebuah video yang dirilis Al Qaeda dikeluarkan dan menunjukkan bahwa beliau bersama Muhammed Atta membacakan wasiat mereka pada bulan Januari 2000 di kamp pelatihan Peternakan Tarnak milik Syekh Usamah bin Ladin dekat Kandahar, Afghanistan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang tua Jarrah tercatat sebagai Muslim Sunni, meskipun mereka hidup dengan gaya sekuler. Ketika berumur tujuh tahun, Israel menginvasi daerah selatan Lebanon, kenyataan yang kemudian mengarahkan kehidupannya nanti. Orang tuanya mengirimnya ke sekolah swasta Katolik di Beirut bernama La Sagesse, dimana dia bekerja sukarela di sebuah kamp untuk anak-anak cacat dan turut dalam program anti-narkoba. Selanjutnya dia menjadi pengasuh anak-anak yatim di gereja terdekat. Nilai akademiknya cukup baik, dan kedua orang tuanya merencanakan untuk mendapatkan pelajaran privat dalam matematika, fisika, dan kimia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dia tetap dekat dengan keluarganya; dia tampaknya satu-satunya pelaku aksi 9/11 yang berhubungan dekat dengan keluarga, termasuk pamannya Assem Omar Jarrah dimana surat izin kerjanya belakangan ditemukan dalam reruntuhan bersama dengan paspor Ziad. Pada masa kanaknya, dia selalu ingin menerbangkan pesawat, namun keluarganya tidak mendukungnya. “Aku tidak menghendakinya menjadi seorang pilot,” kata ayahnya kepada Wall Street Journal seminggu setelah serangan. “Aku hanya punya satu putra dan aku takut dia akan mengalami kecelakaan." &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari tahun 1995 hingga 1996, ketika tinggal di Lebanon Ziad Jarrah, menurut keluarganya, seseorang dengan nama serupa menyewa sebuah apartemen di Brooklyn, New York. Para pemilik mengklaim bahwa itu adalah Ziad Jarrah yang sama dengan foto-foto yang ditunjukkan FBI. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada musim semi 1996, Jarrah pindah ke Jerman bersama sepupunya Salim. Di sana mereka mengambil kursus untuk mendapatkan sertifikat bahasa Jerman di Universitas Greifswald yang membutuhkan warga asing yang ingin belajar bahasa Jerman tetapi tidak berbicara dengan bahasa tersebut.&lt;br /&gt;Pada tahun 1997, Jarrah meninggalkan Greifswald dan mulai belajar teknik ruang angkasa di Universitas Ilmu-ilmu Sains Terapan di Hamburg, sambil bekerja di toko cat Volkswagen dekat Wolfsburg. Selama berada di Hamburg, dia menyewa sebuah apartemen dari Rosemarie Canel, yang ingin mengecat lukisan dirinya yang ingin diberikan oleh Jarrah kepada ibunya sebagai hadiah pada bulan Desember. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Laporan Komisi 9/11 menyatakan bahwa Jarrah merupakan anggota Hamburg cell, bersama dengan Atta dan yang lainnya. Akan tetapi dia tidak tinggal besama satu pun dari mereka dan hanya dikonformasikan secara jelas pernah bertemu dengan mereka di Hamburg dalam satu waktu: yaitu pesta pernikahan Said Bahaji di Masjid al-Quds. Kedekatan hubungannya dengan mereka tidak diketahui.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada akhir tahun 1999, Jarrah, Muhammad Atta, Marwan al-Shehhi, Said Bahaji, dan Ramzi Binalshibh memutuskan untuk pergi ke Chechnya guna berjihad melawan tentara Rusia. Khalid al-Masri dan Mohamedou Ould Slahi membujuk mereka pada saat-saat terakhir supaya pergi saja ke Afganistan untuk bertemu Syekh Usamah bin Ladin dan berlatih untuk mengadakan serangan ke AS. Mereka diberitahu bahwa mereka ditugaskan untuk suatu misi sangat rahasia dan diinstruksikan untuk kembali ke Jerman dan mendaftarkan diri ke sekolah penerbangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada bulan Oktober 1999 Ziad Jarrah terlihat dalam film pada pesta pernikahan Said Bahaji bersama para pelaku aksi 9/11, termasuk Marwan al-Shehhi.&lt;br /&gt;Pada tahun 2006 sebuah video menunjukkan bahwa Jarrah, masih memelihara janggut, membaca surat wasiatnya pada bulan Januari 2000 bersama Muhammad Atta. Tidak lama setelah itu, Jarrah mencukur janggutnya dan mulai berperilaku lebih sekuler. Sebagian besar pemuda pelaku aksi berusaha menutupi identitas mereka dan berbaur dengan masyarakat. Jarrah melaporkan paspornya dicuri orang pada bulan Februari 2000 dan menerima duplikatnya, sebagaimana halnya yang dilakukan oleh Atta dan al-Shehhi pada bulan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jarrah drop out dari kampusnya dan mulai mencari sekolah penerbangan. Dia mengklaim bahwa ini dilakukannya untuk memenuhi impian masa kecilnya untuk menjadi seorang pilot. Setelah mencari di sejumlah negara, dia berkesimpulan bahwa tidak ada satu pun sekolah penerbangan di Eropa yang memenuhi standar, dan atas saran kawan masa kecilnya, dia bersiap untuk pindah ke Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya Jarrah masuk AS tujuh kali, lebih banyak dibandingkan yang lain. Pada tanggal 25 Mei 2000, dia membawa visa B-1/B-2 (turis/bisnis) ke AS. Pada tanggal 27 Juni 2000, dia datang ke AS untuk pertama kali, yaitu tiba di Newark International Airport. Dia kemudian pergi ke Florida dan mendaftarkan diri di Pusat Pelatihan Penerbangan Florida di Venice full-time. Jarrah tidak mengisi aplikasi untuk mengubah statusnya dari visa turis ke visa mahasiswa, yang berarti dia melanggar status imigrasinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jarrah mendaftarkan diri di sekolah penerbangan untuk waktu enam bulan, dari bulan Juni 2000 hingga 15 Januari 2001. Di sekolah penerbangan, banyak rekannya menyukainya, menggambarkan dirinya sebagai seorang yang baik dan terpercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarrah mendapatkan lisensi untuk menerbangan pesawat kecil dan mulai berlatih menerbangkan jet besar pada akhir tahun 2000.&lt;br /&gt;Pada pertengahan Januari 2001, dia kembali terbang ke Beirut untuk mengunjungi ayahnya yang akan menghadapi operasi jantung.&lt;br /&gt;Ketika kembali ke AS, dia melewati UEA, menurut para pejabat negara tersebut, yang pada awalnya dilaporkan diwawancarai oleh pejabat pemerintah negara tersebut pada tanggal 30 Januari 2001, atas permintaan CIA. Dia terus terang mengakui pernah ke Afganistan dan Pakistan, meskipun pihak CIA menyangkal klaim tersebut dan laporan Komisi 9/11 tidak menyebutkan hal tersebut. Sekolah penerbangan Florida dimana Jarrah belajar juga mengatakan bahwa dia berada di sekolah tersebut hingga 15 Januari 2001. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tanggal 6 Mei, Jarrah mendaftarkan diri menjadi anggota untuk jangka waktu dua bulan di Pusat Kebugaran US1, sebuah gym di Dania Beach, Florida — dia bisa memperbaharui keanggotaannya untuk dua bulan lagi, dan akhirnya mendapat latihan bertempur jarak dekat dengan Bert Rodriguez.&lt;br /&gt;Sekitar bulan tersebut diduga bahwa Ahmed al-Haznawi, yang tiba pada tanggal 8 Juni, pindah bersama Jarrah. Jarrah menyewa apartemen baru di Lauderdale-by-the-Sea setelah kedua pria tersebut memberikan fotokopi paspor Jerman mereka kepada pemilik gedung, yang kemudian dia menyerahkannya ke FBI. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tanggal 25 Juni, Jarrah membawa al-Haznawi ke Rumah Sakit Holy Cross di Fort Lauderdale, Florida, atas saran pemilik apartemennya Charles Lisa. Al-Haznawi ditangani oleh Dr. Christos Tsonas dan memberinya obat antibiotik untuk luka kecil di betis kirinya. Sementara dia mengatakan kepada pegawai bahwa dia tersandung kopor, pihak media secara singkat melaporkan luka tersebut terlihat seperti cutaneous anthrax dengan berharap agar ada petunjuk adanya hubungan dengan serangan antraks pada tahun 2001, meskipun pihak FBI kemudian menyebut rumor tersebut dengan menyatakan bahwa &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Pengujian mendalam tidak menunjukkan bahwa antraks muncul bersama dengan kehadiran para pelaku aksi 911 di tempat mana pun." &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada pertengahan Juli 2001, beberapa orang pelaku aksi dan anggota Hamburg cell berkumpul dekat Salou, Spanyol, dalam jangka waktu beberapa hari atau dua minggu. Karena pengunjung hotel sedang sepi pada saat itu, diperkirakan bahwa mereka menghabiskan waktu tertentu di dan sekitar rumah-rumah aman milik pimpinan Al-Qaidah di Spanyol, , Imad Yarkas.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah peristiwa 9/11, para penyidik Spanyol mengikuti jejaknya ke belakang, dan peristiwa-peristiwa yang diketemukan tercatat dalam harian nasional berbahasa Spanyol El País. Para saksi mata mengatakan kepada para penyidik Spanyol mereka meliat seorang pria mirip Al-Shehhi pada tanggal 17 Juli 2001 di taman Universal Studios Port Aventura dekat Salou, Spanyol.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pengunjung tersebut, yang ditemani oleh dua pria, sedang menanyakan soal kendaraan (yang bisa disewa) di kasir. Saksi-saksi mata mengindikasikan kedua rekannya ini mirip Ziad Jarrah, pilot terakhir pada pesawat United Airlines Flight 93 dan Said Bahaji, anggota sel Al-Qaidah di Jerman berusia 26 tahun berdarah Maroko-Jerman.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kembali  ke Jerman, yaitu acara pernikahan Bahaji berlangsung pada tahun 1999 dimana Al-Shehhi ada di sana difilmkan. Saksi-saksi mata lain memberitahu soal Bahaji lewat foto-foto, sebagai seorang dari sekelompok pria yang mereka lihat di Spanyol. Akan tetapi, Bahaji juga memperlihatkan kemiripan dengan kehadiran Mohamed Atta, yang tengah dilacak di daerah-daerah yang sama di Spanyol lewat catatan-catatan hotel dan perjalanannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tanggal 27 Agustus, dia check in di sebuah motel di Laurel, Maryland, hanya satu mil jauhnya dari hotel Valencia dimana empat pelaku aksi yang lainnya tinggal.Pada tanggal 7 September keempat pelaku aksi Flight 93 terbang dari Fort Lauderdale ke Newark International Airport dengan menumpang pesawat Spirit Airlines. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dini hari tanggal 9 September, Jarrah terkena tilang karena mengebut di jalan raya di Maryland dan diharuskan membayar $ 200. Jarrah menelepon kedua orang tuanya, menyebutkan bahwa dia telah menerima uang permintaannya yang dikirim orang tuanya lima hari yang lalu. Dia mengatakan kepada mereka bahwa dia hendak berjumpa dengan mereka pada tanggal 22 September dalam acara pernikahan sepupunya dan telah membeli jas baru untuk acara tersebut. Wanita pemilik tempat tinggalnya kemudian mengkonfirmasikan bahwa Jarrah telah memperlihatkan jas tersebut beberapa hari sebelumnya.&lt;br /&gt;Menurut sebuah sumber, Jarrah telah merancang sebuah kokpit tiruan yang besar, terbuat dari kertas kardus di apartemennya tidak berapa lama sebelum serangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari tanggal 11 September 2001, Ziad Jarrah menumpang pesawat United Airlines Flight 93 tanpa insiden, dan duduk di kelas satu dekat kokpit. Sehubungan dengan penundaan keberangkatan, pilot dan awak pesawat diberitahu bahwa sebelumnya telah terjadi pembajakan pada hari itu dan mereka dimohon untuk berhati-hati. Beberapa menit kemudian, pesawat Flight 93 juga berhasil mereka kuasai. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Komisi 9/11 menyatakan bahwa Jarrah adalah pilotnya. Transkrip penerbangan mungkin menunjukkan Saeed al-Ghamdi, yang juga terlatih melakukan penerbangan simulasi, bisa juga menjadi pilot atau ko-pilot. Dua pelaku aksi terdengar memanggil sang pilot “Saeed.” &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Suara pilot terdengar melalui kendali lalu-lintas udara, memberitahu penumpang untuk tetap di tempat. Pada pukul 9:39 AM, pilot mengumumkan, “Di sini kapten. Dimohon semua tetap berada di tempat. Ada sebuah bom di pesawat dan akan kembali ke bandara, agar tuntutan kami [tidak bisa dipahami]. Mohon tetap tenang.” melalui radio. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setidaknya terdengar dua telepon yang berasal dari penumpang mengindikasikan bahwa semua pelaku aksi yang mereka lihat menggunakan ikat kepala berwarna merah, dan mengindikasikan bahwa salah seorang dari mereka telah mengikatkan boks di sekeliling tubuhnya, dan mengklaim di dalamnya ada bom – diduga pemuda itu adalah Ahmad Al Haznawi atau Ahmad Al Nami.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para penumpang pesawat mendengar melalui panggilan telepon nasib pesawat yang dibajak lainnya. Mereka sadar bahwa mereka harus mengambil alih kembali kokpit/kemudi dari para pelaku aksi atau pesawat mereka juga akan dijadikan sebagai rudal. Seorang penumpang memberontak dan hendak menggagalkan rencana, namun gagal menyelamatkan pesawat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut para penyidik AS, analisa terhadap rekaman kokpit pesawat terbang pada tanggal 8 Agustus 2003, sekumpulan penumpang mencoba melabrak masuk ke dalam kokpit. Agar mereka terjatuh, pilot berusaha menggulingkan pesawat ke kiri dan ke kanan. Ketika usaha ini gagal, dia kemudian menghempaskan moncong pesawat ke depan dan ke belakang. Akan tetapi, para penumpang terus mendobrak pintu kokpit. Mereka menggunakan sebuah trem sebagai alat pelantak dan mulai menghancurkan pintu kokpit. Akhirnya pilot diberitahu seorang rekannya untuk menabrakkan pesawat ke pertanian Pennsylvania daripada kendali pesawat diambil alih oleh penumpang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jawaban, pilot menjungkirbalikkan pesawat dan mulai menghunjam ke bawah. Pesawat United 93 jatuh pada kecepatan 580 mil per jam (933 km/jam) ke sebuah tambang terbuka di pinggiran hutan dekat  Shanksville, Pennsylvania pada pukul 10:03:11, 125 mil (200 km) dari Washington, D.C.&lt;br /&gt;Dengan demikian, meskipun target serangan pesawat Flight 93 gagal ditabrakkan ke Gedung Capitol Hill, para pemuda pemberani ini tetap berhasil menyelesaikan misi mereka dan menggagalkan sekelompok penumpang yang melawan. Seluruh penumpang dikabarkan tewas, termasuk keempat pemuda pemberani di dalamnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-1854678862336443849?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/1854678862336443849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/ziyyad-al-jarrah-satu-dari-19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1854678862336443849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1854678862336443849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/ziyyad-al-jarrah-satu-dari-19.html' title='Ziyyad Al Jarrah, Satu Dari 19 The Magnificent'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-481109692479739262</id><published>2009-03-12T03:17:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:18:25.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Daftar Isi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Berikut Daftar Isi Buku “Menggugat Demokrasi dan Pemilu, Menyingkap Borok-borok Pemilu dan Membantah Syubhat Para Pemujanya”, karya Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam yang dinukil oleh Blog Ulama Sunnah dari situs www.assunnah.cjb.net:&lt;span id="more-316"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;1 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Mukaddimah Penyusun" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/05/12/menggugat-demokrasi-mukaddimah-penyusun/"&gt;Menggugat Demokrasi - Mukaddimah Penyusun&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;2 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Definisi Demokrasi" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/05/13/menggugat-demokrasi-definisi-demokrasi/"&gt;Menggugat Demokrasi - Definisi Demokrasi&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;3 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Unsur Demokrasi" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/05/14/menggugat-demokrasi-unsur-demokrasi/"&gt;Menggugat Demokrasi - Unsur Demokrasi&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;4 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Pandangan Islam Terhadap Orang Yang Menerima Paham Demokrasi" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-pandangan-islam-terhadap-orang-yang-menerima-paham-demokrasi/"&gt;Menggugat Demokrasi - Pandangan Islam Terhadap Orang Yang Menerima Paham Demokrasi&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;5 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Mendekatkan Ajaran Islam Dengan Demokrasi" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-mendekatkan-ajaran-islam-dengan-demokrasi/"&gt;Menggugat Demokrasi - Mendekatkan Ajaran Islam Dengan Demokrasi&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;6 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Apakah Demokrasi dan Pemilu Sama Dengan Musyawarah Dalam Islam?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-apakah-demokrasi-dan-pemilu-sama-dengan-musyawarah-dalam-islam/"&gt;Menggugat Demokrasi - Apakah Demokrasi dan Pemilu Sama Dengan Musyawarah Dalam Islam?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;7 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Membantah Syubhat" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-membantah-syubhat/"&gt;Menggugat Demokrasi - Membantah Syubhat&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;8 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Sistem Demokrasi Selaras Dengan Islam?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-sistem-demokrasi-selaras-dengan-islam/"&gt;Menggugat Demokrasi - Sistem Demokrasi Selaras Dengan Islam?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;9 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Pemilu Sudah Ada di Awal Sejarah Islam?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-pemilu-sudah-ada-di-awal-sejarah-islam/"&gt;Menggugat Demokrasi - Pemilu Sudah Ada di Awal Sejarah Islam?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;10 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Boleh Mengambil Sebagian Sistem Jahiliyah?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-boleh-mengambil-sebagian-sistem-jahiliyah/"&gt;Menggugat Demokrasi - Boleh Mengambil Sebagian Sistem Jahiliyah?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;11 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Pemilu Adalah Perkara Ijtihadiyah?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-pemilu-adalah-perkara-ijtihadiyah/"&gt;Menggugat Demokrasi - Pemilu Adalah Perkara Ijtihadiyah?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;12 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Pemilu Termasuk Mashalih Al Mursalah?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-pemilu-termasuk-mashalih-al-mursalah/"&gt;Menggugat Demokrasi - Pemilu Termasuk Mashalih Al Mursalah?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;13 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Pemilu dan Hizbiyyah Adalah Persoalan Artifisial Bukan Substansial?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-pemilu-dan-hizbiyyah-adalah-persoalan-artifisial-bukan-substansial/"&gt;Menggugat Demokrasi - Pemilu dan Hizbiyyah Adalah Persoalan Artifisial Bukan Substansial?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;14 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Kami Berniat Baik?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-kami-berniat-baik/"&gt;Menggugat Demokrasi - Kami Berniat Baik?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;15 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Mendirikan Negara Islam?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-mendirikan-negara-islam/"&gt;Menggugat Demokrasi - Mendirikan Negara Islam?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;16 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Menegakkan Syariat Secara Bertahap?" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-menegakkan-syariat-secara-bertahap/"&gt;Menggugat Demokrasi - Menegakkan Syariat Secara Bertahap?&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;17 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Kami Akan Mengalihkan UU Sekuler Menuju UU Islam!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-kami-akan-mengalihkan-uu-sekuler-menuju-uu-islam/"&gt;Menggugat Demokrasi - Kami Akan Mengalihkan UU Sekuler Menuju UU Islam!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;18 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Kami Tidak Ingin Memberi Peluang Kepada Musuh!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-kami-tidak-ingin-memberi-peluang-kepada-musuh/"&gt;Menggugat Demokrasi - Kami Tidak Ingin Memberi Peluang Kepada Musuh!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;19 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Kami ‘Terpaksa’ Terjun Ke Dalam Pemilu dan Parlemen!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-kami-terpaksa-terjun-ke-dalam-pemilu-dan-parlemen/"&gt;Menggugat Demokrasi - Kami ‘Terpaksa’ Terjun Ke Dalam Pemilu dan Parlemen!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;20 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Kami Masuk Ke Dalam Pemilu Karena Darurat!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-kami-masuk-ke-dalam-pemilu-karena-darurat/"&gt;Menggugat Demokrasi - Kami Masuk Ke Dalam Pemilu Karena Darurat!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;21 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Dengan Ikut Pemilu Berarti Memilih Bahaya Yang Paling Ringan!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-dengan-ikut-pemilu-berarti-memilih-bahaya-yang-paling-ringan/"&gt;Menggugat Demokrasi - Dengan Ikut Pemilu Berarti Memilih Bahaya Yang Paling Ringan!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;22 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Ulama-Ulama Yang Mulia Telah Berfatwa Tentang Disyariatkannya Pemilu!" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-ulama-ulama-yang-mulia-telah-berfatwa-tentang-disyariatkannya-pemilu/"&gt;Menggugat Demokrasi - Ulama-Ulama Yang Mulia Telah Berfatwa Tentang Disyariatkannya Pemilu!&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;23 &lt;a title="Jangan Membela Kebatilan" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan-membela-kebatilan/"&gt;Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Membela Kebatilan&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;24 &lt;a title="Jangan Berkata Tanpa Ilmu" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan-berkata-tanpa-ilmu/"&gt;Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Berkata Tanpa Ilmu&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;25 &lt;a title="Ambillah Ilmu Dari Ahlinya" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-nasehat-ambillah-ilmu-dari-ahlinya/"&gt;Menggugat Demokrasi - Nasehat: Ambillah Ilmu Dari Ahlinya&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;26 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Nasihat Kepada Para Penuntut Ilmu" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-nasihat-kepada-para-penuntut-ilmu/"&gt;Menggugat Demokrasi - Nasihat Kepada Para Penuntut Ilmu&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;h4 style="margin-left: 18pt;"&gt;27 &lt;a title="Tautan Tetap ke Menggugat Demokrasi - Penutup dan Ucapan Terima Kasih" href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/2008/06/03/menggugat-demokrasi-penutup-ucapan-terima-kasih/"&gt;Menggugat Demokrasi - Penutup dan Ucapan Terima Kasih&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/"&gt;&lt;img class="size-medium wp-image-318" style="margin: 10px;" src="http://ulamasunnah.files.wordpress.com/2008/06/bannerdemo.gif?w=180&amp;amp;h=180" alt="Bannar Menggugat Demokrasi" width="180" height="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-481109692479739262?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/481109692479739262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/481109692479739262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/481109692479739262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi.html' title='Menggugat Demokrasi - Daftar Isi'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5943565747259109799</id><published>2009-03-12T03:15:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:21.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Penutup dan Ucapan Terima Kasih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terakhir saya haturkan rasa terima kasih semoga Allah membalas dengan kebaikan kepada beberapa ikhwah yang telah membantuku. Di antara mereka adalah Al Akh Al Fadhil Abu Sulaiman Muhammad bin Shalih An Nuhami, semoga Allah tambahkan karunia dan memperbaiki keturunannya dan menambahkan bashirah dan keteguhannya. Semoga Allah memperbesar balasan dan pahala baginya sebagai balasan atas pembelaannya terhadap dakwah ini.&lt;span id="more-314"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula kepada Al Akh Al Fadhil Muhammad Ash Shaghir bin Ghaid bin Ahmad Al Abdali Al Maqthari dan ikhwan yang lain yang turut membantuku. Semoga Allah Azza wa Jalla senantiasa menjaga mereka semua dan membalas jerih payah mereka serta meluruskan langkah-langkah kami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wa akhiru da’wana ‘anil hamdulillahi Rabbil ‘Alamin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5943565747259109799?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5943565747259109799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-penutup-dan-ucapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5943565747259109799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5943565747259109799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-penutup-dan-ucapan.html' title='Menggugat Demokrasi - Penutup dan Ucapan Terima Kasih'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2163071165626192238</id><published>2009-03-12T03:14:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.219-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Nasihat Kepada Para Penuntut Ilmu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami nasihatkan kepada para penuntut ilmu syar’i agar beristifadah (mengambil faidah) dari Al Quran dan As Sunnah dengan manhaj Salatul Ummah serta orang- orang yang mengikuti mereka. Dan juga memperbanyak bekal dengan ilmu yang bermanfaat ini. Sesungguhnya kesiapan dan kemauan (untuk mengambil ilmu dari Al Quran dan As Sunnah) dengan izin Allah akan menjadikan mereka mampu mengambil manfaat dari ilmu ini dan menyebabkan mereka termasuk sebagai orang- orang yang mengikuti Salafus Shalih dan berjalan di atas manhaj mereka dan menggapai keuntungan yang besar ini. Sedangkan di akhirat diharapkan akan dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang telah Allah katakan :&lt;span id="more-313"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama- sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah yaitu para Nabi, shiddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An Nisa’ : 69)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya nasihatkan mereka juga agar tidak memperbanyak debat dan berbantah- bantahan bersama orang-orang yang menyimpang karena hal itu akan mengeraskan hati, merusak tabiat dan menghilangkan kehormatan yang telah Allah tetapkan terhadap orang-orang yang beriman. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami nasihatkan mereka juga agar berakhlak mulia terhadap orang-orang yang menyelisihinya. Kita tidak menerima kesalahan-kesalahan mereka dari zaman dahulu sampai sekarang namun kami tetap menerapkan keadilan.&lt;br /&gt;“Janganlah kebencianmu pada suatu kaum menyebabkan kalian tidak berbuat adil, berbuat adillah karena itu lebih dekat kepada takwa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan firman Allah Azza wa Jalla :&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (QS. An Nisa’ : 135)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sikap yang kami terapkan kepada orang-orang yang menyimpang adalah dalam rangka menaati Allah dan tidak bermaksiat kepada-Nya. Kami terapkan hukum Allah kepadanya dan tidak melampaui batas-batas syar’i dalam menyikapi orang-orang yang menyimpang dan ahlul bid’ah. Tidak boleh bagi kaum Muslimin apalagi para ulama dan penuntut ilmunya untuk keluar dari batas-batas ini. Karena hal itu akan memadharatkan kami dan dengan demikian berarti kami bermaksiat kepada Allah dan memperturutkan orang-orang yang menyimpang tersebut dalam penyimpangannya. Karena kondisi semacam ini dapat dimanfaatkan mereka untuk menyebarkan syubhat-syubhat yang mereka miliki. Sehingga terbuanglah waktu dengan sia-sia, pikiran pun terbebani dan ibadah pun terlantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan siapapun yang tidak berpegang dengan aturan ini yaitu mengembalikan setiap masalah kepada ahlinya maka ia akan dikatakan menyimpang dan saya khawatir ia akan gagal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rabbnya ‘Arsy yang agung pula agar memberi manfaat kepadaku dan kepada saudara-saudaraku kaum Muslimin seluruhnya dengan nasihat ini. Allah-lah tempat memohon pertolongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2163071165626192238?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2163071165626192238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasihat-kepada-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2163071165626192238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2163071165626192238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasihat-kepada-para.html' title='Menggugat Demokrasi - Nasihat Kepada Para Penuntut Ilmu'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5684398462840827166</id><published>2009-03-12T03:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.220-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Nasehat: Ambillah Ilmu Dari Ahlinya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah wahai saudaraku Muslim –semoga Allah menjagamu– sesungguhnya agamamu tidak akan lurus kecuali dengan mengambil ilmu syar’i dari ahlinya yakni ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah. Karena ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah sangat bersungguh-sungguh berpegang teguh dengan Al Quran dan As Sunnah sesuai pemahaman Salafus Shalih dalam perkara akidah, politik, manhaj, dakwah Ilallah, menyikapi musuh dari kalangan yahudi, nashara dan para cecunguk mereka. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :&lt;span id="more-312"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Keberkahan ada bersama para orang-orang besar kamu.” (Riwayat Ibnu Hibban, Abu Nu’aim, Hakim dan Baihaqi dari hadits Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu juga ada dari hadits yang semisalnya)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radliyallahu ‘anhu bahwa dia pernah berkata :&lt;br /&gt;“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengambil (ilmu) dari orang-orang besar mereka. Bila mereka mengambil ilmu dari kroco-kroco dan orang- orang jahatnya niscaya mereka binasa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak sekali perkataan para ulama yang menganjurkan pentingnya mengambil ilmu dari pakarnya. Imam Muslim telah menyebutkan dalam Kitab Shahih-nya dengan sanad yang shahih dari Muhammad bin Sirin bahwa dia pernah berkata :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya ilmu ini adalah agama maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa dia mengatakan :&lt;br /&gt;“Agamamu agamamu, darahmu dan dagingmu maka ambillah dari orang-orang istiqamah dan jangan mengambil dari orang-orang yang menyimpang.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Malik rahimahullah mengatakan :&lt;br /&gt;“Apakah tiap kali datang kepada kami seseorang yang lebih pandai bersilat lidah, kami tinggalkan apa yang telah kami ketahui dari Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian ulama berkata : “Sesungguhnya saya pernah mendengar suatu perkara yang cukup mendalam maka saya tidak menerimanya kecuali dengan dua saksi yang adil yakni Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Ahmad rahimahullah berkata :&lt;br /&gt;“Janganlah kalian membeo kepadaku, jangan pula kepada Al Auza’i dan Ats Tsauri, ambillah (ilmu) dari sumber yang mereka mengambil darinya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Syafi’i mengatakan :&lt;br /&gt;“Kaum Muslimin telah sepakat bahwa orang yang telah mengetahui dengan jelas tentang Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka dia tidak boleh meninggalkannya dengan alasan mengikuti pendapat salah seorang manusia.”&lt;br /&gt;Riwayat ini disebutkan oleh Ibnu Abdul Barr dalam Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadllihi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu Abdil Barr juga menyebutkan dalam kitab yang sama :&lt;br /&gt;“Kaum Muslimin telah sepakat bahwa orang yang membeo (bertaqlid) tidak dikategorikan sebagai ulama. Sesungguhnya ilmu adalah mengetahui kebenaran dengan dalil.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnul Qayyim mengatakan :&lt;br /&gt;“Dan perkara ini memang seperti yang dikatakan oleh Abu Amr rahimahullah yakni Ibnu Abdil Barr.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah diberitahu oleh Allah Azza wa Jalla tentang perselisihan-perselisihan yang terjadi di kalangan umat ini dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memberikan arahan kepada kita bahwa solusinya adalah berpegang teguh dengan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan Sunnah para shahabatnya. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Barangsiapa dari kalian yang hidup (setelah masaku) akan banyak melihat perselisihan yang banyak maka kalian wajib berpegang teguh dengan Sunnahku dan Sunnah para Khulafaur Rasyidin, gigitlah dengan kuat dan jauhilah perkara-perkara baru.” (Riwayat Abu Dawud dan lainnya dari hadits Irbadl bin Sariyah)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak pernah sama sekali mengarahkan seorang Muslim untuk masuk ke dalam partai-partai yang bid’ah. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam hanya mengarahkan kita untuk rujuk kepada petunjuk beliau dan petunjuk para shahabatnya. Ini semua tidak mungkin kita lakukan kecuali melalui ulama-ulama yang berpegang teguh dengan petunjuk beliau dan para shahabatnya. Mereka mengetahui hal itu dengan baik dan menitinya dengan cara yang benar. Bukan hanya sekadar pengakuan belaka seperti yang terjadi pada sebagian orang yang mengaku sebagai “salafiyah modern-kontemporer”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5684398462840827166?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5684398462840827166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-ambillah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5684398462840827166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5684398462840827166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-ambillah.html' title='Menggugat Demokrasi - Nasehat: Ambillah Ilmu Dari Ahlinya'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7937498754476028261</id><published>2009-03-12T03:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.220-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Berkata Tanpa Ilmu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah wahai orang Muslim bahwa di antara penyakit-penyakit dakwah Ilallah Azza wa Jalla adalah meyakini suatu pendapat sebelum mengetahui dalilnya. Ini merupakan salah satu bentuk perbuatan “berkata atas Allah tanpa ilmu”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al Isra’ : 36)&lt;span id="more-311"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla juga berfirman :&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, “ini halal dan ini haram” untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidaklah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit dan bagi mereka azab yang pedih. (QS. An Nahl : 116-117)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah mengkategorikan perbuatan berkata atas nama Allah tanpa ilmu termasuk dosa yang paling besar. Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;Katakanlah : “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada- adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al A’raf : 33)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikanlah kerasnya ancaman kepada orang yang berkata “ini halal ini haram” tanpa merujuk kepada dalil-dalil syar’i. Larangan ini tertuju kepada kita semuanya, kepada orang yang bodoh dan yang berilmu, kepada hakim dan yang dihakimi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila seorang berijtihad dalam suatu masalah yang belum sampai kepadanya hukum syar’i maka tidak layak baginya untuk mengatakan ini “hukum Allah” bahkan hendaknya dia mengatakan “ini hukumku, hasil ijtihadku”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Muslim, Imam Ahli Hadits yang empat (Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah) serta Darimi telah meriwayatkan dari hadits Buraidah bin Al Hashib radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda kepada salah seorang pemimpin saat memberi wasiat :&lt;br /&gt;“ … jika kalian mengepung suatu benteng lantas mereka menginginkan untuk diterapkan kepada mereka hukum Allah maka janganlah kalian menerapkan hukum Allah kepada mereka namun terapkanlah pada mereka hukummu, sesungguhnya kamu tidak mengetahui apakah kamu sesuai dengan hukum Allah atau tidak dalam perkara mereka?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alangkah indahnya kalau mereka –saudara-saudara kita yang berfatwa dalam masalah pemilu– mengatakan : “Sebagian ulama telah berijtihad … .” Atau ulama mereka sendiri mengatakan : “Kami berijtihad … mungkin kami sesuai dengan kebenaran dan mungkin juga kami keliru dan mungkin juga ada yang menyelisihi kami sedangkan mereka orang yang memiliki kedudukan ilmiah yang lebih tinggi … .” Dan seterusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun mereka mengeluarkan berbagai fatwa hukum dengan mengatakan : “Barangsiapa yang tidak memilih maka dia munafik, sesungguhnya pemilu wajib, orang yang tidak memilih berarti telah berbuat dosa … .”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan semua hukum ini keluar dari jalan hawa nafsu. Bagaimana tidak? Dia memaksa manusia untuk menerima hukum, sistem dan proses legislasi ala musuh-musuh Allah yang telah diketahui oleh semua akan bahaya dan kerusakannya? Sedangkan mereka tidak mampu mendatangkan satu dalil pun yang menunjukkan dengan jelas bolehnya pemilu tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara dalil-dalil yang berbicara tentang pengharaman pemilu ada jelas-jelas. Mereka hanya bersandar kepada ayat-ayat yang sangat jauh maknanya dari apa yang mereka dakwakan. Mereka juga memakai kaidah-kaidah fiqhiyyah bukan pada tempatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7937498754476028261?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7937498754476028261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7937498754476028261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7937498754476028261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan_12.html' title='Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Berkata Tanpa Ilmu'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-1421281560026277797</id><published>2009-03-12T03:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Membela Kebatilan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah jelas bagi kita bahwa pemilu itu diharamkan dengan pengharaman yang sangat keras maka kerusakan yang tersisa adalah kukuhnya pembelaan seorang Muslim maupun Muslimah, partai ataupun jamaah terhadap keberadaan pemilu. Khususnya pada diri mereka-mereka yang mengetahui atau mendengar pengharamannya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu dan janganlah kamu menjadi penentang (orang yang tidak bersalah) karena (membela) orang-orang yang khianat dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisa’ : 105-106)&lt;span id="more-310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rabb kita Azza wa Jalla mengingatkan Nabi-Nya bahwa beliau adalah orang yang berada di atas kebenaran dan tidak memiliki satu kepentingan pun untuk membela pengkhianat. Allah Azza wa Jalla juga menyeru beliau agar memohon ampun dari sesuatu yang mungkin telah terjadi pada diri beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian untuk kedua kalinya Allah memperingatkan Nabi-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dengan firman-Nya :&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa.” (QS. An Nisa’ : 107)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan janganlah lalai dari akibat berikut. Allah Azza wa Jalla berfirman dalam hal ini :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak sekali ayat-ayat Al Quran yang membongkar kebejatan orang-orang yang tidak takut kepada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Mereka bersembunyi dari manusia tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah padahal Allah beserta mereka ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridhai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. An Nisa’ : 108)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemana hendak lari, hendak pergi ke mana lagi, kepada siapa berlindung ketika seorang hamba telah dikelilingi oleh ilmu-Nya, kekuasaan-Nya, Ia Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat? Dia berada di bawah pengawasan Allah, di bawah genggaman Allah dan di bawah kekuasaan dan keperkasaan-Nya. Namun ia takut kepada manusia dan tidak takut kepada Allah bagaimanapun ia tetap berusaha membela kebatilan dan para pelakunya. Yang seperti ini tidak akan membawa manfaat sedikitpun baginya di hari kiamat kelak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Beginilah kamu, kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini. Maka siapakah yang akan mendebat Allah untuk (membela) mereka pada hari kiamat? Atau siapakah yang jadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah)?” (QS. An Nisa’ : 109)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankah kebaikan yang sesungguhnya itu ada pada hari kiamat? Bukankah keburukan yang sesungguhnya itu ada pada hari kiamat? Suatu hari yang tidak ada wali, penolong, pemberi syafaat, pelindung, penyokong dan pembela kecuali hanya Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla juga berfirman :&lt;br /&gt;“Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman.” (QS. Thaha : 111)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telah diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah dari hadits Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menolong permusuhan secara zalim maka dia senantiasa berada di dalam kemurkaan Allah hingga ia mencabutnya.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya seorang hamba pasti akan berbicara dengan satu kalimat yang menyebabkan dia tergelincir ke dalam neraka Jahannam, lebih jauh dari jarak antara timur dan barat.” (Muttafaq ‘alaih dari hadits shahabat Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila satu kalimat yang buruk dapat menghempas pelakunya ke dalam neraka Jahannam dengan jarak yang begini jauh maka bagaimana pula dengan orang- orang yang membela kebatilan siang dan malam?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wahai saudaraku kaum Muslimin, janganlah merasa aman dari siksa yang abadi selagi di atas kesalahan. Sesungguhnya demi Allah kamu tidak mengetahui ternyata musuhmu yang paling keras adalah saudaramu juga yang Muslim yang tidak terimbas penyakit-penyakit ini. Kamu mengetahui hak-hak seorang Muslim dan alangkah bahayanya jika sampai terjerumus ke dalam pelanggaran terhadapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Mencela orang Muslim adalah kefasikan, membunuhnya adalah kekufuran.” (Muttafaq ‘alaih dari hadits Ibnu Mas’ud radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam juga bersabda :&lt;br /&gt;“Cukuplah bagi seseorang (dikatakan) berbuat keburukan dengan menghina saudaranya yang Muslim.” (Riwayat Muslim dari hadits Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keburukan yang membuat seseorang melecehkan seorang Muslim jauh melebihi keburukan-keburukan lainnya. Cukuplah baginya musibah perbuatan ini, ia telah membebankan dirinya dengan menanggung sesuatu yang ia tidak mampu menanggungnya. Hati-hatilah dari bermain-main dengan hal kaum Muslimin, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah bersabda :&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang makan hak seorang Muslim satu kali maka Allah Azza wa Jalla akan memberinya makan dengan yang semisalnya dari neraka Jahannam, barangsiapa yang merampas pakaian seorang Muslim maka Allah akan pakaikan padanya pakaian yang semisalnya pada hari kiamat dari neraka Jahannam.” (Riwayat Hakim, Abu Dawud dan Imam Ahmad dari Al Mustaurid bin Syaddad)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikanlah, alangkah mengerikan siksa bagi orang yang memperalat orang Muslim sebagai sarana untuk memperoleh tujuan dan angan-angannya. Cukuplah kamu menjadi penasihat bagi kaum Muslimin dan jagalah dirimu, hanya Allah tempat meminta pertolongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-1421281560026277797?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/1421281560026277797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1421281560026277797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1421281560026277797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-nasehat-jangan.html' title='Menggugat Demokrasi - Nasehat: Jangan Membela Kebatilan'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-3515762587250577039</id><published>2009-03-12T02:58:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Ulama-Ulama Yang Mulia Telah Berfatwa Tentang Disyariatkannya Pemilu!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara orang-orang yang pro demokrasi dan pro pemilu ada yang mengatakan : “Ulama-ulama Ahlus Sunnah yang mulia telah berfatwa tentang disyariatkannya pemilu. Para ulama tersebut bukan orang-orang hizbiyyun. Di antara mereka ada Syaikh Nashiruddin Al Albani –ahli hadits zaman ini–, Ibnu Baz dan Ibnu Utsaimin rahimahumullah. Lantas apakah kita golongkan mereka kepada yang telah lalu?”&lt;span id="more-309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabannya tentu tidak karena mereka adalah para ulama yang mulia. Mereka adalah ulama kita, pemimpin kita dan pemimpin dakwah yang diberkahi ini. Mereka para pelindung Islam, kami tidak mempelajari (Islam) melainkan dengan bimbingan mereka. Mereka bukan hizbiyyun, ini mustahil. Bahkan mereka senantiasa memperingatkan manusia dari bahaya hizbiyyah dan tidaklah kami selamat dari hizbiyyah kecuali dengan nasihat-nasihat mereka setelah taufiq dari Allah. Seperti Syaikh yang mulia Muhaddits negeri Yaman, Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah yang mengharamkan hizbiyyah. Kitab-kitab dan kaset-kaset mereka penuh dengan peringatan dari hizbiyyah. Tidak ada pada diri mereka bagi para penganut hizbiyyah sedikitpun telah untuk menegakkan dan menggolkan apa yang mereka rencanakan dan menipu dengannya kaum Muslimin. Khususnya para syabab (pemuda) yang kuat dalam berpegang dengan agamanya serta ridha dengan kebenaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun berkenaan dengan fatwa para ulama tersebut, fatwa-fatwa mereka bersyarat dengan batasan-batasan syar’i. Di antaranya apabila maslahat yang besar dapat dicapai atau dapat menolak mafsadat yang besar dengan melakukan mafsadat yang kecil dengan tetap menjaga batasan-batasan dalam kaidah ini. Akan tetapi da’i-da’i pemilu tidaklah menjaga batasan-batasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Kenapa kita dapati orang-orang hizbiyyun tidak berpegang dengan fatwa ulama- ulama mereka sendiri (ulama hizbi) yang berfatwa tentang disyariatkannya pemilu? Dan malah berpegang dengan fatwa ulama Ahlus Sunnah seperti Syaikh Al Albani, Syaikh Bin Baz, dan Ibnu Utsaimin rahimahumullah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabannya :&lt;br /&gt;Sesungguhnya ulama-ulama hizbiyyun di berbagai negara Muslim telah tenggelam dalam fanatik golongan (tahazzub). Sesungguhnya fanatik golongan ini adalah penyakit yang mematikan. Dengan sebab itulah kaum Muslimin tidak puas dengan fatwa mereka karena mereka seringkali mengaburkan masalah-masalah agama. Mereka memandang bahwa ulama Ahlus Sunnah sudah semestinya berhadapan dengan hizbiyyah. Begitulah di antara bentuk talbis (pengkaburan) yang mereka lakukan. Mereka memakai fatwa ulama Ahlus Sunnah tatkala mereka terdesak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila mereka merasa sudah tidak membutuhkan hal itu maka mereka pun berujar bahwa ulama Ahlus Sunnah adalah orang-orang bodoh yang tidak mengerti fiqhul waqi’ (fikih realitas) dan berbagai tuduhan lainnya. Sekadar contoh ketika Al Walid Syaikh Abdul Aziz bin Baz berfatwa dalam masalah syarat dan ketentuan mengadakan perjanjian damai dengan orang-orang yahudi maka mereka tak henti- hentinya menentang beliau. Siapakah yang mampu membungkam mereka? Siapa yang bisa membuat mereka puas? Akhirnya masing-masing mereka mengeluarkan fatwa, baik yang berilmu maupun yang tidak berilmu. Seakan-akan Syaikh bin Baz rahimahullah adalah sosok yang tidak mempunyai ilmu dan pengalaman. Maka khutbah-khutbah Jumat pun dijadikan wahana untuk membombardir fatwa tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alhamdulillah, ulama-ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah senantiasa berprasangka baik dan bersabar kepada manusia. Allah Maha Mengetahui antara orang yang membuat kebaikan dan yang membuat kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian juga bila mereka konsisten dengan fatwa Syaikh Al Albani, Syaikh bin Baz dan Syaikh ibnu Utsaimin maka mereka harus menerima fatwa mereka dalam mengharamkan tahazzub (fanatik golongan), maulid Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, menyembelih untuk selain Allah dan taqlid kepada orang-orang yahudi dan nashara serta yang semisalnya dari hal-hal yang diharamkan yang mereka masih melakukannya. La haula wala quwwata illa billah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syarat-syarat mempergunakan kaidah “melakukan kerusakan kecil demi menangkal kerusakan yang besar”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Kemaslahatan yang diharapkan memang benar adanya bukan sesuatu yang masih mengambang. Kita tidak boleh melakukan suatu kerusakan yang nyata dengan alasan untuk menarik kemaslahatan yang belum pasti. Seandainya sistem demokrasi memang menopang Islam dan syariatnya dengan sebenar-benarnya pastilah (orang-orang partai) di Mesir, Syam, Al Jazair, Pakistan, Turki atau di negeri lain di muka bumi telah sukses semenjak enam puluh tahun yang lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Kemaslahatan yang diharapkan lebih besar daripada kerusakan yang dilakukan, itu dengan pemahaman ulama yang kokoh ilmunya. Bukan dengan pemahaman orang-orang yang tenggelam dalam fanatik hizbiyyah atau orang-orang pergerakan atau juga para pengamat partai.&lt;br /&gt;Orang yang mengetahui bahwa di antara kerusakan demokrasi yang banyak adalah penghapusan syariat Islam dan tidak butuh kepada para Rasul karena halal dan haram oleh mereka ditentukan dengan pendapat mayoritas bukan dengan apa yang dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang mengetahui bahwa di antara kerusakan demokrasi adalah melenyapkan pondasi Al Wala’ wal Bara’ karena agama, menyamarkan akidah yang gamblang demi merekrut hati dan suara serta meraup kursi parlemen. Orang yang mengetahui hal ini tidak akan mengatakan bahwa masuk ke dalam parlemen lebih ringan bahayanya bahkan yang benar adalah sebaliknya. Kalaulah kita terima bahwa itu nama saja (antara bahaya dan manfaat) maka (kaidah yang harus dipakai adalah) menolak bahaya dikedepankan daripada mengambil kemaslahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Hendaknya tidak ada jalan untuk menggapai kemaslahatan tersebut kecuali dengan melakukan kerusakan ini. Seandainya kita mengatakan bahwa dalam perkara ini tidak ada jalan lain (kecuali dengan melakukan demokrasi) berarti kita telah menvonis manhaj Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak layak pakai untuk menegakkan hukum Allah di muka bumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun orang-orang yang mengikuti kebenaran mengetahui bahwa metode demokrasi dan kehidupan multi-partai tidak menambah apa-apa kecuali hanya memperlemah saja. Karena sebab itulah musuh-musuh Islam dari kalangan yahudi, nashara dan lain-lainnya terus berupaya melestarikan berhala ini sepanjang zaman. Dan Allah Maha Mengetahui di balik semua itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-3515762587250577039?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/3515762587250577039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-ulama-ulama-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3515762587250577039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3515762587250577039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-ulama-ulama-yang.html' title='Menggugat Demokrasi - Ulama-Ulama Yang Mulia Telah Berfatwa Tentang Disyariatkannya Pemilu!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-1508420023371779210</id><published>2009-03-12T02:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Dengan Ikut Pemilu Berarti Memilih Bahaya Yang Paling Ringan!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka mengatakan : “Kami mengakui bahwa pemilu ini buruk akan tetapi keikutsertaan kami adalah dalam rangka mengambil yang paling ringan dari dua mafsadat dan demi mewujudkan kemaslahatan yang lebih besar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami katakan, ikut serta dalam majlis perwakilan. Menurut kalian itulah yang paling ringan bahayanya. Mari kita lihat apa yang dimaksud dengan bahaya yang ringan menurut mereka.&lt;span id="more-308"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan pertama, siapakah hakim dalam majlis perwakilan tersebut, Allah-kah ataukah manusia? Jawabannya, manusia tentu saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan kedua, apabila hukum manusia yang berkuasa di majlis perwakilan, apakah yang seperti ini tergolong syirik kecil ataukah syirik besar? Jawabannya, ini syirik besar. Kenapa syirik besar? Karena hukum Allah Azza wa Jalla diabaikan dan di sana ada orang-orang yang tidak mengakui hukum Allah akan tetapi hukum-hukum menurut mereka pada suara terbanyak. Dan telah berlalu bahwa hakim dalam majelis perwakilan adalah manusia bahkan hukum Allah Azza wa Jalla ditolak dan bisa digugat dan ini tidak diragukan lagi adalah syirik besar. Apabila ini adalah kesyirikan berupa penentangan terhadap syariat Allah lantas masih adakah dosa yang lebih besar daripada kesyirikan dan kekufuran ini? Sebagaimana Allah firmankan :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa’ : 48)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena syirik adalah dosa yang paling besar maka Allah tidak mengampuni dosa pelakunya bila ia mati dalam keadaan demikian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah ditanya : “Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?” Beliau menjawab : “Yaitu kamu menjadikan bagi Allah tandingan padahal Dia yang telah menciptakan kamu.” Kemudian beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam ditanya lagi setelah itu maka beliau menjawab : “Kamu membunuh anakmu sendiri karena khawatir ia ikut makan bersamamu (takut melarat) … .” (Muttafaq ‘alaih dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jelaslah bagi kita bahwa mereka pada beberapa kondisi telah melakukan tindak kesyirikan yang besar. Dan bukanlah bahaya yang paling ringan.&lt;br /&gt;Allah Azza wa Jalla telah berfirman :&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan nasrani menjadi pemimpin-pemimpin, sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (QS. Al Maidah : 51)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah hukum Allah Azza wa Jalla terhadap orang-orang yang loyal kepada orang-orang yahudi dan nashara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir) maka janganlah kamu duduk beserta mereka sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka.” (QS. An Nisa’ : 140)&lt;br /&gt;Allah Ta’ala tidak mengatakan, maa ‘alaikum min syai’un (kalian tidak terkena resiko apapun) dan juga tidak mengatakan : “Kecuali partai-partai Islam, sesungguhnya hal itu disyariatkan bagi mereka.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami katakan kepada mereka, apakah mereka telah bertanya kepada ulama tentang mafsadat yang mereka pilih? Sudahkah mereka menjelaskan kepada para ulama hakikat perbuatan mereka ini? Ataukah mereka menipu ulama? Kalau demikian, kaidah ini telah digunakan bukan pada tempatnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang benar bahwa sebagian perbuatan buruk boleh dilakukan untuk mewujudkan kemaslahatan yang besar seperti yang dilakukan para shahabat tatkala mereka melihat rambut kemaluan anak-anak yahudi Bani Quraizhah dengan tujuan untuk mengetahui antara yang sudah tumbuh rambutnya dan yang belum tumbuh. Jika rambutnya sudah tumbuh maka dibunuh dan jika belum maka tidak dibunuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun telah jelas bagi kita bahwa kaidah tersebut tidak diterapkan sesuai dengan hakikatnya. Inilah musibah partai-partai Islam, mereka menerapkan sesuai dengan selera hawa nafsu sendiri sehingga mereka diharamkan (dijauhkan) dari ittiba’ (mengikuti sunnah). Wa Billahit Taufiq.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian kemaslahatan besar apa yang telah mereka wujudkan?&lt;br /&gt;Kita telah mengetahui kejahatan yang mereka terjerumus ke dalamnya. kemudian kita penasaran dengan kemaslahatan yang mereka maksud. Karena mereka senantiasa berujar bahwa mereka akan mewujudkan kemaslahatan yang besar.&lt;br /&gt;Jawabannya : Nyatanya sejak enam puluh tahun yang lalu telah menjadi sesuatu yang tak terbantahkan bahwa mereka tidak mewujudkan satu pun kemaslahatan untuk Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun ucapan mereka bahwa mereka berkecimpung di arena pemilu dalam rangka menempuh sesuatu yang bahayanya paling ringan dan dalam rangka mendirikan negara Islam dan menerapkan syariat Islam, semua itu slogan kosong semata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bisakah syariat ditegakkan sementara masyarakat dalam keadaan tidak siap untuk menerimanya?&lt;br /&gt;Jawabannya, tidak! Perhatikanlah isi hadits riwayat Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu tentang kisah Hiraqlius. Tatkala Abu Sufyan memberitahukan kepadanya tentang sifat-sifat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan dakwahnya lantas datanglah surat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melalui pembesar negeri Bushra. Setelah membaca surat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tersebut dia — Hiraqlius– mengatakan :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wahai sekalian rakyat Roma, apakah kalian ingin keadaan bahagia dan teratur serta kerajaan kalian stabil? Lihatlah Nabi ini.” Maka rakyatnya pun lari dengan sangat kencang namun pintu-pintu telah tertutup. Lalu Hiraqlius memanggil lagi dan mengatakan : “Saya melakukan hal itu hanya untuk mengetahui kekokohan kalian terhadap agama kalian.” Maka rakyatnya pun sujud kepadanya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski Hiraqlius adalah seorang raja yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan, ia tidak mampu memaksa rakyatnya untuk masuk agama Islam. Begitu pula Raja Najasyi setelah masuk Islam dan turun ayat :&lt;br /&gt;“Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad) kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran).” (QS. Al Maidah : 83)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ayat-ayat lainnya, lihat kitab Shahihul Musnad min Asbabin Nuzul karya Syaikh Muqbil hafizhahullah. Tatkala beliau –Raja Najasyi– wafat tidak ada yang menshalatinya maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun menshalatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia seorang raja kristen di negeri Habasyah, dia bukanlah orang yang naik ke kursi lantas menegakkan Islam. Ini menandakan pemahaman mereka yang rancu dan timbul dari tidak adanya fiqhul waqi’!!!&lt;br /&gt;Kami katakan kepada partai-partai Islam, pelajarilah ilmu-ilmu syar’i!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan tetapi mereka tidak dianugerahi kepada jalan ini maka harus diawali dengan memperbaiki masyarakat sebelum sampai ke tampuk kekuasaan. Kami katakan juga, ajarilah manusia ilmu-ilmu agama dan jangan ajari mereka tentang ambisi- ambisi akan tetapi mereka tidak pula dikaruniai kebaikan ini. Demi Allah, kami telah banyak melihat partai-partai Islam ketika menguasai sebagian departemen, mereka lebih konsisten dengan aturan dan UU (buatan manusia) daripada yang lain. Bila mereka ditanya : “Apakah Allah memerintahkan hal ini?” Mereka menjawab : “Ini adalah aturan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lantas mana perubahan yang telah kalian lakukan terhadap kerusakan-kerusakan yang kalian dengung-dengungkan ke telinga manusia? Kalian telah menghabiskan segenap harta dan mengalihkan manusia dari sesuatu yang lebih bermanfaat berupa konsisten terhadap tersebarnya Sunnah dan menjauh dari bid’ah! Dan Allah Maha Kuasa atas segala urusan meski kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-1508420023371779210?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/1508420023371779210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-dengan-ikut-pemilu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1508420023371779210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1508420023371779210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-dengan-ikut-pemilu.html' title='Menggugat Demokrasi - Dengan Ikut Pemilu Berarti Memilih Bahaya Yang Paling Ringan!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5365953446755378611</id><published>2009-03-12T02:56:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.222-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Kami Masuk Ke Dalam Pemilu Karena Darurat!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Darurat berasal dari kata dharar yang berarti bahaya. Adapun secara istilah, berkata Az Zarkasi : “Darurat adalah sampainya kepada batasan, jika tidak menunaikan yang terlarang niscaya akan binasa atau hampir binasa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istilah ini adalah yang banyak dijumpai dalam kaidah-kaidah ilmu fiqih. Adapun selain Az Zarkasi berpendapat bahwa darurat berarti datangnya satu keadaan pada manusia berupa kesulitan, bahaya, dan kesusahan yang ia takut atau khawatir terjadinya sesuatu yang membahayakan atau menyakiti jiwa dan anggota badan, kehormatan, akal, dan harta serta yang menyertainya. &lt;span id="more-307"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepantasnya pada saat seperti ini diperbolehkan untuk melakukan perbuatan yang haram atau meninggalkan yang wajib atau menunda amalan wajib dari waktu pelaksanaannya. Ini semua dilakukan demi menolak bahaya yang mungkin timbul sesuai dengan sangkaan yang kuat secara syar’i. Ini adalah definisi yang paling mencakup tanpa perlu tambahan lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya katakan, dalam hal ini ada perbedaan antara “darurat” dan “maslahat”. Maslahat lebih umum dan darurat lebih khusus. Darurat terjadi pada saat yang genting dan dikhawatirkan muncul bahaya sebagaimana kamu lihat.&lt;br /&gt;Al Quran menjelaskan tentang pengertian “darurat”, Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas kecuali yang sempat kamu menyembelihnya dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah : 3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makanan yang diharamkan ini boleh dimakan dalam kondisi yang sangat lapar yang dikhawatirkan bisa membinasakan jiwa seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah telah menjadikan syariat-Nya atas dasar kemudahan. Dan Dia telah menghilangkan berbagai kesulitan dalam banyak lapangan hukum. Tentu tidak cukup waktu untuk menyebutkan semuanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami katakan di sini, kedaruratan apa yang telah menyebabkan para pendukung pemilu menempuh cara ini? Mereka mengatakan :&lt;br /&gt;“Kami terpaksa. Jika kita tidak ikut pemilu maka mereka akan membabat jenggot- jenggot kita, melarang kita menegakkan Islam, melarang kaum Muslimin mengerjakan shalat di masjid-masjid, mengajarkan Al Quran serta tidak mengizinkan khutbah dan ceramah.” Dan lain-lain dari perkataan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, disyariatkannya hukum darurat adalah dalam rangka menghilangkan bahaya. Persoalannya apakah bahaya yang menimpa kaum Muslimin akan lenyap dengan berkecimpungnya kalian ke dalam parlemen?&lt;br /&gt;Jika mereka menjawab iya maka ini tidak benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Contoh pada masa akhir pemerintahan Presiden Anwar Sadat, puluhan ribu orang Muslim dipenjarakan padahal di parlemen Mesir banyak terdapat wakil rakyat dari kalangan kaum Muslimin. Mereka tidak mampu berbuat sesuatu pun! Begitu juga di Sudan tatkala Numeiri menangkapi para aktivis Islam. Di antara para aktivis Islam yang ditangkap terdapat penasihat-penasihat elit kekuasaan. Namun mereka semua tidak sanggup berbuat sesuatu pun. Jadi kondisi kaum Muslimin ya tetap seperti itu dan masuknya mereka ke parlemen hanyalah memperburuk keadaan di berbagai tempat. Meski kadangkala ada juga yang mengurangi keburukan .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi perkara yang pertama tadi (bertambahnya keburukan) menggugurkan argumentasi mereka karena hukum “darurat” disyariatkan demi melenyapkan bahaya (dan bukannya menambah bahaya). Demikianlah 60 tahun telah berlalu. Dengan ucapan-ucapan ini malah kami dapati keadaan kaum Muslimin kian memburuk dari hari ke hari demikian pula perilaku orang-orang yang mengucapkan itu sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampaknya saudara-saudara kita semoga Allah memaafkan mereka, berdiri di beberapa parit. Jika mereka dikepung dalam satu parit mereka berteriak dari parit yang lain. Pertama-tama dari itu semua adalah syura (musyawarah) kemudian al mashlahat al mursalah lalu “memilih bahaya yang paling ringan” kemudian “darurat dan keterpaksaan”. Manakala semua ini tidak bermanfaat bagi mereka maka mereka pun tersudut dan melontarkan pertanyaan : “Apa yang kalian inginkan untuk kami perbuat? Apakah kamu ingin kita memberi angin kepada musuh-musuh Islam?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka memaparkan contoh-contoh logika yang tidak tepat padahal akal yang shahih tidak bertentangan dengan wahyu yang shahih. Sebagaimana dijelaskan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukti-bukti barangsiapa yang tidak mengambil manfaat dengan kenyataan sosial yang dialami kaum Muslimin di majlis-majlis perwakilan sejak lebih dari setengah abad yang silam maka ia pun tidak akan peduli dengan dalil-dalil yang tadi disebutkan semuanya kecuali bila Allah Azza wa Jalla menghendaki. Allah-lah tempat mengadu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun perkataan kalian : “Apabila kami tidak menuruti mereka, mereka akan membabat jenggot-jengot kami.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka jawabannya : “Sudah dimaklumi bahwa Allah Azza wa Jalla menjadikan perseteruan antara al haq dan bathil, terkadang Allah menguasakan pembela kebatilan terhadap pembela al haq dan yang wajib bagi pembela al haq adalah bersabar dan tidak boleh bagi mereka mengupayakan cara-cara yang tidak syar’i untuk melumpuhkan musuh.”&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5365953446755378611?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5365953446755378611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-masuk-ke-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5365953446755378611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5365953446755378611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-masuk-ke-dalam.html' title='Menggugat Demokrasi - Kami Masuk Ke Dalam Pemilu Karena Darurat!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-1531427603456176052</id><published>2009-03-12T02:55:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.222-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Kami ‘Terpaksa’ Terjun Ke Dalam Pemilu dan Parlemen!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al Ikrah atau “terpaksa” secara istilah berarti “membawa seseorang untuk mengerjakan atau mengatakan sesuatu yang dia tidak ingin melakukannya”. Ini adalah definisi “terpaksa” menurut ilmu ushul fiqih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pengertian ini berarti mesti ada pihak yang memaksa dan ada yang dipaksa. Dan mestinya orang yang memaksa mampu mengerjakan apa yang dikehendaki pada diri orang yang dipaksa. Itu karena lemahnya perlawanan orang yang dipaksa. Ini berdasarkan dalil dari Al Quran, Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;span id="more-306"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa) akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran maka kemurkaan Allah menimpanya.” (QS. An Nahl : 106)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Diangkat dari umatku (balasan) karena kesalahan, kelupaan dan yang dipaksa.” (HR. Thabrani dari Tsauban radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayat dan hadits tadi menunjukkan bahwa ada orang yang memaksa seorang Muslim untuk mengerjakan perbuatan haram atau perkataan yang haram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para ulama telah membagi keterpaksaan ini menjadi dua bagian :&lt;br /&gt;Pertama, keterpaksaan orang yang mencari perlindungan. Yaitu ketika seseorang diancam untuk dibunuh atau diancam dengan sesuatu yang dia tidak mampu untuk menanggungnya disertai sangkaan kuat bahwa ancaman tersebut sangat mungkin dilaksanakan. Maka pendapat para ulama dalam masalah ini nyaris sama karena inilah ulama belakangan melihat perlunya membagi masalah ini menjadi dua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, keterpaksaan orang yang tidak mencari perlindungan. Batasannya ialah bila seseorang diancam dengan sesuatu yang tidak sampai menyebabkan binasa atau seorang yang memaksa tidak mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk melakukan ancamannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melakukan yang diharamkan dengan alasan terpaksa adalah boleh dengan syarat tadi. Lantas kita tengok saudara-saudara kita ini. Kita katakan kepada mereka : “Siapa yang telah memaksa kalian untuk berkecimpung dalam pemilu?” Jika mereka katakan : “Mereka telah memaksa kami.”&lt;br /&gt;Kami jawab : “Kenyataannya tidak ada paksaan terhadap kalian dan tidak terjadi satu jenis pun pemaksaan, tidak yang besar tidak pula yang kecil. Karena memang tidak ada orang yang memaksa. Justru kalianlah yang menyerukan pemilu dan mencari-cari dalil (untuk membolehkannya) dan memerangi orang yang menyelisihi kalian dalam pemahaman tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka pernyataan bahwa kalian “dipaksa” adalah pengakuan yang batil.&lt;br /&gt;Kalau pengakuan mereka terbukti batil lantas apa maksud dari segala publikasi dan propaganda kalian ini? (Yakni bahwa kalian terpaksa). Jawabnya adalah dalam rangka melegalkan sikap-sikap mereka dan memperdaya masyarakat umum. Sehingga bila gagal mereka pun “dimaafkan” oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andai yang mereka maksud dengan kata “terpaksa” adalah : “Kami tidak menyukainya namun desakan situasilah yang menuntut kami untuk terjun ke dalam pemilu.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang ini, sebentar lagi akan ada jawabannya dengan rinci. Akan tetapi di sini ada satu pertanyaan, kenapa kalian menempatkan kaidah syar’i tidak pada tempatnya? Bukankah ini berarti mempermainkan kaidah-kaidah syar’i agar sebagiannya bercampur baur dengan yang lain? Jawabannya, begitulah keadaan mereka. Allah- lah tempat mengadu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-1531427603456176052?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/1531427603456176052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-terpaksa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1531427603456176052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/1531427603456176052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-terpaksa.html' title='Menggugat Demokrasi - Kami ‘Terpaksa’ Terjun Ke Dalam Pemilu dan Parlemen!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7283602724575600682</id><published>2009-03-12T02:54:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.222-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Kami Tidak Ingin Memberi Peluang Kepada Musuh!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami tidak ingin memberi peluang kepada musuh dari kalangan sekuler, sosialis, dan lain-lain.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabannya :&lt;br /&gt;Kami juga tidak menginginkan musuh-musuh Allah mempunyai jalan untuk menyerang orang-orang Mukmin namun kami katakan kepada saudara-saudara sekalian apa yang kalian telah persiapkan untuk tindakan ini? Jika kalian mempergunakan sarana yang sama dengan mereka dan kalian tunduk kepada UU mereka maka kalian tidak dapat memperoleh sesuatu pun kecuali dengan banyak mengalah dan mengalah lagi. Kadang mereka mengatakan, kami berambisi untuk mencapai mayoritas suara majlis perwakilan. Anggaplah kalau kalian telah mencapai jumlah mayoritas lantas apakah kalian boleh untuk menerapkan hukum dengan hukum mayoritas? Jawabannya : Tidak boleh! &lt;span id="more-303"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungguh kita telah mendengar paduan suara semacam ini yakni bagaimana mungkin kita memberi peluang kepada musuh? Apakah kalian suka dikuasai oleh orang-orang sekuler atau sosialis atau yang lainnya? Mereka melarang kalian untuk mengajar, berdakwah ilallah dan menghalangi Islam? Kenyataan menegaskan kepada kita bahwa koor mereka ini merupakan bentuk kampanye untuk pemilu kalau tidak maka apa hasil yang telah dicapai selama 60 tahun ini? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungguh mereka telah mencapai suara mayoritas di MPR seperti di Pakistan, Turki, Yordania, Kuwait, Yaman dan lainnya. Namun tidak pernah terjadi bahwa mereka mengubah sistem jahili, melawan para musuh dan bahkan sebaliknya mereka berkhidmat terhadap musuh dan berkoalisi dengan mereka di kebanyakan negara. Ini terang sekali laksana terangnya matahari di siang bolong. Adapun kami, sungguh tidak suka dikuasai oleh siapapun kecuali orang-orang shalih. Jika tidak ada orang yang shalih dan sulit terwujud yang demikian ini maka kami bersabar terhadap penguasa yang ada. Kami nasihatkan mereka dengan Al Quran dan As Sunnah, jika mereka memerintahkan dengan kemaksiatan kami tidak memaki mereka. Kami ingatkan mereka tentang balasan-balasan Allah terhadap umat-umat terdahulu. Tatkala mereka mempopulerkan kemaksiatan serta memerangi Allah dengan manhaj dan konsepnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami ingatkan mereka bagaimana Allah telah merobohkan umat terdahulu, melenyapkan kekuasaan mereka, dan membuat musuh menguasai mereka. Kemudian musuh pun merampas apa yang ada dengan tangan mereka lalu menimpakan kepada mereka bencana yang sangat dahsyat. Kami bukanlah tipe orang yang mengandalkan semangat bukan pula orang yang suka membikin keributan yang suka memunculkan madharat yang lebih besar daripada manfaat. Bukan pula orang yang suka mengetuk pintu-pintu (mengais rizqi di hadapan) penguasa. Dan juga bukan termasuk orang yang suka meminta-minta kepada mereka. Kami tidaklah menganggap sah penyimpangan mereka dari shirathal mustaqim. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti inilah dahulu manhaj Salaful Umat yang sebenarnya. Namun kita pada zaman sekarang ini telah mendapatkan banyak ujian dengan kaum-kaum yang jika diberi sesuatu oleh penguasa berupa dunia dan pekerjaan mereka pun ridha. Lalu mengatakan penguasa tersebut lebih baik daripada yang lainnya. Tatkala mereka tidak diberi oleh penguasa, mereka pun marah, berlindung ke masjid- masjid, naik mimbar untuk mengkafirkan pemerintah, menyerukan dan memprovokasi untuk berjihad melawan mereka. Apabila kami mendakwahi mereka agar bermanhaj Salaf –yang memerintahkan untuk menasihati penguasa dan tidak mengekspos kezaliman mereka– maka komentar mereka : “Itulah para kacung penguasa!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak tahu, demi Allah siapa yang paling pantas menyandang sifat ini? Apakah orang yang menghindar dari majelis mereka (para penguasa) ataukah orang yang berdiri di pintu-pintu mereka pada pagi dan sore hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7283602724575600682?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7283602724575600682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-tidak-ingin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7283602724575600682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7283602724575600682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-tidak-ingin.html' title='Menggugat Demokrasi - Kami Tidak Ingin Memberi Peluang Kepada Musuh!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-7381374438043409976</id><published>2009-03-12T02:53:00.002-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Kami Akan Mengalihkan UU Sekuler Menuju UU Islam!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian mereka mengatakan : “Berbahagialah wahai rakyat! Kami telah menjadikan UU kalian menjadi lebih Islami.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami bukan golongan orang semacam ini, yakni golongan yang gembar-gembor : “Berbahagialah kalian! Kami telah mengamandemen undang-undang!”&lt;span id="more-302"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang telah kalian perbuat, wahai orang yang malang! Catatan di atas kertas itu adalah untuk kepentingan opini media-media saja. Kenyataannya, kalian tidak pernah menyaksikan kecuali yang lebih parah keadaannya. Kami memohon kepada Allah kebaikan kaum Muslimin. Dan yang menjadi materi amandemen itu ialah “syariat Islam menjadi rujukan dari segala proses penetapan hukum”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya bertanya kepadamu, wahai orang yang berbangga dengan amandemen undang-undang, apakah Al Quran berada pada kedudukan yang lebih tinggi di atas UU sejak masa pemilihan umum, proses amandemen sampai sekarang ataukah berada di bawah UU?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang kita peroleh lewat proses amandemen di atas kertas? Apalagi materi- materi yang lain juga masih berlumur kebatilan? Perhatikan materi setelah proses amandemen tersebut sebagaimana yang tercantum dalam UU negeri Yaman .&lt;br /&gt;Inilah sebagian teks materi UU yang telah diamandemen :&lt;br /&gt;“Rakyat adalah pemegang kekuasaan yang mempraktikkannya secara langsung melalui cara voting, referendum dan pemilihan umum dan secara tidak langsung lewat lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif.”&lt;br /&gt;Mana bagian undang-undang yang diamandemen? Dimana mata kalian ketika menganggap telah meluruskan suatu materi dan tidak meluruskan materi-materi yang lain?&lt;br /&gt;Negara Islam pernah berdiri di timur dan barat dengan hukum Al Quran tanpa membutuhkan satu baris pun aturan-aturan non Muslim dari yahudi dan nashara serta selain mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Memang telah dilakukan banyak usaha-usaha amandemen sebagian materi undang- undang akan tetapi hal itu “tidak menghapus dahaga dan tidak membikin kenyang orang yang lapar” (tidak berfaidah sedikit pun). Pokok materi yang paling populer diamandemen adalah materi sumpah. Bunyinya :&lt;br /&gt;“Saya bersumpah dengan nama Allah Yang Maha Agung untuk menjadi orang yang berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya dan untuk memelihara aturan-aturan negara republik dan untuk menghormati hukum dan perundang- undangan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenyataannya, undang-undang dan hukum-hukum buatan manusialah yang dihormati. Tidak cukup berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menurut anggapan kalian semata.&lt;br /&gt;Karena kalimat tersebut sama saja mempetieskan Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Yang benar semestinya mereka mengatakan :&lt;br /&gt;“Saya bersumpah dengan nama Allah Yang Maha Agung hendak menerapkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya dan tidak menegakkan hukum selain keduanya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari-hari mendatang niscaya akan nampaklah segala sesuatunya. Dan tiap orang akan mengetahui apa yang telah ia raih. Adapun orang-orang yang terus menerus menggembar-gemborkan bahwa mereka telah mengamandemen UU bisa jadi adalah orang yang bodoh terhadap ucapannya sendiri atau memang mereka mengetahui keadaan yang sebenarnya. Jika benar mereka bodoh maka mereka tidak berhak untuk menjadi pemimpin umat. Mereka bodoh terhadap sesuatu yang dapat diketahui oleh pedagang pasar, tukang sapu jalanan, dan calo parkir meski mereka mengetahui hakikat suatu keadaan. Sesungguhnya amademen undang- undang adalah “macan kertas” yang tidak ada realisasinya sedikitpun. Mereka tidak mampu untuk berhujjah dan berdalil dengannya. Mereka membuat rakyat dalam situasi serba kebingungan. Pelaku semua ini adalah para penipu umat bukan penasihat umat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ini kian menjauhkan umat dari bimbingan dan arahan yang benar. Bertanyalah kepada seluruh lapisan dan kelompok masyarakat tentang keadaan kaum Muslimin di majelis legislatif, pergaulan mereka, informasi-informasi seputar mereka, kantor- kantor hukum serta yang lainnya. Apakah Al Quran dan As Sunnah berada di atas UU dan hukum-hukum buatan manusia ataukah tidak? Jawaban pertanyaan seperti ini tidak samar bagi orang seperti kalian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun seluruh pengaduan kembali kepada Allah dalam timbangan kalian dengan dua sha’. Seandainya Ahlus Sunnah melakukan tindakan yang salah dan sesuatu yang tidak kalian kerjakan pastilah kalian akan menuduh mereka sebagai buta terhadap kenyataan sosial hanya paham masalah kulit luar (tekstual-normatif), kampungan! Padahal mereka adalah orang yang paling jauh dari menyelisihi syariat Allah. Wallahul musta’an.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-7381374438043409976?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/7381374438043409976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7381374438043409976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/7381374438043409976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-akan.html' title='Menggugat Demokrasi - Kami Akan Mengalihkan UU Sekuler Menuju UU Islam!'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-3220327711785073075</id><published>2009-03-12T02:53:00.001-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Menegakkan Syariat Secara Bertahap?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terhadap orang yang mengatakan kepada mereka : “Kalian tidak merealisasikan apapun selama ini.”&lt;br /&gt;Maka mereka menjawab –dalam rangka pembelaan diri– : “Menegakkan syariah itu harus dengan cara bertahap.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucapan ini tidak benar karena beberapa hal.&lt;br /&gt;1. Menegakkan syariat bisa dilakukan secara bertahap dengan jalan yang syar’i bukan dengan sistem barat.&lt;span id="more-300"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Perkataan ini diucapkan oleh muballigh-muballigh propagandis pemilu dengan tujuan agar manusia mau menerima pemilu dan berkecimpung di dalamnya tanpa ada beban sedikitpun. Sedangkan para anggota majelis perwakilan dari kalangan kaum Muslimin bukanlah orang-orang yang berupaya menegakkan Islam secara bertahap dan tidak juga dengan cara lainnya. Sebagai bukti, tiap kali ada hukum (dari luar Islam) yang datang kepada mereka pasti mereka setujui kecuali orang- orang yang dirahmati Allah Azza wa Jalla meskipun di dalamnya terdapat begitu banyak penyimpangan syar’i. Ini apabila mereka dimintai pendapatnya maka bagaimana apabila hukum tersebut diputuskan tanpa mereka? Alangkah miripnya keadaan mereka dengan orang yang dikatakan oleh seorang penyair :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Urusan tuntas tatkala kekacauan telah hilang&lt;br /&gt;Mereka tidak dimintai izin padahal mereka para saksi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Kenapa kalian tidak memaparkan secara bertahap ini? Bahkan kalian meninggalkannya secara terbuka. Tujuannya kalau nanti ada yang mempersoalkan hal ini maka kalian bisa menjawab : “Kami berpendirian bahwa penerapan syariah itu harus dilakukan secara bertahap.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuat sangkaan saya dan Allah Yang Maha Mengetahui bahwa kalian akan senantiasa berkata begini. Sampai kiamat kalian tidak akan menerapkan kaidah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalian tidak memiliki satu pun hukum yang terealisir kecuali yang berasal dari orang- orang sekuler. Kalian tidak memiliki apa-apa walau jumlah kalian banyak. Janganlah berkhayal karena kalian menguasai undang-undang yang “mengekang” kalian sendiri. Bertakwalah kepada Allah! Jadilah orang-orang yang jujur! Atas dasar ini, klaim kalian bahwa kalian akan menegakkan syariah secara bertahap adalah omong kosong belaka tidak ada hakikat dan buktinya. Demi Allah, saya khawatir kebaikan- kebaikan yang masih tersisa pada mereka malah mereka sia-siakan dengan dalih bahwa mereka sedang meniti tahapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla telah berfirman :&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff : 2-3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-3220327711785073075?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/3220327711785073075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-menegakkan-syariat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3220327711785073075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/3220327711785073075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-menegakkan-syariat.html' title='Menggugat Demokrasi - Menegakkan Syariat Secara Bertahap?'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-5206267615924291643</id><published>2009-03-12T02:51:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Mendirikan Negara Islam?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pemikir Islam mengatakan :&lt;br /&gt;“Kami terjun dalam pemilu dalam rangka mendirikan negara Islam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalannya adalah bagaimana mungkin orang yang di awal langkahnva menginjak- nginjak Islam dapat menegakkan negara Islam dan menerapkan hukum syariat sementara dia sendiri adalah orang yang pertama kali mengalah dalam perkara syariat? Bukankah undang-undang pemilu adalah bagian dari UU sekuler yang diimpor dari Eropa?&lt;span id="more-299"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabnya :&lt;br /&gt;Tentu sebagaimana telah lalu.&lt;br /&gt;Bila mereka benar-benar ingin menegakkan negara Islam sesuai dengan ucapan mereka, kenapa mereka tidak memulainya dengan menolak pemilihan umum? Dan mengatakan, kami tidak menerima pemilu karena ia adalah sistem thaghut. Kami tidak pernah mendengar seorang pun dari mereka membantah bencana ini. Bahkan dengan tunduknya mereka kepada UU (barat) dalam perkara pemilu berarti mereka telah siap untuk berkompromi setiap kali mereka hendak memperbaiki hukum- hukum demokrasi. Bagaimana mungkin mereka ridha diatur oleh hukum ala barat lalu mengatakan, kami akan menegakkan hukum Allah? Ini semua hanya slogan kosong belaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ini kami anggap sebagai sikap merendahkan diri dan memang mereka selalu mengalah. Sekedar contoh, mereka mengatakan :&lt;br /&gt;“Kami akan menegakkan negara Islam.”&lt;br /&gt;Dan mereka terus menggembar-gemborkan kalimat ini dalam beberapa masa kemudian kita tidak mendengar apapun melainkan mereka telah memiliki slogan baru yakni :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya kami tidaklah menginginkan kecuali perbaikan sesuai dengan kadar kemampuan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka mengalah dari rencana menegakkan negara sampai akhirnya menghendaki perbaikan menurut kadar kemampuan mereka. Padahal tidak diragukan lagi bahwa wajib bagi tiap kaum Muslimin untuk memperbaiki apa yang mereka mampu. Ayat ini adalah ucapan Nabiyullah Syuaib Alaihis Salam pada asalnya. Lantas mereka menjadikan agama dan ayat semata-mata hanya sebagai kumpulan slogan omong kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Slogan terakhir yang mereka serukan merupakan bukti dari sekian banyak sikap mengalah mereka. Bisa diambil kesimpulan bahwa mereka telah gagal dalam memberikan gambaran yang lemah sekitar penegakkan daulah Islam. Dan mereka terus meniti tangga-tangga untuk mengalah. Kami sangat khawatir mereka akan menghilangkan yang masih tersisa pada mereka yakni Islam karena penyimpangan- penyimpangan dimulai sedikit demi sedikit hingga lepas semua. Maha Benar Allah yang telah berfirman :&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah setan maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar.” (QS. An Nur : 21)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikanlah akhir dari “orang yang menginginkan perbaikan menurut kemampuannya”, ia memerintahkan untuk menyelisihi syariat dengan dalih kemaslahatan. Dan dia mengalah dari satu kebenaran merupakan sebab diturunkannya azab Allah di dunia dan di akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. Dan kalau Kami tidak memperkuat(hati)mu niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka, kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami.” (QS. Al Isra : 73-75)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau begitu, apa artinya mengalah dan manfaat apa yang bisa diambil bila sikap mengalah ini mendatangkan azab Allah yang buruk di dunia dan di akhirat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Firman Allah Azza wa Jalla :&lt;br /&gt;“Dan pastilah azab di akhirat lebih pedih dan lebih kekal.” (QS. Thaha : 127)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga firman Allah lainnya :&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya azab di akhirat lebih hina sedangkan mereka tidaklah ditolong.” (QS. Fushilat : 16)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang-orang kafir di sini tidak menuntut kepada Nabi kita agar meninggalkan agamanya karena mereka tahu bahwa Nabi tidak akan melakukan hal itu. Namun mereka menuntut Nabi agar mengalah (memberi konsesi) meski dalam sebagian kecil kebenaran. Rabb kita telah menganugerahkan kepada Nabi kita dengan anugerah kebaikan dan pemahaman yang lurus serta ketegaran dan perlindungan ketika menghadapi orang-orang musyrik. Ayat ini memberikan faidah bahwa menggaet tokoh pimpinan dan penguasa agar mereka menjadi pelopor terdepan dalam barisan dakwah dalam takaran dakwah kepada Allah tidaklah diperbolehkan karena mengalah dalam perkara agama ini walau dengan dalih untuk mewujudkan kemaslahatan dakwah tidaklah diperbolehkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla telah berfirman dalam Kitab-Nya yang mulia :&lt;br /&gt;“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati- hatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah) maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin.” (QS. Al Maidah : 49-50)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al Quran Al Karim telah memperingatkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dari sikap mengalah kepada siapapun dan kekuasaan manapun, baik di bawah kendali orang- orang yahudi maupun musyrik. Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam diminta untuk tidak keluar dan tidak goyah berhukum dengan hukum Allah Azza wa Jalla bahkan Allah mengancam Nabi-Nya dengan ancaman yang sangat keras dan siksa yang sangat menyakitkan apabila terjadi padanya kelancangan dalam menisbatkan hukum yang tidak difirmankan dan disyariatkan oleh-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah berfirman :&lt;br /&gt;“Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.” (QS. Al Haqqah : 44-46)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungguh rugi orang yang menyangka bahwa dia akan hidup dengan selamat sementara pada saat yang sama dia banyak mengalah dalam perkara-perkara yang berkait dengan Islam. Padahal dia menempati kedudukan sebagai da’i, ulama, dan figur yang diteladani. Dan mereka belum juga berhenti dan terus menerus mengalah dalam berbagai perkara keislaman. Kepada Allah-lah tempat mengadu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-5206267615924291643?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/5206267615924291643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-mendirikan-negara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5206267615924291643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/5206267615924291643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-mendirikan-negara.html' title='Menggugat Demokrasi - Mendirikan Negara Islam?'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-6544171045126950266</id><published>2009-03-12T02:50:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Kami Berniat Baik?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka hendak mengatakan bahwa :&lt;br /&gt;“Kami tidak berdosa karena niat dan tujuan kami yang baik. Keinginan kami tidak lain adalah menolong Islam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan namun tidak bisa menggapainya. Kebaikan tidak akan terwujud dengan semata-mata bermodalkan niat yang baik dan mengabaikan kebenaran.&lt;br /&gt;Sudah terang –laksana matahari di siang bolong– bahwa seluruh amalan tidak akan diterima di sisi Allah kecuali dengan dua syarat yakni :&lt;br /&gt;1. Ikhlas yakni seseorang beramal mencari keridhaan Allah Azza wa Jalla dan&lt;br /&gt;2. Selaras dengan syariat Allah sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah.&lt;span id="more-298"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila hilang salah satu dari dua syarat di atas tidaklah diterima amalan tersebut di sisi Allah. Kami menganggap bahwa kalian memang menginginkan kebaikan. Namun itu tidaklah cukup. Amalan shalih harus sesuai dengan syariat dalam bilangan, tata cara, sifat dan bentuk, mula dan akhir, dalam pokok dan cabang hukum, serta dalam tempat dan waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalil-dalil tentang hal itu adalah bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mengada-adakan amalan baru dalam urusan kami ini (agama Islam) maka ia tertolak.” (Muttafaq ‘alaihi dari Aisyah radliyallahu ‘anha)&lt;br /&gt;Dan dalam Shahih Muslim :&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang beramal dengan amalan yang bukan dari agama kami maka itu tertolak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lafazh man termasuk lafazh-lafazh yang umum. Perbuatan apapun yang mengada- ngada ini seluruhnya tertolak. Maka otomatis ibadahnya ahli bid’ah tertolak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah bersabda :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah menghalangi taubat pelaku bid’ah hingga dia meninggalkan bid’ahnya.” (Riwayat Thabrani, Baihaqi, dan Adh Dhiya dari Anas radliyallahu ‘anhu)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahli ibadah ini memacu jiwanya dan bersemangat dalam beribadah kepada Rabb- nya. Namun Allah tidak menerima sedikitpun amalan yang ia lakukan kendati dia sangat mengharapkan pahala dari sisi Allah. Keikhlasannya dalam beramal tidak dibarengi dengan mengkaji sumber syariat amalan tersebut.&lt;br /&gt;Tiap kali dia sungguh-sungguh bertaubat, taubatnya senantiasa tertolak meski niatnya baik dan tujuannya agung. Hal ini tidak menyelamatkan pelakunya dari kesalahan-kesalahan sama sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diriwayatkan dalam Shahihain dari hadits Usamah bin Zaid, beliau mengatakan :&lt;br /&gt;[ Saya pernah mengejar seorang musyrikin bersama seorang Anshar ketika kami hampir membunuhnya dia mengatakan Laa Ilaha Illallah. Temanku mengurungkan niatnya dan saya memenggalnya hingga tewas. Lantas saya bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tentang hal itu, beliau menjawab :&lt;br /&gt;“Apakah kamu membunuhnya setelah dia mengucapkan Laa Ilaha Illallah?” Saya berkata : “Wahai Rasulullah, dia mengucapkan demikian hanya untuk berlindung diri.” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam balik bertanya : “Apakah kamu telah membelah hatinya? Lantas apa yang akan kamu lakukan dengan kalimat Laa Ilaha Illallah apabila telah datang hari kiamat?”&lt;br /&gt;Usamah mengatakan, beliau terus mengulang-ngulangnya sampai saya berandai- andai bahwa saya belum masuk Islam kecuali pada hari ini. ]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihatlah Usamah dan maksudnya yang baik untuk menolong Islam. Apakah dia bermaksud jahat? Tidak! Meski demikian, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mencela perbuatannya dan tidak memaafkan dengan sebab tujuannya yang baik.&lt;br /&gt;Demikian pentingnya masalah ini hingga para ulama pun telah mengarang banyak kitab yang memperingatkan umat dari bahaya bid’ah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun bid’ah adalah beribadah kepada Allah dengan sesuatu yang tidak disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Lihatlah kitab Al I’tisham karya Asy Syatibi. Dengan sangat baiknya beliau berbicara tentang bahaya bid’ah, jenis-jenis dan cabangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seandainya orang-orang yang mengatakan, “niatku baik dan tujuanku baik” dapat dibenarkan tentu hal ini akan menyebabkan banyak orang melakukan pembunuhan lantas berlindung di balik alasan “niatku baik”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang mengkonsumsi minuman keras akan berkata “niatku baik”. Yang seperti ini banyak dan kerap terjadi karena menyangkut aktifitas hati. Kita tidak mampu untuk menetapkannya dan kita tidak bisa mengambil faidah kecuali dengan dalil yang menyertainya dari luar (hati).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah telah membimbing kita untuk mengambil lahiriah berbagai perkara dan Allah- lah yang menguasai urusan yang tersembunyi. Oleh karena inilah Umar berkata sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan lainnya :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya wahyu telah terhenti dan sesungguhnya kami menghukumi kalian dengan hal-hal yang tampak bagi kami dari perbuatan kalian. Barangsiapa yang nampak bagi kami kebaikannya maka kami berikan keamanan dan rahasianya bukanlah urusan kami sedikitpun. Allah yang akan menghisab rahasia-rahasia mereka. Barangsiapa yang nampak bagi kami kejahatannya, kami tidak akan memberikan jaminan keamanan dan tidak akan mempercayainya meski dia mengatakan :&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya hatiku berniat baik.’&lt;br /&gt;Sesungguhnya kami tidak bersedia untuk menerima orang yang mengaku hatinya baik. Kami memiliki dalil-dalil yang menunjukkan bahwa zhahir yang baik adalah bukti atas batin yang baik dan rusaknya zhahir merupakan bukti atas rusaknya batin. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik maka baiklah seluruh jasad, bila ia rusak maka rusaklah seluruh jasad.’” (Muttafaq ‘alaihi dari Nu’man bin Basyir)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang sudah diketahui kebaikannya lalu terjadi padanya kekeliruan dalam perkataan maupun perbuatan maka mungkin kekeliruan tersebut dilakukan atas dasar tujuannya yang baik. Dan mestinya dia diingatkan dari perkara-perkara yang keliru. Adapun orang yang sudah diketahui sebagai orang yang menyimpang dari syariah dan tidak mau menerima kebenaran maka kekeliruannya tidak mungkin ditolerir. Yang saya pahami, sebagian tokoh pergerakan Islam telah mengetahui bahwa pemilu adalah haram. Namun mereka terus ikut serta apapun keadaannya. Dan kami berbaik sangka bahwa mayoritas mereka menginginkan hal itu dalam rangka menolong Islam. Akan tetapi “betapa banyak orang yang mencari kebenaran tidak bisa menggapainya”. Bila memang benar kita ingin menolong agama Islam maka sebaik-baik petunjuk adalah petuniuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Seperti kata Imam Malik :&lt;br /&gt;“Umat terakhir tidak akan bisa baik kecuali dengan sesuatu yang telah membuat baik umat pertama.”&lt;br /&gt;Wallahu musta’an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-6544171045126950266?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/6544171045126950266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-berniat-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6544171045126950266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/6544171045126950266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-kami-berniat-baik.html' title='Menggugat Demokrasi - Kami Berniat Baik?'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-2044149998045943924</id><published>2009-03-12T02:41:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Pemilu dan Hizbiyyah Adalah Persoalan Artifisial Bukan Substansial?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka mengatakan, kami tidak mendapati dalam Al Quran dan As Sunnah seujung kuku nash yang menyinggung permasalahan pemilu ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami katakan, perkataan kalian bahwa perkara ini adalah perkara artifisial dan bukan substansial adalah kesalahan yang sangat fatal.&lt;span id="more-297"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Bagaimana mungkin ia merupakan perkara artifisial sementara terkandung di dalamnya penghamburan harta, pergumulan dengan musuh, masalah al wala’ wal bara dan pendekatan diri kepada Allah (politik adalah ibadah, ed.) sebagaimana yang kalian dakwakan. Juga kalian memandang diri kalian dengan pemilu tersebut sebagai para pembela kebenaran dan memandang wajib bagi kaum Muslimin untuk ikut bergabung bersama kalian di dalam hizbiyyah.&lt;br /&gt;Kalau ini semua adalah perkara artifisial lantas apa yang substantif menurut kalian?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Bagaimana mungkin semua ini merupakan masalah yang artifisial padahal zahir keadaan kalian, baik perkataan maupun perbuatan menunjukkan bahwa ia (hizbiyyah) adalah satu-satunya manhaj dan pilihan yang tepat untuk menegakkan agama Allah? Apakah kalian telah bersikap jujur pada diri kalian sendiri? Jika kalian mengatakan ya, lantas adakah artifisialitas pada masalah terpenting dalam agama yakni mengokohkan tauhid di muka bumi?&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan :&lt;br /&gt;“Tidak, kami tidak percaya ketika kalian mengatakan hal tersebut.”&lt;br /&gt;Maka cukuplah kalian sendiri yang akan menanggung akibatnya. Wallahul musta’an.&lt;br /&gt;Islam seluruhnya adalah substansi yaitu akidah lurus yang menancap di dalam hati, tauhid yang uniyersal, al wala’ wal bara’ dan sikap tunduk kepada kebenaran. Tidak ada masalah-masalah kulit seluruhnya adalah isi.&lt;br /&gt;3. Artifisialisme telah dicampakkan oleh Islam karena ia merupakan perbuatan orang munafik, menampakkan sesuatu yang berbeda dari apa yang mereka sembunyikan, mengatakan sesuatu yang berbeda dengan yang mereka perbuat, dan berbuat yang menyelisihi apa yang diperintahkan Allah kepada mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Mereka menjadikan sumpah mereka sebagai perisai lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Munafiqun : 2)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senjata kaum munafik adalah sikap yang tampak karena ini Allah Ta’ala berfirman tentang shalat mereka :&lt;br /&gt;“Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An Nisa’ : 142)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan semua kegiatan agama mereka seperti ini. Inilah artifisialisme yang telah dicampakkan oleh Islam. Semua ini membahayakan pelakunya dan dapat membuatnya terperosok ke jurang neraka yang paling bawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Azza wa Jalla berfirman :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka. Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman.” (QS. An Nisa’ : 145)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah mengajak hamba-Nya untuk bersikap jujur dan ikhlas dalam beribadah kepada-Nya, mencintai-Nya dan takut dari azab-Nya, ridha terhadap hukum-Nya dan pasrah terhadap syariat-Nya, dan waspada terhadap perintah dan larangan- Nya, tawakkal dan percaya kepada-Nya dan mendengarkan perkataan-Nya. Ini semua adalah substansi dan Islam seluruhnya mendorong kepada hal ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Tampaknya kalian banyak bergelut dengan istilah-istilah. Kalian telah siap sedia untuk memenuhi dunia ini dengan istilah-istilah serta menyibukkan masyarakat dan para penuntut ilmu dengan segala istilah itu. Lalu kalian mempopulerkannya dan kalian menipu manusia sampai batas waktu tertentu. Hukum-hukum pun telah “dipersiapkan” agar sesuai dengan sistem dan hawa nafsu kalian. Kompromi adalah hal yang masyru’ (disyariatkan), kompromi antara yang haq dan yang batil selama dalam hal itu ada kemaslahatan yang terwujud bersama hizbiyyah dalam pandangan kalian. Demi Allah kami katakan ini bukan sebagai celaan namun sangat memprihatinkan bahwa ini adalah kenyataan. Hak Muslim terhadap Muslim lainnya adalah jujur dan jelas dalam memberi nasihat dan kami telah menyinggung permasalahan ini dalam berbagai majlis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami tidak melihat adanya jawaban bahkan kami melihat kalian terus menerus menyelisihi syariat dan bersungguh-sungguh dalam memojokkan Ahlus Sunnah. Maka menguatlah dorongan pada diri kami untuk mengajukan bantahan dan sanggahan ketika kalian menampakkan penyelisihan terhadap al haq.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Yang Maha Mengetahui segala yang berada di balik tujuan dan Dia-lah tempat meminta tolong dan perlindungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dinukil dari buku: Menggugat Demokrasi dan Pemilu. Judul asli: Tanwir Azh-Zhulumat bi Kasyfi Mafasid wa Syubuhat al-Intikhabaat, Penerbit Maktabah al-Furqan, Ajman, Emirate. Sumber: www.assunnah.cjb.net)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630293064603613735-2044149998045943924?l=dokumen-wartaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/feeds/2044149998045943924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-pemilu-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2044149998045943924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630293064603613735/posts/default/2044149998045943924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokumen-wartaislam.blogspot.com/2009/03/menggugat-demokrasi-pemilu-dan.html' title='Menggugat Demokrasi - Pemilu dan Hizbiyyah Adalah Persoalan Artifisial Bukan Substansial?'/><author><name>Muslimin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10012666428093125833</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://2.bp.blogspot.com/_fs-FAEb5Snc/SadBXoiq9sI/AAAAAAAAAMA/glr4ksjb6XI/S220/Democrazy+Come2You.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630293064603613735.post-844657475134376614</id><published>2009-03-12T02:38:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T03:16:45.226-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menggugat demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><title type='text'>Menggugat Demokrasi - Pemilu Termasuk Mashalih Al Mursalah?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Oleh: Asy Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami terjun ke dalam pemilu karena ia termasuk mashalih al mursalah, begitu kata mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka jawabannya :&lt;br /&gt;1. M
